Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tarawih

UPT Puskesmas Sei Tatas Melakukan Skrining Kesehatan Jiwa

Gambar
  Saka Lagaun, 30 Mei 2024 UPT. Puskesmas Sei Tatas melakukan skrining kesehatan jiwa kepada masyarakat Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas. Menurut Penanggung Jawab Program Kesehatan Jiwa, Mariana, S.Kep., Ns., m anfaat skrining  kesehatan mental pada dasarnya adalah untuk mendeteksi lebih cepat atau menentukan risiko seseorang untuk mengalami gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar gangguan makan, atau gangguan stress pasca trauma (PTSD).  Skrining Kesehatan jiwa dilakukan kepada masyarakat yang memiliki gejala seperti : Sering merasa cemas, khawatir, atau takut yang berlebihan Suasana hati (mood) cepat berubah dan ekstrim Cepat sedih dan mudah emosi Kurang energi atau kelelahan Merasa diri tidak berharga atau self-esteem rendah Sulit berkonsentrasi Sulit mengatasi stres Sering menghindari situasi sosial atau komunikasi dengan orang lain Pernah atau berisiko menyakiti diri sendiri (self-harm) Sempat berpikir atau bahkan sudah mencob

Shalat tarawih yang penuh dengan shalawat yang membahana

Gambar
Saat shalat tarawih di Masjid Ar-Raudhah Palangka Raya ini, saya menjadi sangat salut dengan bulan Ramadhan. Sepanjang shalat sebanyak 23 rakaat, diantara shalat selalu diselingi dengan shalat kepada Nabi Muhammad SAW. Menariknya, ada yang memberi aba-aba yang kemudian disambut oleh para jama'ah. Suasana di masjid ini mengingatkan saya akan suasana diwaktu mengikuti shalat tarawih di Mushola Al-Ikhsan , Desa Mantangai Hilir, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.  

Shalat Tarawih di Masjid Al-Ihsan Kuala Kapuas - Ustadz Fahmi

Gambar
Video ini menampilkan suara saat Shalat Tarawih di Masjid Al-Ihsan, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah pada hari Senin, 6 Mei 2019 (1440 H).

Pinjaman kepada Allah - Kultum Tarawih di Masjid Al-Ihsan

Gambar
Kultum ini membahas Qur'an surat Al-Baqarah ayat 245: Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Tarawih Pertama - Ramadhan 1440 H - Langgar Al-Inayah

Gambar
Pada hari Ahad, 5 Mei 2019, para jama'ah Langgar Al-Inayah, Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. IXa, Kuala Kapuas melaksanakan shalat tarawih pertama di Bulan Ramadhan 1440 H / 2019. Tarawih kali ini berbeda karena di dalam langgar sudah ada 3 buah AC, sehingga suasana shalat tidak lagi kepanasan. Shalat tarawih dilaksanakan sebanyak 11 raka'at (tahun kedua).

Jumlah rakaat Tarawih mempengaruhi jumlah jama'ah

Gambar
Sejak tahun lalu (2017) di langgar Al-Inayah, shalat tarawihnya menjadi 11 rakat, setelah sebelumnya selama bertahun-tahun 23 rakaat. Pengurangan jumlah rakaat ini terbukti bisa mempertahankan jumlah jema'ah shalat tarawih. Sampai malam ke-20 ini, jumlah jama'ah shalat tarawih masih bertahan dua shaf. Pada tahun-tahun sebelumnya, bila sudah memasuki 10 hari terakhir, biasanya shaf-nya tinggal satu saja. Mudah-mudahan sampai akhir Ramadhan, jumlah dua shaf ini tetap bertahan.

Shalat tarawih di Masjid Agung Al-Mukarram Amanah

Gambar
Masjid Agung Al-Mukarram Amanah di malam hari. Setelah makan malam, Ahmad mengajak admin untuk shalat tarawih di Masjid Agung Al-Mukarram Amanah. Meskipun sudah malam ke-24 namun jama'ah di masjid ini tetap penuh sampai ke belakang. Jumlah infaq pada malam sebelumnya pun diatas 2 juta rupiah. Pada malam ini imam membaca Juz 24, yaitu Surat Az-Zumar. Sedangkan kultum tarawih disampaikan oleh Bapak Junaidi, S.Ag yang membahas mengenai buah dari takwa yaitu mendapatkan ampunan dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Shalat tarawih dilaksanakan sebanyak 11 rakaat dan disetiap dua raka'atnya dibacakan shalawat dan do'a. Pada akhir shalat witir dibacakan do'a Qunut.

Ada yang berbeda dengan tarawih di Langgar Al-Inayah tahun ini

Gambar
Tadarus setelah shalat tarawih di Langgar Al-Inayah Sejak admin ikut shalat tarawih di Langgar Al-Inayah tahun 2003 yang lalu, shalat tarawih dan witir di sini sudah berlangsung 23 rakaat. Tadi malam (26 Mei 2017), kaum langgar, Pak Ramli, memberi penjelasan bahwa mulai malam ini shalat tarawih dan witir jumlahnya 11 rakaat. Dari aspek waktu, tidak banyak berubah karena saat 23 rakaat dulu selesainya rata-rata pukul 19.40 WIB. Nah setelah 11 rakaat, selesainya 19.33 WIB. Bedanya, sekarang shalatnya tidak lagi dikerjakan dengan terburu-buru. Bacaan imam pun lebih pelan dari sebelumnya. Berikut rekamannya:

Tertidur Saat Shalat Tarawih

Gambar
Tidur dengan kepala berada di tempat sujud Sudah dua kali adik ini ikut shalat tarawih dan kemudian tertidur di tengah-tengah shalat. Posisi tidurnya cukup unik, dia duduk, kemudian kepalanya jatuh ke tempat sujud. Posisi ini bertahan selama sisa shalat tarawih sebanyak 23 rakaat berlangsung. Bahkan ketika jama'ah sudah pada pulang, dia masih tertidur dalam posisi demikian. Adik ini baru dibangunkan ketika tambi (nenek) nya mengajaknya pulang.

Kalau Begini Rasanya 40 Rakaat-pun Sanggup Dijalani !

Judul diatas adalah komentar yang disampaikan oleh salah seorang jama'ah Langgar Al Inayah setelah mengerjakan shalat tarawih sebanyak 23 rakaat pada hari Sabtu, 28 Juni 2014. Menurut admin komentar ini sangat luar biasa mengingat shalat ini dikerjakan lebih banyak daripada biasanya. Menurut keterangan beliau, hal ini dirasakannya setelah berusaha untuk menikmati shalat sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah yaitu ketika menjadikan shalat sebagai sarana untuk istirahat. Beliau justru merasa bahwa shalat sebanyak 23 raka'at itu sebagai sebuah kenikmatan bersama dengan Sang Pencipta. Semoga kita bisa merasakan apa yang beliau rasakan !

Shalat Tarawih di Masjid An-Nur

Gambar
Ustadz Rasyid sedang menyampaikan kultum Alhamdulillah penulis berkesempatan sholat taraweh di Masjid An Nur Kuala Kapuas, dimana dalam kesempatan ini penulis mendengarkan kultum yang disampaikan oleh Ust. Bapak Rasyid, dan ini adalah rangkuman dari kultum tersebut    “ Penyakit iri hati dan merupakan penyakit hati kalau dibiarkan akan menjadi penyakit fisik, banyak    orang yg terkena penyakit ini dan hanya sedikit orang yg terhindar dari penyakit ini,    orang yg terkena penyakit ini adalah orang yg tidak menerima takdir dari Allah SWT, bukankah Allah telah menentukan takdir seseorang. Kalau kita tidak menerima apa yang diberikan Allah kepada saudara kita sama artinya kita tidak menerima takdir yg Allah berikan kepada saudara kita, misalnya ada seseorang yang iri terhadap saudara nya karena mendapatkan kedudukan di kantor misalnya jadi Kabag. Bagaimana menghindari penyakit hati??? Karena ini merupakan perbuatan setan maka kita lawan karena setan akan menjerumuskan kita ke nera

Tarawih Keliling di Masjid Ar-Rahman Dadahup

Gambar
Masyarakat menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Ar-Rahman Dadahup Pada hari Jum'at, 10 Agustus 2012 rombongan Tarawih Keliling Bupati Kapuas mengunjungi Masjid Ar-Rahman, Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Masyarakat sangat antusian menyambut kedatangan rombongan ini. Sayang dalam kunjungan ini, Bapak Bupati Kapuas, Ir. H. M. Mawardi, MM berhalangan hadir. Masyarakat memenuhi masjid yang sedang dalam pembangunan ini. Rombongan Tarling Bupati Kapuas terdiri dari para anggota DPRD Kabupaten Kapuas, kepala SKPD dan perwakilannya serta para ulama. Dalam tausiyah setelah berbuka puasa disampaikan materi tentang pentingnya menjaga diri dan keluarga dari api neraka. "Bila rumah kita terbakar, kita akan segera menyelamatkan istri dan anak agar tidak terbakar. Tapi karena kita menganggap api neraka masih jauh, maka kita kurang mempersiapkan diri dan keluarga untuk menghindarinya". Demikian sebagian kutipan tausiyah Ramadan dalam pertemuan tersebut.

Siswa Tahfiz Qur'an di Masjid Al-Ihsan Selama Ramadhan

Selama bulan Ramadhan kegiatan shalat berjama'ah di Masjid Al-Ihsan, Jl. Melati, Kuala Kapuas akan diimami oleh santri tahfiz Qur'an dari Banjarmasin. Dua orang siswa dari pondok pesantren ini akan menjadi imam dalam shalat jama'ah mulai dari Subuh sampai Tarawih. Menurut keterangan jama'ah masjid yang sempat berdialog dengan para siswa didapatkan keterangan bahwa mereka tidak boleh menerima hadiah berupa uang dari pihak masjid. Bila ingin memberikan hadiah uang maka harus dikirim ke pondok pesantren. Hadiah non uang bisa diberikan kepada mereka. Selama bulan Ramadhan ini mereka tinggal di penginapan yang disediakan oleh masjid. Sampai tarawih malam Minggu ini bacaan Qur'an untuk shalat tarawih sudah mencapai surat Al-Baqarah ayat 200-an.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan