Hari Kanker Anak Sedunia: Informasi yang Benar, Harapan yang Lebih Besar

Gambar
  Tanggal 15 Februari 2026 diperingati sebagai Hari Kanker Anak Sedunia . Peringatan ini mengajak kita semua untuk menaruh perhatian pada satu kenyataan penting: peluang sembuh anak dengan kanker sangat dipengaruhi oleh akses terhadap layanan kesehatan dan informasi yang tepat. Poster ini menyampaikan pesan yang kuat. Di negara-negara kaya, sebagian besar anak penderita kanker dapat bertahan hidup karena deteksi dini, pengobatan yang tersedia, serta pendampingan keluarga yang memadai. Namun, di banyak negara berpenghasilan rendah, masih banyak anak yang kehilangan kesempatan itu—bukan semata karena penyakitnya, tetapi karena keterbatasan akses pemeriksaan, rujukan, obat, hingga edukasi kesehatan. Salah satu kunci perubahan adalah akses terhadap informasi kesehatan yang andal . Informasi yang benar membantu orang tua mengenali tanda bahaya lebih cepat, memahami tahapan pemeriksaan dan terapi, serta mengambil keputusan yang tepat tanpa terjebak hoaks atau keterlambatan penanganan...

Serasa Di Surga Saat Dibius

Kemarin sore, admin beserta istri mengunjungi salah seorang teman di rumah sakit yang baru saja melahirkan dengan operasi Sectio Caesaria (Sesar). Dia bercerita bahwa sebelum operasi hatinya merasa galau, namun ketika diajak suaminya untuk shalat di masjid, hatinya mulai teman. Salah satu teman di tempat kerjanya memberikan nasehat agar dia ikhlas dalam menjalani operasi tersebut. Sejak saat itu dia berusaha mempersiapkan diri menghadapi operasi. Membereskan berbagai hal yang membuatnya tidak ikhlas menghadapi operasi. Bahkan ketika berpamitan kepada anaknya, anaknya sampai berkomentar, kalau begini, ummi jangan punya adek lagi !

Saat memasuki kamar operasi, hatinya merasa tenang, apalagi ada diantara kru ruang operasi yang dikenalnya. Setelah dibius dia merasa memasuki sebuah taman yang indah. Di taman tersebut dia disambut oleh temannya yang sudah meninggal. Teman tersebut memanggilnya, namun dia tidak menghiraukan panggilan tersebut karena begitu terpana dengan indahnya taman tersebut. Keindahan taman tersebut membuatnya tidak merasa bahwa dia sedang menjalani operasi. Bahkan setelah bangun pun dia masih menyebut-nyebut nama teman yang ditemuinya saat dibius.

Pengalaman ini sangat berbeda dengan orang-orang yang memasuki ruang operasi dengan penuh kekhawatiran. Banyak orang yang operasinya gagal karena kondisinya tidak siap, misalnya tekanan darahnya tiba-tiba meningkat karena khawatir menghadapi apa yang akan terjadi. Bahkan kecemasan menghadapi operasi ini terkadang memerlukan bimbingan rohani untuk menenangkannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas