Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelantikan Pengurus PERSI dan ARSADA Kalimantan Tengah Masa Bakti 2017-2020

Kiri ke kanan: dr. Umar Wahid, SpP, dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes, dr. R. Heru Aryadi, MPH dan dr. Suyuti Samsul, MPPM
Pada hari Rabu, 10 Mei 2017 bertempat di Aula Jayang Tingang, kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya dilaksanakan Pelantikan Pengurus Perhimpuna Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Daerah Kalimantan Tengah dan Pengurus Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Masa Bakti Tahun 2017-2020.

Pelantikan dilaksanakan langsung oleh Ketua Umum PERSI, dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes dan Ketua Umum ARSADA, dr. R. Heru Aryadi, MPH. Ketua PERSI Daerah Kalimantan Tengah adalah dr. ADM Ryan Tangkudung, M.Kes dan Ketua ARSADA Wilayah Kalimantan Tengah adalah drg. Yayuk Indriati, Sp.KGA.

Dua orang dokter dari Kapuas juga ikut dilantik sebagai pengurus PERSI dan ARSADA yaitu dr. Bawa Budi Raharja, MM (Ketua Makersi PERSI dan Wakil Ketua ARSADA) dan dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc (seksi BLUD PERSI dan seksi mutu ARSADA).

Pelantikan ini dirangkai dengan Seminar PERSI dan ARSADA. Dalam keynote speaker-nya dr. Umar Wahid, SpP menjelaskan tentang riwayat berdirinya PERSI dan ARSADA. Selain itu beliau juga menjelaskan peran lembaga perhimpunan perumahsakitan sebagai pengawas dan advokator bagi pelayanan rumah sakit.

dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes menyampaikan tentang masalah mutu di era JKN. Beliau menyarankan rumah sakit untuk tidak beli alat tapi kerjasama dengan penyedia alat kesehatan. Masyarakat dilibatkan dalam peningkatan pelayanan di rumah sakit. PERSI merujuk pada pedoman WHO dalam masalah mutu rumah sakit. Pasien Singapura dan Malaysia turun karena program JKN. Rumah sakit tidak boleh sakit. Rumah sakit bisa bangkrut.

Arsitektur manajemen PERSI :

  • Management mindset
  • Management tools
  • Management systems
  • Management skills
PERSI bekerja sama dengan UGM untuk melakukan sertifikasi pejabat manajemen keuangan rumah sakit. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"