Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

# 10 Cara Mempersiapkan Tubuh Anda Untuk Berpuasa


Oleh: Rachma Adib | Sumber: Al-Arabiya, 2 Maret 2024 

Banyak dari kita berpikir bahwa kita akan langsung siap ketika Ramadan tiba, namun perencanaan akan membuat transisi menjadi lebih mudah. Berikut adalah 10 cara untuk mempersiapkan tubuh Anda untuk bulan puasa.

Konsumsi Makanan

Mulailah dengan makan dalam jumlah moderat. Jangan berlebihan dalam makan karena Ramadan akan tiba. Ini hanya akan meningkatkan nafsu makan Anda dan membuat puasa menjadi lebih sulit.


Sarapan Pagi

Selama Ramadan, kita bangun lebih awal untuk Suhoor, makan sebelum fajar sebelum puasa dimulai. Penting untuk tidak melewatkan ini. Mulai sarapan lebih awal dari sekarang untuk membantu tubuh Anda terbiasa dengan jam-jam yang lebih awal, terutama jika Anda bukan tipe orang yang suka sarapan.


Hindari Ngemil

Biasakan makan tiga kali utama - sarapan, makan siang, dan makan malam - dan hindari ngemil di antaranya. Selama Ramadan, Anda akan harus terbiasa dengan dua kali makan utama, Suhoor dan Iftar. Dengan cara ini, Anda hanya perlu mengurangi satu kali makan.


Kurangi Asupan Kopi

Jika Anda pecinta kopi dan tidak ingin mengalami sakit kepala hebat selama beberapa hari pertama Ramadan, mulailah mengurangi asupan kafein Anda sekarang. Beralihlah ke decaf, satu kopi pada satu waktu, sampai Anda hanya minum kopi tanpa kafein, lalu hentikan sama sekali.


Kurangi Merokok

Perokok yang memasuki Ramadan tanpa persiapan mungkin mengalami berbagai gejala penarikan seperti mudah tersinggung, marah, gelisah, tidak sabar, dan kesulitan berkonsentrasi selama jam puasa. Untuk menghindari ini, kurangi merokok selama hari untuk meniru apa yang akan terjadi saat Anda berpuasa. Ini juga baik untuk melihat Ramadan sebagai kesempatan untuk berhenti dari kebiasaan buruk seperti merokok secara keseluruhan.


Puasa Sunah

Apa cara yang lebih baik untuk mempersiapkan diri Anda untuk Ramadan selain melalui latihan? Coba lakukan beberapa puasa menjelang Ramadan untuk membantu Anda beradaptasi. Ini juga merupakan kesempatan besar untuk mengganti puasa yang terlewat dari tahun lalu.


Atur Tidur

Jika Anda biasanya tidur larut dan bangun kesiangan, mulailah mengatur tidur Anda dari sekarang, karena selama Ramadan Anda akan bangun lebih awal untuk Suhoor. Anda mungkin juga akan tidur lebih awal sebagai hasilnya. Atau, tidurlah siang dan tidur sedikit lebih larut. Apapun kebiasaan tidur yang Anda pilih, mulailah menirunya dari sekarang.


Persiapan Stok

Merencanakan makanan sebelum Ramadan dapat menghemat banyak kesulitan, terutama selama minggu pertama Ramadan saat Anda sibuk beradaptasi. Persiapkan menu Anda untuk Iftar dan Suhoor untuk tujuh hari pertama, daftar bahan yang diperlukan, dan belanja sekarang saat Anda masih penuh energi.


Dokter Lokal

Jika Anda memiliki kekhawatiran atas kemampuan Anda untuk berpuasa karena alasan apa pun, baik itu diabetes, tekanan darah tinggi, atau refluks, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menjadwalkan janji dengan dokter Anda. Periksa dengan dokter Anda apakah aman bagi Anda untuk berpuasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas