Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Balai Benih Hortikultura Kapuas

 Balai benih ini terletak di Handil Marhanang, Anjir Serapat, Km. 11, Kabupaten Kapuas Timur. Balai yang sudah berdiri selama beberapa tahun ini pada beberapa tahun lalu sempat mengalami kebakaran, sehingga banyak pohon induk yang terbakar. Saat ini petugas merintis kembali pengembangan pohon induk, sehingga proses stek dapat berjalan lancar.
Balai benih ini dikelola oleh satu orang tenaga PNS dan empat orang tenaga kontrak. Minimnya tenaga ini membuat pengelolaan lahan seluas 10 hektar ini menjadi kurang efektif. Hanya untuk membersihkan rumput saja, sudah memakan tenaga yang cukup banyak, apalagi ditambah dengan pekerjaan pembibitan.
Menurut keterangan dari tenaga kontrak yang tinggal di balai ini, sudah banyak jenis tanaman yang dikembangkan diantaranya adalah durian, sirsak ratu, buah naga dan lain-lain.
Mengingat balai benih ini baru memulai proses pembibitan, masih belum ada orang yang mendatangi tempat ini untuk mencari bibit tanaman. Bila nanti sudah banyak bibit yang dikembangkan, bukan tidak mungkin balai ini akan menjadi sumber bibit untuk Kabupaten Kapuas. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai balai benih ini dapat munghubungi Bapak Anto di nomor HP 085251711620.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"