OPEN RECRUITMEN TEMAN BERBAGI RAMADAN YAKESMA KALTENG

Gambar
   Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak, Yakesma Kalteng membuka kesempatan bagi Anda untuk bergabung sebagai Teman Berbagi Ramadan 2026.  Program ini merupakan bagian dari gerakan kebaikan Yakesma Kalteng dalam menghadirkan ruang-ruang edukasi Ramadan, khususnya diwilayah Kalimantan Tengah, sebagai ikhtiar bersama untukmenumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.  Melalui Teman Berbagi Ramadan, Anda akan terlibat langsung dalam aktivitas sosial dan edukatif yang bernilai ibadah serta memberikan manfaat nyata bagi sesama.  Daftarkan diri Anda sekarang melalui tautan berikut ini :  https://bit.ly/daftaraffilateykmkalteng ✨Mari jadikan Ramadan tahun ini, bagian dari langkah kecilmu untuk memberi arti.

Obat-obatan yang meningkatkan risiko jatuh

Obat-obatan yang menekan sistem saraf pusat merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap pasien jatuh, karena mereka mengurangi dan menyebabkan lambanya reaksi dan gerakan. Obat-obatan tersebut meliputi:
  • Obat anti cemas, seperti diazepam dan lorazepam.
  • Diphenhydramin. Menyebabkan kantuk. Sering dikombinasikan dengan obat-obatan nyeri seperti acetaminophen, ibuprofen, dan naproxen. 
  • Obat-obatan dengan resep untuk mengobati kandung kemih yang reaktif, seperti oxybutynin dan tolterodine.
  • Anti depresi trisiklik. Obat anti depresi yang paling sering diresepkan dokter, seperti amitriptyline, untuk membantu mengurangi nyeri kronik, terutama nyeri saraf.
  • Obat-obat tidur dengan resep, termasuk zolpidem, zaleplon, dan eszopiclone.
  • Narkotika, seperti codeine, hydrocodone, oxycodone, hydromorphone, dan fentanyl.

Sumber: HEALTHbeat 4 Mei 2019

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas