Usaha Mencari Peta Virtual Background: Saat GIS Kalteng “Diuji” dengan Google Maps

Gambar
Perbandingan tampilan Sei Pinang di dua platform: citra satelit pada Google Maps (kiri) dan Peta GIS Kalteng (kanan) relatif sama-sama belum detail. Perbedaannya, Google Maps menampilkan lebih banyak titik lokasi/nama tempat (POI) yang ditambahkan komunitas seperti Local Guides, sehingga orientasi lokasi terasa lebih mudah. Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 , saya mencoba mencari peta Kalimantan Tengah yang menarik untuk dijadikan virtual background saat rapat daring menggunakan Jitsi Meet . Saya lalu meminta bantuan Copilot (AI milik Microsoft). Copilot kemudian merekomendasikan sebuah situs pemetaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: Peta GIS Kalteng ( https://peta.simtaru.kalteng.go.id/ ). Awalnya saya cukup terkesan. Ketika saya mengarahkan peta ke wilayah Kuala Kapuas , tampilannya terlihat rapi dan informatif. Dari situ muncul rasa penasaran: kalau di ibu kota kabupaten terlihat lumayan detail, apakah wilayah yang lebih jauh seperti Sei Pinang (ibu kota Kecamatan Se...

Mengunjungi Rajah Solayman Mosque

Masjid Rajah Solayman
Pada saat istirahat setelah makan siang, penulis meminta ijin kepada pengurus Palang Merah Filipina untuk shalat di masjid yang ada di belakang markas. Pada saat mengikuti petunjuk dari salah seorang warga yang sedang duduk-duduk di depan warung, ternyata jalannya buntu. Akhirnya bersama dengan kepala divisi kesehatan berjalan menuju jalan yang lain. Saat melihat ada menara masjid, penulis mengucapkan terima kasih kepada beliau dan berjalan sendirian ke masjid.
Buku Fadhilah Amal di Masjid Rajah Solayman
Masjid ini terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk yang berada di daerah kumuh di tepi pelabuhan Manila. Masjid ini berada di lantai dua dari sebuah bangunan. Tempat wudhu'nya berada di bangunan terpisah. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut adalah orang Muslim Mindanao.
Jadwal Shalat di Masjid Rajah Solayman
Kebetulan di masjid tersebut ada seorang Muslim Mindanao yang pernah melakukan "khuruj" ke Indonesia selama tiga bulan, jadi dia bisa berbahasa Indonesia. Dia menceritakan bahwa dia melakukan khuruj ke Indonesia bersama-sama dengan orang Indonesia, sehingga dia bisa berbahasa Indonesia. Dia juga menjelaskan bahwa khutbah Jum'at di masjid ini disampaikan dalam bahasa Arab dan Bahasa Tagalog.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas