The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Korban Meninggal Terakhir Ditemukan, Pencarian Berakhir Besok

Fery "Berkah Bersama"
Meskipun korban meninggal ke-17 sudah ditemukan tadi pagi (Kamis, 31 Juli 2014), tim Posko Kecelakaan Air (Tenggelam) Feri "Berkah Bersama" masih menyisakan satu hari lagi untuk menunggu bila ada korban yang tidak masuk dalam daftar. Selain korban meninggal diatas, sudah ditemukan sebanyak 20 unit kendaraan bermotor roda dua dalam kecelakaan ini.

Pada hari Kamis sore ini, Fery "Berkah Bersama" ditarik ke dermaga Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung. Feri inilah yang dipenuhi dengan 74 penumpang dan 20 kendaraan bermotor roda dua.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas