Webinar Tarhib Ramadhan 1447 H - Ramadhan Recharge Iman, Cinta, Peduli dan Kolaborasi

Gambar
  Bismillah, kami mengundang Kyai/Nyai/Asatidzah/Bapak/Ibu untuk mengikuti: WEBINAR TARHIB RAMADHAN 1447 H “Ramadhan Recharge: Iman, Cinta, Peduli, dan Kolaborasi” 🎙 Bersama: 1. Dr. KH. Ahmad Kusyairi Suhail, MA (Ketua Umum PP IKADI) 2. Prof. Dr. KH. Uril Bahruddin, MA (Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) 3. Dr. KH. Atabik Luthfi, MA (Pakar Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) 4. Hj. R.A. Reni Anggrayni, ST (Ketua Umum SALIMAH) 🗓 Sabtu, 7 Februari 2026 / 20 Sya’ban 1447 H 🕗 Pukul 08.00–11.30 WIB Link zoom:  https://us06web.zoom.us/j/87143988543?pwd=Y4wzGkaTkxqNhTc9a7Q0jsKb2jpa7H.1 ID Rapat: 8743988543 Kode Sandi : 1234567qa 📍 Live di YouTube  https://l1nq.com/YtRecharge1447  Mari siapkan diri menyambut Ramadhan dengan ilmu & semangat ukhuwah Islamiyah wathaniyah, sebagai bekal untuk menguatkan iman serta menghidupkan cinta, kepedulian, dan kolaborasi dalam keluarga dan masyarakat Indonesia. . جزاكم الله خيرا على اهتمامكم  والسلام عليكم ورحمة ...

Seminar Pengokohan Keluarga Indonesia dalam Menghadapi Bahaya Penyakit Sosial

Nazmiannoor, S.Pd, MT
Pada hari Minggu, 16 Oktober 2016 bertempat di aula Kementerian Agama Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan Seminar Pengokohan Keluarga Indonesia dalam Menghadapi Bahaya Penyakit Sosial. Narasumber kegiatan ini adalah Bapak Nazmiannoor, S.Pd, MT dari Badan Narkotika Kabupaten Kapuas dan dr. Tri Setyautami, MPHM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Bapak Nazmi menyampaikan bahwa zat adiktif menjadi pintu gerbang untuk narkotika. Beliau ingin generasi muda menjadi pejuang dengan ciri-ciri jujur, mandiri dan peduli. Pengguna narkoba umumnya karena coba-coba. Beliau mengajak kita membentengi diri terhadap penyalahgunaan narkoba dengan jalan menanamkan nilai-nilai agama dalam diri; memiliki integritas, kejujuran dan loyalitas.


dr. Tri Setyautami, MPHM menjelaskan tentang infeksi menular seksual (IMS) terutama HIV / AIDS. Konsekuensi IMS mengenai ibu, anak dan bapak. Jumlah kasus HIV makin meningkat, termasuk perempuan, ibu dan anak. Kelompok umur terbanyak 25-49 tahun. Ditularkan paling banyak lewat hubungan seks  heteroseksual, LSL, penasun, dan lain-lain. ODHA di Kapuas sudah ada 21 penyandang HIV. Virus HIV ada di cairan vagina, sperma, darah dan air susu ibu. HIV tidak menular melalui gigitan nyamuk. Sekarang sudah banyak anak yang tertular HIV. Pencegahan dengan ABCDE.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas