Ketersediaan Darah di UTD-RS

Stok darah per 3 Januari 2014:

A = 1; B = 8, O = 1, AB = 0

Sumber: Debi (UTD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo)

Senin, 21 April 2014

Pos Malaria Desa Tuanan

Pos Malaria Desa (Pos Maldes) Tuanan
Pada hari Jum'at, 18 April 2014 rombongan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Bu Rita Juliawati) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas (Pak Raison, Bu Tri Setyautami dan Bu Anih) dan Puskesmas Mantangai (Erlinawati) melakukan peninjauan terhadap Pos Malaria Desa (Pos Maldes) yang ada di Dusun Tuanan, Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai. Saat dikunjungi, petugas Pos Maldes tidak berada di tempat. Untuk menjembatani komunikasi dengan petugas Pos Maldes ini, rombongan melibatkan pihak desa Tumbang Mangkutup.  

Sabtu, 19 April 2014

Pembangunan SMPIT Al-Amin Dimulai

Pembangunan SMPIT Al-Amin Kapuas
Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Al-Amin Kapuas sudah dimulai sejak minggu ini. Pembangunan ini merupakan wujud keseriusan pengurus Yayasan Islam Al-Amin Kapuas untuk mewujudkan berdirinya SMPIT Al-Amin Kapuas pada tahun ajaran ini. Pembangunan ini dibiayai melalui dana yang digalang dari para donatur dan uang bangunan yang dimiliki oleh yayasan.

SMPIT ini akan mengunggulkan pelajaran Qur'an, bahasa Arab dan Inggris yang aktif serta adanya Studi Islam bagi para siswa. Rekrutmen sedang dilakukan untuk memenuhi formasi kepala sekolah. Diharapkan pada bulan April ini, seluruh struktur sekolah dapat dipenuhi.

Jumat, 18 April 2014

Penyuluhan Narkoba di Ponpes Nahdlatussalam

Bapak Fauzan sedang menyampaikan penyuluhan
Pada hari Kamis, 17 April 2014 bertempat di aula Pondok Pesantren Nahdlatussalam, Anjir Serapat Km. 11, Kecamatan Kapuas Timur, diselenggarakan kegiatan Pencegahan dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Pelajar Madrasah Aliyah. Penyelenggarana kegiatan ini adalah LPAB Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Umum Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas, Ir. H. Muhajirin, MP. Pemateri dalam kegiatan ini adalah dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc, anggota BNK Kabupaten Kapuas dan Bapak Fauzan, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas.

Rabu, 16 April 2014

Anjangsana Menyantuni Fakir Miskin

Lansia yang hidup sendiri dan tidak mampu di Pulau Telo

Lansia yang hidup sendiri dan tidak mampu di Pulau Telo

Warga Pulau Telo yang buta sejak lahir

Penghuni Rumah Singgah binaan Dinas Sosial
Pada hari Rabu, 16 April 2014, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bersama dengan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kapuas mengadakan kunjungan ke warga-warga tidak mampu di Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat. Tim mengunjungi para lanjut usia yang tinggal sendiri di rumah mereka yang sangat kecil. Selain itu kunjungan juga dilakukan terhadap lansia yang sudah tuna netra sejak lahir. Kunjungan terakhir dilakukan di rumah singgah binaan dinas sosial yang merawat penderita kelainan mental, di Desa Maluen, Kecamatan Basarang. Disemua tempat yang dikunjung, tim memberikan bingkisan kepada mereka. 

Manfaat Makan Pagi Bagi Anak

Makan pagi telah dihubungkan dengan segala sesuatu dari:

  • Ingatan lebih baik
  • Nilai ujian lebih baik
  • Perhatian lebih baik untuk mengurangi sifat lekas marah
  • Berat badan yang lebih ideal
  • Perbaikan gizi secara keseluruhan
Tips berikut ini mudah-mudahan membantu anda mengatasi masalah yang paling sering dihadapi untuk mempersiapkan makan pagi yang sehat.
  • Sesuaikan jadwal. Pastikan anda mengalokasikan waktu yang cukup bagi anak anda untuk makan tanpa tekanan. Terutama bagi bayi dan balita, hal ini termasuk menyediakan cukup waktu untuk menyuapi atau makan sendiri.
  • Pastikan makan pagi sebelum tidur. Perencanaan awal akan memungkinkan anda untuk menyediakan berbagai makanan sehat. 
  • Makan pagi siap saji. Bila anda dan anak anda sibuk sekali, coba simpan berbagai makanan bergizi yang dapat anda siapkan dan sajikan dengan cepat.
  • Pastikan tidur ada dalam menu. Pastikan anda anda tidur cukup awal sehingga dia dapat bangun lebih pagi sehingga memungkinkan untuk makan pagi. Berapapun usia mereka, anak-anak yang lelah cenderung ngambek, dan anak yang ngambek kecil kemungkinannya mau duduk untuk makan pagi. 
  • Perluas wawasan anda. Pikirkan protein, pikirkan buah-buahan dan sayur-sayuran, dan pikirkan hal yang lain daripada biasa agar makan pagi tidak hanya "cereal" dan susu.
  • Minta dukungan dari tempat penitipan anak dan sekolah. Pastikan untuk memeriksa apa pilihan makan pagi di sekolah atau tempat penitipan anak anda. Dengan banyaknya perhatian yang diberikan pada makanan yang dimakan oleh anak kita diluar rumah, anda mungkin menemukan pilihan makan pagi yang seimbang pada menu, dan anak anda mungkin lebih mudah untuk memakannya jika dia makan bersama dengan anak-anak yang lain.

Sumber: Breakfast for Learning

RSUD Kapuas Penerima UpToDate International Grant Subscription Program

Pada tahun 2010 ketika Komite Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dipimpin oleh dr. Santi Candra Dewi, SpOG, rumah sakit menerima UpToDate International Grant Subscription Program. Program ini memberikan kesempatan pada seluruh staf rumah sakit untuk menggunakan UpToDate untuk mencari artikel tentang kedokteran yang terbaru. Akses ini diberikan dengan melihat pada IP Address. Sehingga setiap orang yang mengakses UpToDate dari alamat tersebut tidak akan dikenakan biaya.

Berdasarkan data dari GHDOnline, di Indonesia hanya ada dua rumah sakit yang menerima "grant" ini yaitu RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan rumah sakit di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Saat ini hanya satu orang saja yang memanfaatkan akses ini di Kapuas, karena setelah "grant" berjalan selama satu tahun, sangat sedikit petugas yang mengakses situs medis berbahasa Inggris ini. Situs ini memberikan akses gratis bagi individu di seluruh dunia yang memerlukan informasi tentang kedokteran mutakhir dalam pekerjaan mereka.

Selasa, 15 April 2014

Pelatihan Kader Posbindu Penyakit Tidak Menular di Palingkau

Para kader mencoba alat bantu Posbindu
Pada hari Senin-Selasa, 14-15 April 2014 bertempat di Posyandu Palingkau Baru, dekat Puskesmas Palingkau, Kecamatan Kapuas Murung, dilaksanakan kegiatan Pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang kader dari Kecamatan Pulau Petak dan Kecamatan Kapuas Murung. Materi pelatihan ini disampaikan oleh Bapak Hari Satrisno dan Ibu Tri Setyautami dari Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Dalam pelatihan ini, para kader selain dibekali dengan pengetahuan yang bersifat teknis, mereka juga diminta untuk memperagakan peran sebagai kader dengan menempati posisi di lima meja Posbindu. Seluruh kader merasakan semua alat bantu yang akan mereka gunakan seperti alat untuk mengukur tekanan darah secara digital, mengukur lingkar perut, alat untuk menganalisa lemak tubuh, alat uji fungsi paru sederhana ("peak flow meter").

Senin, 14 April 2014

Demam Tas Benang Kru

Ibu-ibu Dharma Wanita Kesehatan dengan tas-tas benang Kru yang lagi ngetrend
Saat ini di Kuala Kapuas kaum perempuan sedang rajin-rajinnya membuat tas dari benang Kru. Asalkan mau belajar, meluangkan waktu, Insya Alloh siapapun bisa membuat tas yang unik ini. Modelnya bisa bermacam-macam, demikian juga dengan detil pola rajutannya. Warnanya pun bisa dipilih sesuai selera, mau paduan warna kontras atau harmonis, atau tidak matching sama sekali. Bermodal beberapa ikat benang kru, waktu luang, dan ketekunan, tas ini bisa diselesaikan bahkan paling cepat dalam beberapa hari saja. Ada juga yang mengembangkan kreasinya untuk dompet, tempat tissue, bahkan bakul. Selain hasilnya bisa dipakai sendiri, jika dijual dapat menambah pendapatan keluarga. Untuk yang punya banyak waktu, silakan bisa membuat sendiri. Untuk yang sibuk, dengan harga Rp 150-200 ribu sudah bisa mendapatkan tas yang cantik. 

Ibu-ibu yang tergabung dalam Darma Wanita Persatuan Kesehatan yang merupakan penggabungan dari Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo tidak ketinggalan ikut ambil bagian. Pada saat arisan bulanan tanggal 9 April 2014 lalu,   diajarkan simpul-simpul dasar untuk membuat tas. Sebagai pengajar adalah bu Misdi dan bu Rina, karena mereka berdua telah membuat tas-tas sendiri. Melihat tas-tas kru tersebut, penulis ingat beberapa tahun lalu di Malioboro membeli tas rajutan yang ternyata sengaja dibuat untuk para turis. Warnanya kalem dan harmoni, buatannya rapi.  

Mudah-mudahan kaum perempuan di Kuala Kapuas pun bisa memanfaatkan hobby ini tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengharumkan Kuala Kapuas dengan motif rajutan benang Kru yang khas motiv Dayak.   

SMK Al-Amin Bidang Keahlian Kefarmasian

Promosi SMK Al-Amin Bidang Keahlian Kefarmasian
Sejak tahun lalu, Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas, sudah mempersiapkan berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan. Pada awalnya masih bingung bidang keahlian apa yang akan diambil. Namun setelah melalui diskusi yang cukup panjang dikalangan pengurus yayasan dan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, akhirnya diputuskan untuk memilih keahlian kefarmasian. Potensi yang dilihat adalah, banyaknya toko obat dan apotek yang ada di Kabupaten Kapuas, serta peluang untuk membuka usaha sendiri di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas.

Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor telepon 085252841044.

PMR dan Pramuka MTsN Selat Tanam Pohon


Kuala Kapuas (Inmas),  Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka MTsN Selat melakukan penanaman pohon pelindung di halaman madrasah. Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen dari para anggota organisasi  kedua  eskul,  untuk  turut  mensukseskan terciptanya lingkungan madrasah hijau dan bersih. Penanaman pohon ini merupakan salah satu agenda  dalam latihan rutin Pramuka  serta  rangkaian acara Pelantikan Pengurus  dan Pengukuhan  Anggota PMR dan kedua momen tersebut pelaksanaannya bersamaan,  Sabtu (12/4).

Area yang dijadikan tempat penanaman yakni halaman dalam  depan gedung sebelah kanan yang selama ini masih belum ditanami dengan pohon pelindung, sedangkan   tanaman yang ditanan jenis tanaman keras  berupa pohon Tanjung.  

Kepala MTsN Selat Sriyadi, M.Pd melalui Wakamad Sapra H. Khairul Fahmi, M.S.I sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh anggota Pramuka dan PMR. Kepedulian terhadap lingkungan madrasah diharapkan dilakukan juga dilingkungan masyarakat.

Selain itu lanjut H. Khairul Fahmi,   pihak madrasah  memberikan saran untuk menanam pohon Tanjung, mengingat pohon ini apabila sudah besar  memiliki cabang dan ranting yang rimbun, daunnya tidak mudah rontok sehingga tidak mengotori halaman.

“Pada saat siang hari sinar matahari memantul dari halaman yang cor  bersemen ke ruang  kelas, dengan penanaman pohon ini, nanti akan mengurangi pantulan panas yang ada, sehingga ruangan menjadi dingin,” katanya.


Sebelumnya, lanjut H. Khairul Fahmi, dipinggir halaman juga sudah ditanami tanaman hias jenis   asoka dan pangkas kuning, berhubung halaman depan gedung tersebut masih  panas pada saat siang maka sangat diperlukan tanaman pelindung  dari terik matahari. (andg)