DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Kolaborasi PMI, SRC, IFRC dan ICRC di Kapuas

Diskusi dengan Pokja AMPL Kabupaten Kapuas
Keberadaan Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) di Kabupaten Kapuas mengawali kolaborasi antara Palang Merah Indonesia (PMI), Spanish Red Cross (SRC), International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC) dan International Comittee of Red Cross (ICRC). Kerjasama ini terutama untuk menangani upaya penyediaan air minum yang aman bagi masyarakat di desa program. Ketiga desa tersebut adalah Pulau Kupang, Terusan Raya dan Handiwung.

Tim Kolaborator ini memulai pembicaraan di Jakarta, kemudian dilanjutkan di Markas PMI Kabupaten Kapuas (Kamis, 14 Februari 2013). Dalam upaya untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya untuk penyusunan strategi penyediaan air minum yang aman ini, diselenggarakan beberapa kegiatan diantaranya yaitu menyambangi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Kapuas di Jalan Melati No. 19, Kuala Kapuas.

Kemudian tim juga mengundang Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Kapuas dengan mengadakan pertemuan di Rumah Makan dan Pemancingan Eka Sari, di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir (Jum'at, 15 Februari 2013). Masukan-masukan dari pokja ini akan menjadi bahan berharga bagi tim dalam mengupayakan penyediaan air minum yang aman bagi masyarakat di desa program.

Pada hari Sabtu, 16 Februari 2013 tim mengunjungi ketiga desa program untuk melihat secara langsung kondisi masyarakatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"