Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Muhammadiyah Kapuas Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis, Puluhan Warga Terlayani





KUALA KAPUAS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas bersama pilar-pilar gerakannya kembali menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat melalui aksi bakti sosial khitanan massal dan pengobatan gratis. Kegiatan kemanusiaan yang berpusat di Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas ini dimotori oleh kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah setempat.
Aksi sosial yang digelar secara gratis ini disambut antusias oleh warga sekitar yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dan mengkhitankan anak mereka. Berkat sinergi yang kuat dari seluruh panitia dan tim medis, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib hingga berhasil memberikan pelayanan langsung kepada puluhan penerima manfaat. Tercatat sebanyak 18 anak berhasil mengikuti prosesi khitanan massal, sementara 37 warga lainnya mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan medis.
Keberhasilan program ini membuktikan kuatnya komitmen Muhammadiyah Kapuas dalam mengabdi kepada umat melalui bidang kesehatan dan sosial secara berkelanjutan. Melalui peran MPKU dan MDMC di sisi medis, dukungan pendanaan dari Lazismu, serta pengorganisasian lapangan oleh Ortom, kegiatan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)