The Salahuddin Generation (Ep. 4): Nur ad-Din Menyatukan Syam—Dari “Dawla” ke “Din”

Gambar
  Setiap kali ada sosok baik yang mulai mengangkat panji perbaikan, ia dibunuh—sering di hari Jumat, di ruang publik, agar ketakutan menyebar cepat. Umat pun seperti kembali ke “titik nol”. Episode 4 ini menunjukkan titik balik: harapan yang sempat runtuh, lalu bangkit lagi —melalui Imad ad-Din Zengi, dan lebih besar lagi melalui putranya: Nur ad-Din Mahmud Zengi , penguasa yang dibesarkan oleh ulama. 1) Pola Teror: Pembunuhan Jumat untuk Menguasai Psikologi Umat Episode dibuka dengan pengingat pola para pembunuh (assassins): mereka memilih masjid dan Jumat karena itu “panggung” paling efektif di era tanpa media massa. Tujuannya bukan hanya menghilangkan tokoh, tetapi membunuh harapan . Namun sejarah mengajarkan: harapan yang ditanam dalam iman dan kerja sistematis tidak mudah dipadamkan. 2) Imad ad-Din Zengi: Dua Kunci—Persatuan dan Keadilan Ketika Zengi naik, ia membawa dua misi utama: Persatuan : musuh yang solid tidak bisa dilawan oleh umat yang tercerai-berai. Keadi...

Super Chicken

Rumah makan ini terletak di Jalan Tambun Bungai, persis di sisi selatan rumah sakit. Rumah makan ini buka dari jam 08.00 - 21.00 WIB. Tempat ini mampu menampung 64 orang pelanggan dengan 4 meja berada di bagian luar gedung. Tempat ini menyediakan berbagai macam jus dan makanan. Paket-paket yang tersedia adalah:

  • Paket A - Rp 12.000
  • Paket B - Rp 14.000
  • Paket C - Rp 20.000
Selain itu mereka juga menyediakan menu lain:
  • Paha bawah Rp 9.000
  • Paha atas Rp 11.000
  • Sayap Rp 11.000
  • Dada Rp 11.000
  • Burger Rp 12.000
  • Kentang Rp 10.000
  • Sop Jagung Rp 6.000
  • Perkedel Rp 4.000
  • Puding Rp 5.000


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas