Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Restoran Sawah Buli Lewu

Meja makan di Restoran Sawah Buli Lewu
Saat ditanyakan kepada Ibu Ida Lampang, pengelola restoran yang terletak di Jalan Jepang, Kuala Kapuas ini, mengapa dinamakan Buli Lewu (pulang kampung). Beliau menjelaskan bahwa restoran ini dibangun dilokasi yang mirip suasana kampung, demikian juga dengan desain dari bangunannya dimana seliruhnya menggunakan kayu dan beratap rumbia. Restoran ini juga menyajikan makanan khas dayak. Bila rombongan ingin makan di restoran ini diharapkan untuk dapat memesan terlebih dahulu pada nomor HP 0853 9182 0778.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas