Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Handel Semangat

Handel Semangat
 Bila kita berjalan dari arah perempatan Jalan Tambun Bungai dan Tjilik Riwut serta Jalan Pemuda ke Pulau Telo, di sebelah kanan sebelum Tjilik Riwut Gg. X ada Handel Semangat. Disamping handel ini ada jalan yang memanjang dari Jalan Tjilik Riwut ke Jalan Jepang, ujungnya persis disamping gereja. Jalan yang dekat dengan Tjilik Riwut dapat dilewati oleh mobil, tapi makin ke dalam jalan makin kecil.
Pondok Ibu Utih
Perumahan mendekati Jalan Tjilik Riwut makin padat, tapi bila kita masuk makin dalam menuju ke arah Jalan Jepang maka perumahan makin sedikit. Banyak pondokan yang dibangun oleh masyarakat untuk tidur di ladang saat menanam dan memanen padi. Ada juga yang memang tinggal dalam pondokan yang kecil itu.
Padi yang terendam oleh air dalam
Ketinggian tanah pun berbeda-beda di sepanjang Handel Semangat. Ada lahan yang tidak terendam dengan air pasang, ada juga yang terendam. Sehingga ada petani yang tidak dapat berladang karena tanahnya ditutupi oleh air yang tidak memungkinnya untuk menanam padi.
Jalan makin menyempit
Menjelang sampai ke jalan Jepang, jalan makin mengecil, mungkin karena jarang dilewati oleh kendaraan bermotor. Saat musim hujan seperti ini, jalan agak becek, tapi karena sudah ada pengerasan dengan pasir putih, jalan masih dapat dilewati dengan lancar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas