Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Banjir, Jembatan Putus dan Jembatan Miring

Banjir di Desa Dandang
Pada malam Sabtu, 14 Mei 2015, hujan deras mengguyur daerah hulu dari Sungai Kapuas. Hal ini mengakibatkan air Sungai Kapuas meluap. Ketinggian air makin siang makin meningkat. Para tamu yang sedang berkunjung ke desa-desa yang berada di tepi sungai diharapkan untuk mengungsikan kendaraan rota empat mereka di ketinggian.
Jembatan miring
Derasnya hujan serta naiknya permukaan sungai mengakibatkan rusaknya jalan dan jembatan. Ada jembatan yang dihanyutkan oleh banjir. Ada juga jembatan yang miring karena dibuat dengan bahan seadanya. Kondisi alam seperti ini mengharuskan setiap orang yang melintasi lokasi seperti ini dapat mencari jalan keluar terhadap berbagai kendala yang dihadapinya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)