Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Allah sebaik-baik pembalas tipu daya

Saat menonton film dokumenter diatas yang berjudul The Occupation of the American Mind - Israel's Public Relations War in the United States , hati admin sangat sedih melihat bagaimana hebatnya media dalam mengubah opini publik. Masyarakat Amerika yang dikenal sebagai masyarakat yang sangat memperjuangkan hak-hak asasi manusia, dibodohi oleh media mereka sendiri, sehingga mereka tidak menganggap tindakan biadab Israel terhadap Palestina sebagai sebuah pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia. 

Namun ketika film dokumenter ini sampai di akhirnya, digambarkan bahwa dengan makin berkembangnya media sosial, maka kebohongan yang selama ini ditunjukkan oleh media tidak bisa lagi ditutup-tutupi. Orang sekarang dengan mudah membagikan bagaimana brutalnya Israel memperlakukan orang-orang di Palestina. Justru sekarang yang memperjuangkan hak-hak warga Palestina adalah para pemuda Amerika. Benarlah firman Allah yang berbunyi:

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (Q.S. Ali Imran, 3: 54)


x

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"