Muhammadiyah Kapuas Bersama Mitra Gelar Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal di Desa Simpang Jaya

Gambar
Barito Kuala – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Lazismu, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin serta Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI Kabupaten Kapuas, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan sunatan massal di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Sekitar 100 warga mengikuti layanan pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai kebutuhan. Selain itu, sebanyak 20 anak mengikuti program sunatan massal yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan relawan secara profesional dan mengutamakan keselamatan pasien. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT Puskesmas Wanaraya beserta staf , yang memberikan dukungan dan apresiasi atas te...

Pengungsi di Lombok Utara masih perlu bantuan - Relawan Indonesia


Malam ini angin begitu kencang... Mereka pasti kedinginan dibawah terpal.

Anak-anak kecil itu,  dengan mata berbinar setiap hari memandangku dan teman-teman.  Ada teriakan ceria beberapa hari ini,  setelah sebelumnya mereka masih ketakutan saat kami ajak main dihalaman sebuah gedung kosong.  "Takut gempa".

Hari ini... Lagi2 masih saja mereka datang dan mengadukan kondisinya.  Tentang makan yang kurang, pampers, pembalut,  diare,  sakit perut,  terpal,  selimut dan pakaian.

Lagi-lagi aku hanya bisa iba,  tak bisa berbuat  apa-apa. Tak semua keperluannya bisa kami penuhi.  Bahkan terpal di posko pun kami berikan,  begitupun karpet/tikar.

Ahh... Malam ini angin teramat kencang, badanku menggigil dalam terkamannya. Tanpa jaket,  tanpa sleeping bag. Suara nyaris habis,  batuk dan pilek mulai mendera. Fisik dan fikiran mulai menurun. Ahhh... Bagaimana mereka di tenda sana?  Tenda berlobang dimana-mana,  baju beberapa lembar bahkan kadang kering dibadan saja.

Bagaimana jika hujan, berapa lama mereka bertahan?  anak balita itu??  Orang-orang renta itu?  Sementara medis pun tak semua camp bisa disambanginya.

" Pak,  ada terpal?  Tenda kami dihuni 15 orang,  tendanya bolong-bolong,  angin masuk kencang,  belum kalau hujan,  si kecil ini sudah 6 kali mencret... ".

Robbi, kuatkanlah mereka,  dan keimanan mereka.  Hadirkanlah orang-orang yang bisa meringankan beban hidupnya,  dan melukis senyum di wajah mereka,  meski hanya sesaat.

Do'akanlah mereka.

#jm
#ayolebihbaikdanlebihpeduli
#ayobantulombok

Foto dan tulisan dikirimkan oleh Joko Mulyono (Relawan Indonesia Kalimantan Tengah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)