Psikologi Kekayaan: Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Mengelola Uang

Gambar
  Apakah banyaknya harta otomatis membuat kita bahagia dan mulia di sisi Allah? Atau justru bisa menjadi ujian yang menjerumuskan? Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki ujian, dan ujian bagi umat beliau adalah kekayaan . Pesan ini terasa sangat dekat dengan kondisi kita hari ini: hidup di tengah arus kapitalisme, iklan yang tak putus, dan budaya “harus punya lebih”. Tulisan ini merangkum gagasan penting dari karya Dr. Osman Umarji “Psychology of Wealth: An Islamic Perspective on Personal Finance” tentang bagaimana Islam membentuk cara pandang seorang Muslim terhadap harta dan keuangan pribadi. 1. Cara Pandang Ekonomi Modern vs Cara Pandang Islam Ekonomi modern (khususnya aliran neoklasik) memandang manusia sebagai makhluk yang selalu mengejar kepuasan maksimal . Tolok ukurnya sederhana: semakin banyak, semakin enak, semakin nyaman, semakin baik. Beberapa ciri cara pandang ini: Tujuan utama: mengejar kesenangan duniawi (pleasure). M...

Lokalatih dan Simulasi Pelayanan Kesehatan Saat Darurat Palang Merah Indonesia

Pada hari Senin - Jum'at, 16-20 September 2019 bertempat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta dan Pusdiklat Palang Merah Indonesia Provinsi Yogyakarta dilaksanakan kegiatan Lokalatih dan Simulasi Pelayanan Kesehatan Saat Darurat Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dengan dukungan dana dari International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC).

Kegiatan ini diikuti oleh 22 orang staf Palang Merah Indonesia tingkat provinsi dan kabupaten se-Indonesia. Para narasumber berasal dari PMI Pusat, PMI Kabupaten Bantul, PMI Kota Bogor, PMI Kabupaten Wonogiri dan PMI Kabupaten Kapuas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses adaptasi pelatihan Public Health in Emergency yang pernah diselenggarakan oleh IFRC.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas