Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Shalat Tarawih di Masjid An-Nur

Ustadz Rasyid sedang menyampaikan kultum
Alhamdulillah penulis berkesempatan sholat taraweh di Masjid An Nur Kuala Kapuas, dimana dalam kesempatan ini penulis mendengarkan kultum yang disampaikan oleh Ust. Bapak Rasyid, dan ini adalah rangkuman dari kultum tersebut  “ Penyakit iri hati dan merupakan penyakit hati kalau dibiarkan akan menjadi penyakit fisik, banyak  orang yg terkena penyakit ini dan hanya sedikit orang yg terhindar dari penyakit ini,  orang yg terkena penyakit ini adalah orang yg tidak menerima takdir dari Allah SWT, bukankah Allah telah menentukan takdir seseorang. Kalau kita tidak menerima apa yang diberikan Allah kepada saudara kita sama artinya kita tidak menerima takdir yg Allah berikan kepada saudara kita, misalnya ada seseorang yang iri terhadap saudara nya karena mendapatkan kedudukan di kantor misalnya jadi Kabag. Bagaimana menghindari penyakit hati??? Karena ini merupakan perbuatan setan maka kita lawan karena setan akan menjerumuskan kita ke neraka, kita juga di anjurkan mendo,a kan saudara kita baik dia berbuat baik atau jahat kepada kita, kita do'a kan dengan do'a yang baik-baik”

Penulis: Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"