Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hortikultura

DPD PPNI Kapuas dan BAPELKES Kalteng Gelar Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital

Gambar
  KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau DPD PPNI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan BAPELKES Provinsi Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan seminar bertema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 , mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB , bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas . Seminar ini menjadi ruang penting bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan profesi kesehatan lainnya, untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi digital, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional, memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta memiliki pemahaman hukum yang memadai dalam praktik pelayanan kesehatan. Dalam kerangka acuan kegiatan...

Menanam Sawi

Gambar
Penanaman bibit sawi Bibit sawi Pak Nuryasin dari Ponpes Al-Amin sedang menanam sawi bersama dengan salah satu santri. Sawi ditanam dilahan yang suuudah diberi hasil pembakaran kulit padi. Penanaman sengaja dilakukan agak jauh dari kandang ayam dan itik agar tanaman ini tiidak diinjak-injak. Ini merupakan penanaman kedua setelah yang pertama dulu berhasil. Untuk menyemai bibit sawi diperlukan waktu dua minggu dan insya Allah satu bulan kedepan sawi ini sudah bisa dipanen untuk dikonsumsi di pondok pesantren.

Calon LM3 Hortikultura

Gambar
Berbagai sayur di poly bag Sejak Ponpes Al-Amin memiliki cukup banyak guru, penanaman palawija selalu mendapat tempat selama beberapa tahun. Para santri diberi tanggung jawab untuk mengelola berbagai macam kegiatan diantaranya adalah penanaman palawija. Hasilnya digunakan sendiri karena produksinya hanya dalam skala kecil. Pada awalnya lahan untuk palawija cukup luas, tapi ketika ternak kambing, ayam kampung dan itik banyak memerlukan lahan, penanaman palawija ini memanfaatkan lahan yang masih tersedia.

Balai Benih Hortikultura Kapuas

Gambar
 Balai benih ini terletak di Handil Marhanang, Anjir Serapat, Km. 11, Kabupaten Kapuas Timur. Balai yang sudah berdiri selama beberapa tahun ini pada beberapa tahun lalu sempat mengalami kebakaran, sehingga banyak pohon induk yang terbakar. Saat ini petugas merintis kembali pengembangan pohon induk, sehingga proses stek dapat berjalan lancar. Balai benih ini dikelola oleh satu orang tenaga PNS dan empat orang tenaga kontrak. Minimnya tenaga ini membuat pengelolaan lahan seluas 10 hektar ini menjadi kurang efektif. Hanya untuk membersihkan rumput saja, sudah memakan tenaga yang cukup banyak, apalagi ditambah dengan pekerjaan pembibitan. Menurut keterangan dari tenaga kontrak yang tinggal di balai ini, sudah banyak jenis tanaman yang dikembangkan diantaranya adalah durian, sirsak ratu, buah naga dan lain-lain. Mengingat balai benih ini baru memulai proses pembibitan, masih belum ada orang yang mendatangi tempat ini untuk mencari bibit tanaman. Bila nanti sudah banyak bibi...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas