Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pelatihan Berhenti Merokok Angkatan I Tingkat Kabupaten Kapuas

Pemberian kenang-kenangan untuk narasumber (dua di kiri)
Sebagian dana hibah pajak rokok digunakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas untuk menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Berhenti Merokok Angkatan I Tingkat Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 3-6 Desember 2014 di aula Hotel Al Madani. Kegiatan ini diikuti oleh 8 puskesmas dilingkungan Kabupaten Kapuas. Satu puskesmas diminta untuk mengirimkan dua orang petugas yang akan menjadi konselor berhenti merokok.
Foto bareng narasumber, peserta dan panitia
Narasumber kegiatan ini berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Kementerian Kesehatan dan RSUP Persahabatan (Rawamangun, Jakarta). Dalam pelatihan ini dipraktekkan bagaimana melakukan hipnoterapi kepada pasien. Hipnoterapi hanya dapat dilakukan oleh psikiater.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"