Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kapuas

Dicintai Saja Tidak Cukup, Kita Juga Perlu Merasa Dikenal

Gambar
  Banyak orang ingin dicintai. Namun, ada pertanyaan yang sering luput kita renungkan: bagaimana mungkin kita merasa benar-benar dicintai, kalau kita tidak merasa benar-benar dikenal? Pertanyaan ini menjadi inti tulisan Sonja Lyubomirsky dan Harry Reis dalam artikel How Can We Feel Loved If We Don’t Feel Known? yang dimuat di Behavioral Scientist. Keduanya adalah peneliti yang mendalami kebahagiaan dan hubungan antarmanusia. Mereka menjelaskan bahwa salah satu faktor besar yang membuat seseorang bahagia bukan sekadar memiliki banyak hal, tampak sukses, atau dikagumi banyak orang, melainkan merasa dicintai secara tulus . Namun, merasa dicintai ternyata tidak selalu mudah. Banyak orang sebenarnya memiliki keluarga, pasangan, sahabat, atau lingkungan yang peduli, tetapi tetap merasa kesepian, tidak dipahami, atau kurang dihargai. Menurut Lyubomirsky dan Reis, masalahnya sering kali bukan karena tidak ada cinta, melainkan karena cara kita memahami cinta kadang keliru. Dicintai Buk...

MDMC PWM Kalimantan Tengah Laksanakan Kunjungan Kerja dan Pembinaan di Kabupaten Kapuas

Gambar
Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah melaksanakan kunjungan kerja dan pembinaan kepada MDMC Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas relawan, serta mempererat sinergi antara MDMC tingkat wilayah dan daerah dalam penanganan kebencanaan dan kegiatan kemanusiaan. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Kapuas, DR. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan serta pembinaan yang dilaksanakan oleh MDMC PWM Kalimantan Tengah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam bidang sosial, kesehatan, dan kebencanaan di Kabupaten Kapuas. Pada kesempatan tersebut, DR. H. Suwarno Muriyat juga menyampaikan rencana pembangunan Klinik Muhammadiyah di Kabupaten Kapuas sebagai upaya meningkatkan pelayanan k...

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Tinjau Pembangunan TK ABA-3 Selat yang Belum Rampung Sejak 2017

Gambar
Kuala Kapuas – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd, melakukan peninjauan pembangunan TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA)-3 Selat yang berlokasi di Jalan Nusa Indah, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas. Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Suwarno Muriyat menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pembangunan gedung yang hingga saat ini belum dapat diselesaikan, padahal proses pembangunan telah dimulai sejak tahun 2017. Menurutnya, keberadaan sarana pendidikan yang layak sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kapuas. Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah Daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan sehingga pembangunan TK ABA-3 Selat dapat diselesaikan pada tahun 2027. “Kami berharap pembangunan gedung ini dapat segera dituntaskan. Dengan dukungan berbagai pihak, mudah-mudahan pada tahun 2027 bangunan ini sudah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pendidikan. Di area halaman depan yang...

Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Muhammadiyah Kapuas Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Gratis, Puluhan Warga Terlayani

Gambar
KUALA KAPUAS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas bersama pilar-pilar gerakannya kembali menunjukkan kepedulian nyata bagi masyarakat melalui aksi bakti sosial khitanan massal dan pengobatan gratis. Kegiatan kemanusiaan yang berpusat di Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas ini dimotori oleh kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah setempat. Aksi sosial yang digelar secara gratis ini disambut antusias oleh warga sekitar yang ingin mendapatkan layanan kesehatan dan mengkhitankan anak mereka. Berkat sinergi yang kuat dari seluruh panitia dan tim medis, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib hingga berhasil memberikan pelayanan langsung kepada puluhan penerima manfaat. Tercatat sebanyak 18 anak berhasil mengikuti prosesi khitanan massal, sementara 37 warga lainnya mendapa...

IBI Cabang Kapuas Gelar Bakti Sosial, Sasar Ibu Hamil dan Masyarakat Prasejahtera

Gambar
​Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial yang menyasar kelompok rentan. Kegiatan ini difokuskan untuk memberikan dukungan moril dan materiil kepada ibu hamil, ibu bersalin, serta ibu nifas yang berasal dari keluarga kurang mampu. Langkah ini merupakan bentuk dedikasi para bidan di Kapuas dalam menjalankan peran sosialnya di luar tugas rutin medis di fasilitas kesehatan. ​Dalam pelaksanaannya, IBI Cabang Kapuas menyalurkan berbagai bantuan paket nutrisi dan kebutuhan pokok guna memastikan asupan gizi ibu dan bayi tetap terjaga. Selain pemberian bantuan fisik, para bidan juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi mengenai pentingnya perawatan masa nifas serta pemberian ASI eksklusif. Hal ini dilakukan untuk menekan risiko komplikasi pasca-persalinan yang sering kali luput dari perhatian masyarakat di daerah terpencil. ​Ketua IBI Cabang Kapuas menegaskan bahwa agenda ...

Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Layanan Kesehatan Gratis MPKU PDM Kapuas Layani 23 Peserta di Akhir Pekan

Gambar
​ KUALA KAPUAS  – Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas kembali menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pada hari Minggu (8/3/2026), MPKU menggelar aksi sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program rutin organisasi untuk memberikan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat bagi warga di wilayah Kapuas. ​Tercatat sebanyak  23 orang peserta  antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang disediakan oleh panitia sejak pagi hari. Para peserta yang hadir mendapatkan layanan skrining kesehatan lengkap, mulai dari pengecekan Gula Darah Sewaktu (GDS), pemeriksaan kadar asam urat, hingga pemantauan kolesterol. Prosedur ini dilakukan guna mendeteksi dini risiko penyakit tidak menular yang sering kali terabaikan dalam rutinitas sehari-hari. ​Selain pemeriksaan laboratorium sederhana, kegiatan ini juga memfasilitasi layanan konsultas...

PDM Kapuas Gelar Safari Ramadhan di Terusan Raya Barat

Gambar
  ​ KAPUAS  – Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melaksanakan kunjungan Safari Ramadhan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Terusan Raya Barat, Kecamatan Bataguh. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin organisasi untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memantau perkembangan dakwah di tingkat akar rumput selama bulan suci Ramadhan. ​Kunjungan yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus PDM Kapuas, tokoh agama, serta warga Muhammadiyah setempat. Dalam sambutannya, perwakilan PDM Kapuas menyampaikan bahwa Safari Ramadhan adalah momentum penting untuk menyelaraskan program kerja organisasi serta memastikan semangat ukhuwah islamiyah tetap terjaga di antara pengurus daerah dan cabang. ​Selain agenda silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan berupa mushaf Al-Qur'an secara simbolis kepada pengurus PCM Terusan Raya Barat. Penyerahan Al-Qur'an ini diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah jamaah, khus...

MDMC dan Lazismu PDM Kapuas Resmi Luncurkan Layanan Ambulans Gratis

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Majelis Penanggulangan Bencana Kesehatan (MDMC) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas resmi meluncurkan layanan unit ambulans baru. Inisiatif ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap pemenuhan kebutuhan transportasi medis masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kondisi darurat atau membutuhkan mobilisasi ke fasilitas kesehatan. ​Kehadiran unit ambulans ini bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan di wilayah Kapuas dan sekitarnya. Dengan armada yang siap siaga, MDMC dan Lazismu berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga pasien, mengingat layanan ini difokuskan untuk membantu warga yang membutuhkan tanpa memberatkan dari segi biaya operasional yang tinggi. ​Pihak PDM Kapuas menyatakan bahwa pengelolaan ambulans ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Selain untuk mengantar pasien sakit, armada ini juga disiapkan untuk m...

Kapuas Lebih Aman: Saat Pasien dan Keluarga Jadi “Mitra” Keselamatan Pelayanan Kesehatan

Gambar
  Kalau mendengar kata keselamatan pasien , banyak orang membayangkan urusan rumah sakit saja—alat canggih, dokter spesialis, ruang operasi. Padahal, keselamatan pasien dimulai dari hal yang paling dekat dengan kita: komunikasi yang jelas, obat diminum dengan benar, kebiasaan cuci tangan, dan keputusan berobat yang dipahami pasien serta keluarganya. WHO melalui Global Patient Safety Action Plan 2021–2030 menegaskan visi dunia “tidak ada yang dirugikan dalam pelayanan kesehatan” dan salah satu prinsip utamanya adalah melibatkan pasien dan keluarga sebagai mitra dalam perawatan yang aman .  Lebih jauh, WHO menekankan bahwa layanan kesehatan itu “diproduksi bersama” antara tenaga kesehatan dan pengguna layanan; karena itu keselamatan akan lebih mudah dicapai bila pasien terinformasi, dilibatkan, dan diperlakukan sebagai partner penuh , mulai dari kebijakan hingga keputusan di titik layanan ( shared decision-making ).  Di Kabupaten Kapuas—dengan wilayah yang luas, banyak des...

Membayangkan Adaptasi Iklim di Kota: Dari “Bangun Infrastruktur” ke “Belajar Bersama”

Gambar
  (Pelajaran dari webinar IMAGINE Adaptation dan ide penerapannya untuk Kabupaten Kapuas) Perubahan iklim bukan lagi cerita masa depan. Kita sudah merasakannya lewat cuaca yang makin tidak menentu, banjir yang datang lebih sering, hari-hari panas yang menyengat, atau musim yang bergeser. Pertanyaannya bukan lagi “apakah perubahan iklim terjadi?”, melainkan: bagaimana kita beradaptasi, dan bagaimana kita tahu adaptasi itu berhasil? Dalam webinar publik yang menandai tahun keempat proyek riset IMAGINE Adaptation (didanai European Research Council), para peneliti dari BC3 (Basque Centre for Climate Change) memaparkan satu gagasan penting: adaptasi tidak bisa dinilai hanya dari daftar target dan angka-angka . Adaptasi harus dipahami sebagai proses sosial—bahkan politik—yang melibatkan nilai, pengalaman, dan pengetahuan lokal. Dan untuk bisa mengevaluasi adaptasi, kita harus lebih dulu membayangkan bersama : adaptasi yang “baik” itu seperti apa bagi warga? Berikut rangkuman gagasan...

Menghargai Kekayaan Alam yang Sering Kita Lupakan

Gambar
Semak-semak di Jalan Jendral Sudirman, Kuala Kapuas Di tengah upaya kota-kota besar di seluruh dunia untuk menghijaukan kembali ruang-ruang mereka, kita yang hidup di tempat-tempat kaya akan alam seperti Kalimantan sering kali lupa bahwa apa yang kita miliki adalah sesuatu yang begitu berharga. Ketika kita melihat vegetasi liar dan keanekaragaman tumbuhan di sekitar kita, mungkin terlintas keinginan untuk “merapikan” atau mengubahnya menjadi lebih teratur. Namun, justru di sinilah letak keistimewaan yang sering dirindukan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar. Di kota besar, orang-orang berjuang untuk menanam pohon dan mengembalikan sedikit nuansa hijau yang hilang. Sementara di Kalimantan, kita sudah dikelilingi oleh kekayaan alam ini setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana kita bisa melihat ini sebagai aset yang harus dijaga, bukan dihilangkan. Dengan menyadari bahwa setiap semak dan pohon liar adalah bagian dari ekosistem yang seimbang, kita bisa belajar untuk lebih meng...

MDMC Kapuas Resmi Dibentuk untuk Periode 2025–2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 Bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas, telah diselenggarakan rapat pembentukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kapuas untuk periode 2025–2030. Melalui rapat tersebut, susunan kepengurusan MDMC Kapuas ditetapkan sebagai berikut: Ketua: Muhammad Hipni, S.Kep., Ners Wakil Ketua: Much. Busyrol Fuad, S.Psi Sekretaris: Endang Andriyani, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sri Agustina, A.Md. MDMC, atau Muhammadiyah Disaster Management Center , adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik bencana alam maupun non-alam, di seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya kepengurusan MDMC Kapuas, diharapkan akan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat Muhammadiyah terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya. Berita dikirim oleh Bapa...

APBN Maret 2025: Stabilitas Ekonomi di Tengah Dinamika Global

Gambar
  Pendahuluan   Perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketahanan di tengah tantangan global. Dalam Laporan APBN KiTa edisi Maret 2025, Kementerian Keuangan menyampaikan berbagai perkembangan terkait kondisi ekonomi nasional, penerimaan negara, serta kebijakan anggaran untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi   Pada tahun 2024, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,03%. Pertumbuhan ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat, inflasi yang terkendali, serta penciptaan lapangan kerja baru. Inflasi masih berada pada level rendah, didorong oleh program diskon listrik serta kebijakan stabilisasi harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Kondisi Nilai Tukar dan Harga Komoditas   Nilai tukar rupiah tetap stabil meskipun masih dipengaruhi oleh dinamika pasar global. Sementara itu, harga minyak mentah mengalami penurunan akibat lemahnya permintaan serta kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Indonesia terus mengoptimalkan lifti...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas