Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Area Merokok Percontohan Terus Dibangun

Kondisi tanggal 8 Desember 2014
Kondisi tanggal 10 Desember 2014
Pembangunan Area Merokok Percontohan di rumah sakit terus berjalan. Diharapkan pada bulan ini tempat merokok ini bisa beroperasi, sehingga setiap orang yang ingin merokok di rumah sakit ini dapat diarahkan ke lokasi tersebut. Merokok sangat merugikan pasien karena dapat memperlambat proses penyembuhan luka, bagi mereka yang dirawat di bagian bedah. Merokok juga sudah terbukti menyebabkan berbagai macam kanker. Yang paling terkenal adalah kanker paru-paru. Semoga peraturan daerah tentang kawasan bebas rokok segera teralisir.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas