Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Shalat Tarawih di Masjid An-Nur

Ustadz Rasyid sedang menyampaikan kultum
Alhamdulillah penulis berkesempatan sholat taraweh di Masjid An Nur Kuala Kapuas, dimana dalam kesempatan ini penulis mendengarkan kultum yang disampaikan oleh Ust. Bapak Rasyid, dan ini adalah rangkuman dari kultum tersebut  “ Penyakit iri hati dan merupakan penyakit hati kalau dibiarkan akan menjadi penyakit fisik, banyak  orang yg terkena penyakit ini dan hanya sedikit orang yg terhindar dari penyakit ini,  orang yg terkena penyakit ini adalah orang yg tidak menerima takdir dari Allah SWT, bukankah Allah telah menentukan takdir seseorang. Kalau kita tidak menerima apa yang diberikan Allah kepada saudara kita sama artinya kita tidak menerima takdir yg Allah berikan kepada saudara kita, misalnya ada seseorang yang iri terhadap saudara nya karena mendapatkan kedudukan di kantor misalnya jadi Kabag. Bagaimana menghindari penyakit hati??? Karena ini merupakan perbuatan setan maka kita lawan karena setan akan menjerumuskan kita ke neraka, kita juga di anjurkan mendo,a kan saudara kita baik dia berbuat baik atau jahat kepada kita, kita do'a kan dengan do'a yang baik-baik”

Penulis: Hipni

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas