DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Bukit Galam di Basarang


Kayu galam merupakan kayu yang banyak digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan, mulai dari membangun rumah, sampai menjadi pondasi bagi pembangunan jalan. Pada masa lalu, galam digunakan sebagai dasar bagi jalan-jalan yang ada di Kalimantan Tengah. Galam ini akan ditancapkan secara vertikal di sepanjang jalan yang akan di aspal. Dipercaya bahwa kayu galam ini tahan lama pada kondisi tanah yang berair. Hal ini sangat sesuai dengan kondisi tanah di Kalimantan Tengah yang merupakan tanah gambut.

Pada lokasi-lokasi dimana kendaraan berat berukuran besar belum dapat sampai ke sana, maka masih ada jalan yang menggunakan galam sebagai pondasinya. Bila pemborong tersebut nakal, maka kayu galam itu bukan ditancapkan secara vertikal, tapi hanya diletakkan secara horizontal sejajar dengan jalan yang akan diperlebar.

Saat ini, pelebaran jalan di Kalimantan Tengah sudah menggunakan alat-alat berat. Mereka akan mengeruk tanah yang akan menjadi lokasi pelebaran jalan. Kemudian memadatkan tanah tersebut dengan mesin giling. Kerukan tersebut akan diisi dengan campuran khusus sehingga lebih padat dari tanah gambut. Pada proses ini, galam tidak lagi digunakan.

Pembuatan pondasi cakar ayam untuk rumah juga menggunakan galam sebagai pondasinya. Galam tersebut akan ditancapkan secara vertikal sebagai dasar dari pondasi tersebut. Pada saat pembukaan hutan menggunakan excavator, kayu galam dijadikan sebagai landasan dimana excavator tersebut berpijak, sehingga mereka tidak tenggelam ke tanah gambut.

Bukit Galam pada foto diatas, dapat dilihat di Jalan Trans Kalimantan, Basarang Km. 4, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Sebenarnya pemandangan seperti ini sudah biasa di pedalaman Kapuas, namun menjadi menarik ketika ada di tepi jalan Trans Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"