The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Rekapitulasi Ben-Jirin 14 November 2012 - 11.00 WIB

Rekapitulasi hasil perolehan suara (Ben-Jirin) tanggal 14 November 2012 pukul 11.00 WIB adalah sebagai berikut:

  • Ben-Jirin - 46,83%
  • Surya-Taufiq - 6,76%
  • Mawardi-Herson - 46,41%
Jumlah suara yang sudah masuk 150.777 (masih banyak suara yang belum masuk).

Komentar

  1. hasil sementara pilkada buat rabu malam, siapa yah yang unggul, Gan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih belum ada informasi tambahan selain yang sudah diumumnkan.

      Hapus
  2. yg pasti dlm kepemimpinan nanti tidak sepihak, imbang dan adil.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas