The Salahuddin Generation (Ep. 8): “Kemenangan yang Membuka Kembali Yerusalem”: Hattin, Akhlak, dan Masuknya Salahuddin ke Al-Aqsa

Gambar
Episode ini adalah titik balik. Setelah bertahun-tahun menahan pecahnya umat, menutup banyak front, dan membangun kekuatan, Salahuddin akhirnya memukul pasukan Salib pada Battle of Hattin —kemenangan yang bukan sekadar taktik militer, tetapi juga kemenangan karakter . Yang paling kuat dari episode 8 bukan hanya “Yerusalem direbut”, tetapi bagaimana ia direbut: dengan strategi matang, disiplin, dan akhlak yang memantulkan cahaya kenabian—sehingga kota suci itu kembali tanpa pembantaian. Ringkasan Per Segmen (dengan penanda waktu) 1) Pasukan Salib Terbesar Berkumpul: “Umpan” Berhasil Ditelan (00:00–02:54) Setelah Tiberias dikepung, pasukan Salib mengumpulkan kekuatan terbesar—disebut lebih dari 60.000 . Salahuddin melihat mereka keluar dari benteng dan berkata kurang lebih: “Berhasil. Mereka menelan umpan.” Kuncinya: Salahuddin memaksa musuh bertempur di tempat yang ia pilih , waktu yang ia tentukan , dan cara yang ia atur —itulah resep kemenangan. Ia membagi pasukan jadi tiga...

Warga Dadahup G4 Berjualan Sari Tebu Alami

Andi bersama Sari Tebu Alami
Pada hari Minggu, 10 Februari 2013, ketika sedang menunggu taksi menuju ke Kuala Kapuas, admin melihat ada orang yang berjualan Sari Tebu Alami. Setelah berbincang sebentar diketahui bahwa penjualnya berasal dari Dadahup G4, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Nama penjualnya adalah Andi. Beliau sudah berjualan Sari Tebu Alami ini sejak satu bulan yang lalu.

Seluruh alat untuk berjualan ini berasal dari Franchise GIANT. Untuk membeli alat pemeras tebu harganya 1,3 juta rupiah. Tebunya pun didatangkan dari Jawa mengingat rasa tebu yang berasal dari Kalteng agak berbeda. Andi membuka dagangannya mulai jam 08.00 sampai 17.30 WIB di RTA Milono, Palangka Raya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas