Mengupas Tuntas Obesitas: Bukan Sekadar Kurang Disiplin, Tapi Penyakit Medis yang Kompleks

Gambar
  Banyak orang masih percaya bahwa obesitas adalah cerminan dari kemalasan, kurangnya kemauan keras, atau pilihan gaya hidup yang buruk. Namun, anggapan tersebut keliru dan sudah ketinggalan zaman. Sejak tahun 2013, komunitas medis global, melalui American Medical Association, telah secara resmi mengakui obesitas sebagai sebuah penyakit. Ini bukan sekadar masalah berat badan, melainkan sebuah kondisi medis kronis yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, layaknya diabetes atau penyakit jantung. Obesitas Adalah Penyakit Multifaktorial Menurut para ahli, termasuk Dr. Victoria Buhari dari PARI's Wellness and Diabetes Center, obesitas bersifat kronis, progresif, dapat kambuh, namun bisa diobati dan bersifat multifaktorial. Artinya, kondisi ini disebabkan oleh interaksi rumit dari berbagai faktor, di antaranya: Biologis:  Faktor genetika, ketidakseimbangan hormon seperti  ghrelin  (hormon pemicu lapar) dan  leptin  (hormon pemicu kenyang), serta resist...

Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung 2014

Tari Pedalaman
Antusiasme remaja untuk menyaksikan Festival Budaya Tingang Menteng Panunjung Tarung yang dibuka malam ini Rabu, 5 Maret 2014 sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan penuhnya gedung kesenian Gandang Garantung, Kuala Kapuas dengan para remaja.

Festival ini menampilkan enam tarian pedalaman dan empat karungut putri dan delapan karungut putra. Lima sanggar tari yang ada di Kapuas mengikuti festival ini. Masing-masing sanggar membawa suporternya masing-masing. Setiap satu sanggar maju, suporter akan memberikan teriakan dukungan. Apalagi saat ada pekikan dari penari akan disambut oleh penonton.

Merupakan kehormatan bagi penyelenggara bahwa Bupati Kapuas bersedia menyaksikan acara ini sampai selesai. Mau tidak mau para pejabat yang mendampingi beliaupun turut mendampingi sampai selesai.

Banyak orang tua yang menyisihkan waktu untuk menyaksikan penampilan anaknya, tentu dengan tidak lupa untuk mengabadikannya.

Dari para turis Jakarta yang sempat menonton festival ini ada yang menyampaikan kekagumannya dengan penampilan para kontestan. Bahkan ada yang berkomentar senang dengan karungut karena kesakralan gendangnya.

Kegiatan ini patut di apresiasi mengingat para penari, pembawa karungut dan suporter adalah remaja. Festival ini menjadi salah satu wadah kreativitas remaja yang sangat efektif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas