Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hortikultura

Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Menanam Sawi

Gambar
Penanaman bibit sawi Bibit sawi Pak Nuryasin dari Ponpes Al-Amin sedang menanam sawi bersama dengan salah satu santri. Sawi ditanam dilahan yang suuudah diberi hasil pembakaran kulit padi. Penanaman sengaja dilakukan agak jauh dari kandang ayam dan itik agar tanaman ini tiidak diinjak-injak. Ini merupakan penanaman kedua setelah yang pertama dulu berhasil. Untuk menyemai bibit sawi diperlukan waktu dua minggu dan insya Allah satu bulan kedepan sawi ini sudah bisa dipanen untuk dikonsumsi di pondok pesantren.

Calon LM3 Hortikultura

Gambar
Berbagai sayur di poly bag Sejak Ponpes Al-Amin memiliki cukup banyak guru, penanaman palawija selalu mendapat tempat selama beberapa tahun. Para santri diberi tanggung jawab untuk mengelola berbagai macam kegiatan diantaranya adalah penanaman palawija. Hasilnya digunakan sendiri karena produksinya hanya dalam skala kecil. Pada awalnya lahan untuk palawija cukup luas, tapi ketika ternak kambing, ayam kampung dan itik banyak memerlukan lahan, penanaman palawija ini memanfaatkan lahan yang masih tersedia.

Balai Benih Hortikultura Kapuas

Gambar
 Balai benih ini terletak di Handil Marhanang, Anjir Serapat, Km. 11, Kabupaten Kapuas Timur. Balai yang sudah berdiri selama beberapa tahun ini pada beberapa tahun lalu sempat mengalami kebakaran, sehingga banyak pohon induk yang terbakar. Saat ini petugas merintis kembali pengembangan pohon induk, sehingga proses stek dapat berjalan lancar. Balai benih ini dikelola oleh satu orang tenaga PNS dan empat orang tenaga kontrak. Minimnya tenaga ini membuat pengelolaan lahan seluas 10 hektar ini menjadi kurang efektif. Hanya untuk membersihkan rumput saja, sudah memakan tenaga yang cukup banyak, apalagi ditambah dengan pekerjaan pembibitan. Menurut keterangan dari tenaga kontrak yang tinggal di balai ini, sudah banyak jenis tanaman yang dikembangkan diantaranya adalah durian, sirsak ratu, buah naga dan lain-lain. Mengingat balai benih ini baru memulai proses pembibitan, masih belum ada orang yang mendatangi tempat ini untuk mencari bibit tanaman. Bila nanti sudah banyak bibi...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)