Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Turunkan resiko stroke dengan mengendalikan berat badan

(With courtesy from iStock)

Banyak yang dapat anda lakukan untuk mengurangi resiko stroke. Meskipun anda sudah mengalami stroke atau TIA ("stroke-mini"), anda dapat mencegah stroke berikutnya. 
Mengendalikan berat badan anda adalah cara yang penting untuk menurunkan resiko stroke. Kelebihan berat badan memperberat sistem pembuluh darah dan dapat menyebabkan kondisi kesehatan lainnya, termasuk tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan "obstructive sleep apnea". Berkurangnya berat badan sebanyak 5-10% dapat menurunkan tekanan darah dan resiko stroke lainnya.
Tentu saja, anda perlu menjaga berat badan, tidak hanya ketika anda "diet". Tip dibawah ini dapat membantu anda mengurangi berat badan dan mempertahankannya:
Bergerak lebih banyak. Olahraga ada cara yang jelas untuk mengurangi kalori. Tetapi pendekatan lain adalah untuk meningkatkan aktivitas harian anda bila memungkinkan - berjalan, melakukan gerakan kecil, mondar-mandir ketika menerima telepon, naik tangga.
Kurangi minuman berkalori.  Soda, "latte", minuman olahraga, minuman energi, dan jus buah-buahan dipaket dengan kalori yang tidak perlu. Lebih buruk lagi, tubuh anda tidak menghitung mereka sebagaimana ia mencatat kalori yang padat, sehingga anda tetap meminumnya sebelum mekanisme "kenyang" menghentikan anda. Sebagai gantinya coba kopi atau teh yang tidak manis, atau beri rasa air putih dengan "lemon" atau jeruk nipis.
Makan lebih banyak makan yang segar / sedikit diolah. Jika anda mengkonsumsi makanan yang tidak diproses - seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian - anda akan mengisi perut anda dengan makanan yang lama dicerna. Tambahannya, makanan yang sedikit diolah penuh dengan vitamin, mineral, dan serat dan cenderung rendah garam - yang baik untuk tekanan darah anda.
Temukan cemilan yang lebih sehat. Waktu cemilan yang sering menjadi masalah - tetapi anda tidak harus melewatkannya sepanjang anda makan cemilan secara bijaksana. 
Sumber: HEALTHbeat 20 Mei 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"