Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

Serat yang luar biasa

 

Eric Rimm, profesor epidemiologi dan gizi di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Harvard T.H. Chan menyebutkan bahwa kandungan serat yang tinggi dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tapi sebagian besar individu, terutama orang tua, tidak mengonsumsi makanan diatas dengan mencukupi.

Rekomendasi serat setiap hari adalah 14 gram setiap 1.000 kalori yang dikonsumsi. Ini sama dengan 28 sampai 34 gram setiap hari, berdasarkan pada asupan dari 2.000 sampai 2.400 kalori.

Profesor Rimm menyebutkan bahwa suplemen serat yang dijual bebas sesekali dapat dikonsumsi bila Anda memiliki masalah dalam mengonsumsi makanan yang kaya serat secara mencukupi. Tapi hal tersebut tidak boleh mengganti pola makan yang sehat sebagai sumber utama serat.

Tautan berikut ini berisi tabel berbagai sumber makanan berikut porsi standar, kandungan kalori dan kandungan seratnya.

Food Sources of Dietary Fiber | Dietary Guidelines for Americans


Sumber: Fabulous fiber - Harvard Health

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas