Keajaiban Rekayasa pada Pergelangan Tangan Manusia

Gambar
  Pergelangan tangan mungkin terlihat sebagai bagian tubuh yang kecil dan sederhana. Namun, di balik ukurannya yang relatif kecil, terdapat susunan tulang, sendi, ligamen, tendon, saraf, dan pembuluh darah yang bekerja secara terpadu. Dalam sebuah presentasi yang ditayangkan melalui kanal Discovery Science, Stuart Burgess, seorang insinyur yang memiliki pengalaman dalam bidang rekayasa presisi, membahas struktur pergelangan tangan dari sudut pandang teknik. Ia menanggapi pendapat yang menyebut susunan tulang pergelangan tangan terlalu rumit dan merupakan contoh buruknya rancangan tubuh manusia. Menurut Burgess, kerumitan tidak selalu berarti kelemahan. Dalam banyak sistem teknik, kerumitan justru diperlukan agar sebuah mekanisme dapat menjalankan banyak fungsi sekaligus. Delapan Tulang dengan Fungsi yang Saling Mendukung Pergelangan tangan manusia tersusun atas delapan tulang karpal. Tulang-tulang tersebut terbagi dalam dua baris yang masing-masing terdiri atas empat tulang. Sekila...

Bukit Galam di Basarang


Kayu galam merupakan kayu yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan, mulai dari membangun rumah, sampai menjadi pondasi bagi pembangunan jalan. Pada masa lalu, galam digunakan sebagai dasar bagi jalan-jalan yang ada di Kalimantan Tengah. Galam ini akan ditancapkan secara vertikal di sepanjang jalan yang akan di aspal. Dipercaya bahwa kayu galam ini tahan lama pada kondisi tanah yang berair. Hal ini sangat sesuai dengan kondisi tanah di Kalimantan Tengah yang merupakan tanah gambut.

Pada lokasi-lokasi dimana kendaraan berat berukuran besar belum dapat sampai ke sana, maka masih ada jalan yang menggunakan galam sebagai pondasinya. Bila pemborong tersebut nakal, maka kayu galam itu bukan ditancapkan secara vertikal, tapi hanya diletakkan secara horizontal sejajar dengan jalan yang akan diperlebar.

Saat ini, pelebaran jalan di Kalimantan Tengah sudah menggunakan alat-alat berat. Mereka akan mengeruk tanah yang akan menjadi lokasi pelebaran jalan. Kemudian memadatkan tanah tersebut dengan mesin giling. Kerukan tersebut akan diisi dengan campuran khusus sehingga lebih padat dari tanah gambut. Pada proses ini, galam tidak lagi digunakan.

Pembuatan pondasi cakar ayam untuk rumah juga menggunakan galam sebagai pondasinya. Galam tersebut akan ditancapkan secara vertikal sebagai dasar dari pondasi tersebut. Pada saat pembukaan hutan menggunakan excavator, kayu galam dijadikan sebagai landasan dimana excavator tersebut berpijak, sehingga mereka tidak tenggelam ke tanah gambut.

Bukit Galam pada foto diatas, dapat dilihat di Jalan Trans Kalimantan, Basarang Km. 4, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Sebenarnya pemandangan seperti ini sudah biasa di pedalaman Kapuas, namun menjadi menarik ketika ada di tepi jalan Trans Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)