The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Kisah Musa dan Khidir - DR. Fahmi Islam Jiwanto

  • Setan membuat orang lupa terhadap hal-hal yang penting 
  • Sebagian menganggap Khidir sebagai Nabi
  • Imam Qurtubi - ilmu Khidir adalah untuk kasus-kasus khusus; ilmu Musa tentang masalah-masalah umum.
  • Khidir mendapatkan Rahmat Allah - Kenabian
  • Ilm min ladunna - mendapatkan wahyu dari Allah
  • Imam Junaid - tariqat kita berada dalam koridor Qur'an dan Sunnah
  • Karomah tertinggi adalah istiqomah sampai akhir
  • Adab Musa ingin belajar dengan Khidr sangat baik
  • Kesabaran itu terkait dengan kesabaran. Makin banyak informasi makin sabar.
  • Dalam perjalanan minimal berdua
  • Keputusan Khidir mengutamakan manfaat yang lebih besar dari mudharat yang ada
  • Menunda penjelasan sampai waktu yang ditentukan
  • Salah paham, pendapatnya tidak boleh dipegang
  • Dugaan yang benar salahnya, tidak boleh jadi pegangan
  • Orang yang mempunyai ilmu lebih didahulukan dari orang yang tidak punya ilmu
  • Ketidakadaan ilmu bukan ilmu terhadap ketiadaan
  • Orang memikirkan apa yang akan terjadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas