The Salahuddin Generation (Serial 1) Bangkit dari Masa Tergelap: “The Rise of the Assassins” dan Awal Lahirnya Generasi Salahuddin

Gambar
  Ada kalanya kita merasa hidup di masa paling buruk dalam sejarah umat: perpecahan, pengkhianatan, musuh yang mengepung, dan rasa putus asa yang sulit dipadamkan. Dalam pembuka serial The Salahuddin Generation , Dr. Hassan Elwan justru mengajak kita “mundur” ke masa yang jauh lebih gelap—untuk membuktikan satu hal: umat pernah jatuh lebih parah, dan pernah bangkit dengan lebih mulia . Episode perdana ini berjudul “The Rise of the Assassins” (tayang perdana 6 Desember 2025 ) dan menjadi fondasi narasi besar: Salahuddin bukan “pahlawan tunggal”, melainkan buah dari sebuah generasi —generasi yang dibentuk oleh krisis, lalu dipulihkan melalui ilmu, lembaga, dan keteguhan iman. 1) Bukan “Salahuddin dulu”, tapi “luka besar sebelum Salahuddin” Alih-alih memulai cerita dari kelahiran sang tokoh, Dr. Hassan Elwan menegaskan: tantangan terbesar generasi Salahuddin bukan semata pasukan Salib, melainkan korupsi dan kerusakan internal —dari penguasa hingga masyarakat. Karena itu, jendela...

Harga Rambutan Bertahan di Rp 2.500

Rambutan Antalagi, Timbul dan Batuk
Rambutan sudah musim di Kuala Kapuas. Meskipun demikian harga rambutan masih bertahan pada angka Rp 2.500. Harga ini cukup layak bagi para pedagang, sehingga mereka masih mendapatkan untung yang cukup besar dalam perdagangan mereka. Daya beli masyarakat yang cukup tinggi membuat buah ini tetap menjadi favorit bagi mereka. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas