The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Beda peta zonasi risiko antara versi Kalimantan Tengah dan versi Pusat

 

Sumber: https://corona.kalteng.go.id/ 

Berdasarkan peta ini Kabupaten Kapuas masuk dalam zona kuning.

Sumber: https://covid19.go.id/peta-risiko 

Berdasarkan peta ini, Kapuas masuk ke dalam risiko sedang (Zona Oranye)


 Bila kita perbesar ketentuan nomor enam sebagai berikut:


maka jelas bahwa bila daerah tersebut masuk dalam kategori zona merah dan zona oranye maka tidak boleh melaksanakan kegiatan tarawih dan witir, tadarus Al-Qur'an, iktikaf dan Peringatan Nuzulul Qur'an di masjid / mushala.

Itulah sebabnya penentuan zona ini sangat berpengaruh terhadap tindakan yang harus diberlakukan. Nah ketika terjadi perbedaan seperti ini, maka siapa yang harus dipercaya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas