The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (

Gambar
  Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

Super Chicken

Rumah makan ini terletak di Jalan Tambun Bungai, persis di sisi selatan rumah sakit. Rumah makan ini buka dari jam 08.00 - 21.00 WIB. Tempat ini mampu menampung 64 orang pelanggan dengan 4 meja berada di bagian luar gedung. Tempat ini menyediakan berbagai macam jus dan makanan. Paket-paket yang tersedia adalah:

  • Paket A - Rp 12.000
  • Paket B - Rp 14.000
  • Paket C - Rp 20.000
Selain itu mereka juga menyediakan menu lain:
  • Paha bawah Rp 9.000
  • Paha atas Rp 11.000
  • Sayap Rp 11.000
  • Dada Rp 11.000
  • Burger Rp 12.000
  • Kentang Rp 10.000
  • Sop Jagung Rp 6.000
  • Perkedel Rp 4.000
  • Puding Rp 5.000


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas