MDMC Kapuas Resmi Dibentuk untuk Periode 2025–2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 Bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas, telah diselenggarakan rapat pembentukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kapuas untuk periode 2025–2030. Melalui rapat tersebut, susunan kepengurusan MDMC Kapuas ditetapkan sebagai berikut: Ketua: Muhammad Hipni, S.Kep., Ners Wakil Ketua: Much. Busyrol Fuad, S.Psi Sekretaris: Endang Andriyani, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sri Agustina, A.Md. MDMC, atau Muhammadiyah Disaster Management Center , adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik bencana alam maupun non-alam, di seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya kepengurusan MDMC Kapuas, diharapkan akan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat Muhammadiyah terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya. Berita dikirim oleh Bapa...

Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah: Bersama dalam Mendukung Ibu Menyusui



Selamat datang di dunia Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah! Komunitas ini hadir untuk mendukung ibu-ibu yang sedang berjuang memberikan ASI eksklusif kepada buah hati mereka. Lahir dari keresahan bersama mengenai rendahnya angka keberhasilan menyusui di Kalimantan Tengah, komunitas ini bertekad menjadi keluarga pendukung bagi setiap ibu yang berjuang.

Latar Belakang Terbentuknya Komunitas

Komunitas ini terbentuk karena masih rendahnya angka keberhasilan menyusui di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah. Banyak ibu yang memerlukan dukungan dalam menyusui, meskipun secara undang-undang, Indonesia sudah memberikan dukungan penuh terhadap praktik menyusui. Komunitas ini ingin memastikan ibu-ibu yang menyusui merasa didukung dan tidak sendirian dalam perjuangan mereka.

Tujuan dan Cita-cita Komunitas

Dengan nama "Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah," komunitas ini memiliki visi untuk menjadi keluarga bagi ibu-ibu yang berjuang menyusui. Mereka percaya bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga seluruh keluarga. Dukungan dari suami, keluarga besar, dan lingkungan sangat penting untuk keberhasilan menyusui. Oleh karena itu, komunitas ini tidak hanya fokus pada ibu, tetapi juga mengedukasi suami, keluarga, dan masyarakat tentang pentingnya mendukung proses menyusui.

Program dan Kegiatan

Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah mengadakan berbagai kegiatan untuk mendukung ibu menyusui. Beberapa di antaranya adalah:

1. Kelas Menyusui: Mengadakan kelas menyusui yang bisa diikuti oleh ibu, suami, dan anggota keluarga lainnya. Kelas ini memberikan edukasi tentang teknik menyusui yang benar, manfaat ASI, dan cara mengatasi masalah yang mungkin muncul selama menyusui.
   
2. Home Visit: Konselor menyusui dari komunitas melakukan kunjungan ke rumah ibu yang membutuhkan bantuan. Ini memungkinkan mereka untuk memberikan edukasi langsung kepada ibu dan keluarganya dalam lingkungan yang nyaman.

3. Kampanye dan Edukasi: Mengadakan kampanye tentang pentingnya menyusui melalui berbagai media, termasuk media sosial. Mereka juga bekerja sama dengan posyandu dan puskesmas untuk menyebarkan informasi tentang manfaat ASI dan dukungan menyusui.

4. Temu Teman Menyusui: Sesi berbagi cerita dan pengalaman antar ibu menyusui untuk saling memberikan dukungan dan solusi atas kendala yang dihadapi.

Dukungan dan Kerjasama

Komunitas ini bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan edukasi dan dukungan menyusui. Mereka berharap bisa menjangkau ibu-ibu di seluruh Kalimantan Tengah, termasuk daerah terpencil. Dengan adanya konselor yang memiliki latar belakang beragam, komunitas ini mampu memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing ibu.

Pentingnya Dukungan Keluarga

Salah satu poin penting yang disampaikan oleh komunitas ini adalah pentingnya dukungan dari keluarga, terutama suami. Dukungan emosional dan praktis dari suami dapat membantu mengurangi stres ibu, yang pada gilirannya akan meningkatkan produksi ASI. Bahkan, dalam beberapa sesi, suami diajarkan teknik pijat oksitosin untuk membantu melancarkan ASI.

Kesimpulan

Komunitas Keluarga Pejuang ASI Kalimantan Tengah hadir untuk mendukung ibu-ibu dalam menyusui. Mereka berkomitmen untuk memberikan edukasi dan dukungan agar ibu-ibu dapat menyusui dengan sukses. Dengan berbagai program dan kegiatan yang mereka adakan, komunitas ini berharap dapat meningkatkan angka keberhasilan menyusui di Kalimantan Tengah.

Untuk ibu-ibu yang membutuhkan dukungan atau ingin bergabung dengan komunitas ini, bisa menghubungi mereka melalui Instagram di @keluargapejuangasi_kalteng. Jangan ragu untuk mencari bantuan dan berbagi cerita karena komunitas ini ada untuk mendukung Anda. Bersama kita bisa menciptakan generasi yang sehat dan kuat melalui ASI eksklusif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas