Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Sinopsi pedoman klinis JAMA tentang hipertensi - per 13 November 2017

Judul pedoman  Pedoman untuk Pencegahan, Deteksi, Evaluasi, dan Penanganan Tekanan Darah Tinggi pada Orang Dewasa oleh ACC/AHA/AAPA/ABC/ACPM/AGS/APhA/ASH/ASPC/NMA/PCN tahun 2017

Dikeluarkan oleh American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association

Tanggal dikeluarkan 13 November 2017

Versi sebelumnya Laporan Ketujuh dari Komite Gabungan Nasional untuk Pencegahan, Deteksi, Evaluasi, dan Penanganan Tekanan Darah Tinggi (JNC 7)

Sumber dana ACC/AHA

Populasi sasaran Pasien dengan atau beresiko menderita penyakit jantung dan pembuluh darah

Rekomendasi utama


  1. Diagnosis
    • Tekanan darah dikategorikan sebagai normal (<120/80 mm Hg), naik (120-129/<80 mm Hg), hipertensi tingkat 1 (130-139/80-89 mm Hg), atau hipertensi tingkat 2 (<140/90 mm Hg) (rekomendasi kuat; kualitas bukti - moderat)
    • Pemeriksaan tekanan darah diluar fasilitas kesehatan direkomendasikan untuk mengkonfirmasi diagnosis hipertensi dan untuk mentitrasi obat-obat hipertensi sehubungan dengan konseling jarak jauh atau intervensi klinis (rekomendasi kuat; kualitas bukti - tinggi)
  2. Terapi awal
    • Banyak intervensi non-farmakologi yang efektif dalam menurunkan tekanan darah yang direkomendaikan bagi orang-orang dengan peningkatan tekanan darah atau hipertensi (rekomendasi kuat; kualitas bukti tinggi)
    • Obat-obat penurun tekanan darah direkomendasikan untuk pasien-pasien dengan klinis penyakit jantung dan pembuluh darah atau dengan perkiraan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah atherosklerosis dalam waktu 10-tahun 10% atau lebih tinggi yang memiliki tekanan darah sistolik 130 mm Hg atau lebih tinggi atau tekanan darah diastolik 80 mm Hg atau lebih tinggi (rekomendasi kuat; kualitas bukti - tinggi [untuk tekanan darah sistolik] dan opini ahli [untuk tekanan darah diastolik]).
    • Untuk pasien tanpa riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah dan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah atherosklerosis kurang dari 10%, obat-obatan penurun tekanan darah direkomendasikan untuk pasien yang memiliki tekanan darah sistolik 140 mm Hg atau lebih tinggi atau tekanan darah sistolik 90 mm Hg atau lebih tinggi (rekomendasi kuat; kualitas bukti - rendah).
  3. Penanganan
    • Pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah atau resiko kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah atherosklerosis 10% atau lebih, target tekanan darah kurang dari 130/80 mm Hg direkomendasikan (rekomendasi kuat; kualitas bukti - moderat [untuk tekanan darah sistolik] dan opini ahli [untuk tekanan darah diastolik]. Target tekanan darah kurang dari 130/80 m Hg juga beralasan pada pasien dengan resiko rendah (rekomendasi lemah; kualitas  bukti-moderat [untuk tekanan darah sistolik] dan opini ahli [untuk tekanan darah diastolik]).
    • Pasien-pasien yang memerlukan farmakoterapi, diuretik tiazid, calcium channel blocker (CCB), dan inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE) atau angiotensin II receptor blockers (ARBs) direkomendasikan sebagai agen lini pertama (rekomendasi kuat; kualitas bukti - tinggi)
    • Pasien dengan hipertensi tingkat 2 dan tekanan darah rata-rata lebih dari 20/10 mm Hg diatas target tekanan darah mereka harus memulai terapi dengan 2 agen lini pertama dari kelas yang berbeda (rekomendasi kuat; opini ahli)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas