Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Kisah Musa dan Khidir - DR. Fahmi Islam Jiwanto

  • Setan membuat orang lupa terhadap hal-hal yang penting 
  • Sebagian menganggap Khidir sebagai Nabi
  • Imam Qurtubi - ilmu Khidir adalah untuk kasus-kasus khusus; ilmu Musa tentang masalah-masalah umum.
  • Khidir mendapatkan Rahmat Allah - Kenabian
  • Ilm min ladunna - mendapatkan wahyu dari Allah
  • Imam Junaid - tariqat kita berada dalam koridor Qur'an dan Sunnah
  • Karomah tertinggi adalah istiqomah sampai akhir
  • Adab Musa ingin belajar dengan Khidr sangat baik
  • Kesabaran itu terkait dengan kesabaran. Makin banyak informasi makin sabar.
  • Dalam perjalanan minimal berdua
  • Keputusan Khidir mengutamakan manfaat yang lebih besar dari mudharat yang ada
  • Menunda penjelasan sampai waktu yang ditentukan
  • Salah paham, pendapatnya tidak boleh dipegang
  • Dugaan yang benar salahnya, tidak boleh jadi pegangan
  • Orang yang mempunyai ilmu lebih didahulukan dari orang yang tidak punya ilmu
  • Ketidakadaan ilmu bukan ilmu terhadap ketiadaan
  • Orang memikirkan apa yang akan terjadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas