OPEN RECRUITMEN TEMAN BERBAGI RAMADAN YAKESMA KALTENG

Gambar
   Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat dan berdampak, Yakesma Kalteng membuka kesempatan bagi Anda untuk bergabung sebagai Teman Berbagi Ramadan 2026.  Program ini merupakan bagian dari gerakan kebaikan Yakesma Kalteng dalam menghadirkan ruang-ruang edukasi Ramadan, khususnya diwilayah Kalimantan Tengah, sebagai ikhtiar bersama untukmenumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.  Melalui Teman Berbagi Ramadan, Anda akan terlibat langsung dalam aktivitas sosial dan edukatif yang bernilai ibadah serta memberikan manfaat nyata bagi sesama.  Daftarkan diri Anda sekarang melalui tautan berikut ini :  https://bit.ly/daftaraffilateykmkalteng ✨Mari jadikan Ramadan tahun ini, bagian dari langkah kecilmu untuk memberi arti.

Mitos-mitos tentang masalah di akhir kehidupan

 Mitos: Lebih banyak perawatan selalu lebih baik

Fakta: Tidak selalu. Kadang-kadang lebih banyak perawatan memperlama proses kematian tanpa menghargai kualitas hidup atau kenyamanan. Penting untuk mengetahui apakah intervensi tersebut benar-benar penting. Seringkali tidak mungkin mengetahui hal tersebut diawalnya. Itulah saaat dimana nasehat dari tim perawatan kesehatan sangat berharga.


Mitos: Jika terapi medis dimulai, tidak dapat dihentikan

Fakta: Tidak memulai terapi medis dan menghentikan terapi sama dalam pandangan hukum. Jadi Anda dan lembaga pelayanan kesehatan Anda dapat menyetujui terapi untuk masa uji coba yang Anda pikir mungkin akan membantu, tanpa takut bahwa Anda tidak dapat mengubah pemikiran Anda kemudian. Meskipun demikian perlu disadari bahwa menghentikan terapi dapat lebih sulit secara emosional dibandingkan dengan tidak memulai terapi.


Mitos: Jika Anda menolak terapi untuk mempertahankan hidup, Anda menolak semua terapi.

Fakta: Tidak peduli terapi apa yang Anda tolak, Anda harus tetap mengharapkan menerima perawatan lain yang Anda perlukan atau Anda inginkan - terutama penanganan nyeri dan gejalaa yang kadang-kadang disebut terapi kenyamanan intensif.


Mitos: Menghentikan atau menolak nutrisi dan hidrasi tambahan menyebabkan nyeri pada orang yang sedang sekarat.

Fakta: Berbeda dengan mempertahankan makanan atau air pada orang sehat, bagi orang yang sedang sekarat, mengurangan nutrisi tambahan atau hidrasi intravena tidak menyebabkan ketidaknyamanan. Kenyataannya, banyak pasien dapat menghindari gejala seperti mual atau kembung, dan hal itu dapat menyebabkan perasaan eforia ringan pada beberapa pasien.


Sumber: HEALTHbeat 23 Desember 2022

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas