Ketika Membaca Al-Qur’an, Pertanyaan Terpenting Adalah: Apakah Saya Juga Melakukannya?

Gambar
  Ada ayat-ayat Al-Qur’an yang kita baca sebagai kisah masa lalu. Kita merasa sedang membaca sejarah tentang orang-orang terdahulu: Fir‘aun, Qarun, kaum ‘Ad, kaum Tsamud, atau Bani Israil. Tetapi semakin kita merenung, semakin terasa bahwa Al-Qur’an tidak hanya sedang mengajak kita menengok masa lalu. Al-Qur’an sedang menghadapkan cermin ke wajah kita sendiri. Salah satu ayat yang sangat kuat untuk direnungkan adalah firman Allah dalam Surah Al-Qashash ayat 4: “Sungguh, Fir‘aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadikan penduduknya berpecah-belah. Ia menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sungguh, ia termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini menceritakan kekejaman Fir‘aun terhadap Bani Israil. Tetapi bila kita berhenti hanya pada sejarahnya, kita mungkin kehilangan pesan terdalamnya. Sebab Al-Qur’an tidak hanya memperkenalkan nama Fir‘aun sebagai tokoh masa lalu, tetapi juga me...

Merubah Paradigma Ujian Nasional

Palangka Raya, Senin (12/4) Ujian Nasional (UN) besok akan digelar secara serentak termasuk di Kalimantan Tengah. Terutama UN untuk tingkat SMA/SMK yang akan dilaksanakan hari ini ( 14-16 April 2014), sedangkan tingkat SMP pada 5-8 Mei 2014. Selama ini, UN terkesan menjadi momok menakutkan bagi siswa dan orang tua murid. Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Kalteng, Heru Hidayat, ST berharap pelaksanaan UN dapat dilakukan sebaik-baiknya selain keberhasilan secara capaian nilai juga menumbuhkan karakter kejujuran, sehingga akan memberikan keberhasilan secara komprehensif bagi para generasi masa depan.

“Kita menaruh perhatian terhadap Ujian Nasional tingkat SMP dan SMA/SMK dan yang sederajat. Setiap tahunnya penyelanggaraan UN selalu menjadi isu yang selalu mencuat di publik dan menjadi salah satu penyebab kegelisahan siswa dan orang tua, namun percayalah bahwa karakter bersikap baik siswa yang lebih penting dalam menghadapi UN tersebut. Heru meminta agar pelaksanaan UN tahun ini disiapkan sebaik mungkin sehingga tidak terjadi berbagai kendala seperti tahun sebelumnya,” kata Heru saat berada di Sampit, Minggu (12/04).

Selain itu, tambah Heru, Dewan berharap persiapan pelaksanaan UN juga harus dilakukan dengan memperhatikan dan tetap menjaga kualitasnya baik dari sisi materi, pelaksanaan, pengawasan, serta hasilnya.

Beri Perhatian Karakter Kejujuran

Pada kesempatan yang sama, Heru juga memberi perhatian pada bagaimana pendidikan melalui UN tersebut mampu menumbuhkan karakter mulia. Sehingga tujuan pendidikan tidak berhenti pada prestasi nilai tetapi berbarengan dengan karakter kejujuran dan semangat belajar.

“Menumbuhkan karakter itu lebih penting dari hanya sekedar nilai, sehingga harapannya tidak saja banyak orang pintar yang curang tetapi yang harus tumbuh adalah kepedulian dalam membangun generasi beretika dan bermoral serta berdaya saing yang kuat,” jelas Politisi PKS ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)