DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Geber PSN di Selat Hilir dan Selat Dalam

Geber PSN di Selat Hilir

Mengubah perilaku memang tidak mudah, namun bukan mustahil untuk diwujudkan. Inilah yang ingin dicontohkan melalui GEBER PSN (Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk) yang dilaksanakan tanggal 8 Januari 2013 lalu di Kelurahan Selat Hilir(RT 5 Jalan S Parman) dan Selat Dalam (RT 1, 6, 12, 17 Jl. Cilik riwut) Kecamatan Selat.
Geber PSN di Selat Hilir
Upaya memberikan contoh pencegahan efektif penyakit Demam Berdarah (DBD) ini dipimpin langsung oleh Lurah Selat Hilir H. Fitriadi dan aparat kelurahan, pimpinan Puskesmas Selat drg. Luluk Nurhayati dan stafnya, RT setempat, serta Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL) bersama tossa hijaunya. Sedangkan di Selat Dalam dikomandani oleh Lurah Rasyidi S.Sos dan staf, pimpinan Puskesmas Melati dr. Ahmad Haspiani dan staf, petugas dari Koramil, dan para ketua RT setempat. Sedangkan dari Dinas Kesehatan diwakili oleh Kabid Bina PMK Rasita Usman, SKM dan staf.
Geber PSN di Selat Dalam
Mereka membawa plastic kresek, sapu lidi, dan serokan. Sambil mengumpulkan wadah-wadah berpotensi untuk berkembang biak nyamuk DBD (botol bekas, kaleng bekas, gelas bekas, dll), mereka juga melakukan penyuluhan, membagikan Abate dan leaflet DBD.

Telah diteliti bahwa hanya GEBER PSN yang dilakukan luas dan rutin seminggu sekali-lah yang berhasil menurunkan angka kesakitan DBD. GEBER PSN yang dicontohkan ini perlu ditindaklanjuti secara mandiri oleh masyarakat secara luas, rutin tiap minggu, tanpa bosan. Kegiatan ini harus luas karena jika hanya beberapa rumah saja maka akan percuma. Kegiatan ini harus rutin seminggu sekali karena nyamuk berkembang biak setiap hari. Karena itu masyarakat diharapkan secara mandiri rutin melakukan 4M Plus di lingkungan rumah masing-masing. 4 M Plus yaitu Menutup, Menguras, Mengubur, Memantau wadah jentik, Plus tidak menggantung baju, memelihara ikan pemakan jentik, menaburkan Abate, dan memakai obat nyamuk.

Tanpa kesadaran GEBER PSN dari masyarakat sendiri, akan sulit menurunkan angka kesakitan DBD. Jangan sampai anggota keluarga kita sakit, atau sampai meninggal karena DBD, akibat kita lalai lakukan PSN. Boleh jadi orang lain sakit DBD, karena sumbernya dari rumah kita. Boleh jadi siswa sekolah sakit DBD, karena sumbernya dari sekolah itu sendiri. Boleh jadi seorang karyawan sakit DBD, karena sumbernya ada di tempat kerjanya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)