Minggu, 26 Juni 2016

Pertarungan memperebutkan kekuasaan

Bila hal ini terjadi dalam dunia binatang, maka hal yang sama juga terjadi dalam dunia manusia. Pertarungan yang kita lihat secara terbuka adalah antara dua orang petinju. Pertarungan dalam skala besar bisa kita lihat dalam peperangan. Rupanya hal seperti ini terjadi dalam semua aspek kehidupan manusia, baik dalam masalah politik, sosial, ekonomi dan budaya. Masing-masing berusaha untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya.

Ada ustadz yang merasa terancam ketika ada ustadz lain yang masuk dalam wilayahnya. Ada guru mengaji yang merasa terancam bila ada orang lain yang mulai mengajarkan Iqra kepada anak-anak di sekitar rumahnya.

Betapa banyak perusahaan yang mengupayakan agar pesaing bisnisnya tidak bertahan lama diwilayah tersebut dengan jalan membanting harga, sehingga pelanggan lari ke produknya. Setelah lawan tersingkir, harga kembali dinaikkan.

Kadang-kadang pertarungan ini tidak hanya dengan uang, tetapi juga dengan menggunakan media massa atau dengan jalan menyebarkan isu-isu negatif tentang lawannya. Jadi pertarungan diatas dapat menjadi cermin bagi kita dalam kehidupan ini.


Buka Puasa Bersama Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD di Panti Asuhan Budi Sejahtera

Anak-anak panti asuhan saat mengikuti kegiatan buka puasa bersama
Pada hari Sabtu, 25 Juni 2016, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama di Panti Asuhan Budi Sejahtera. Kegiatan ini diikuti oleh 35 orang penghuni panti ditambah dengan staf rumah sakit beserta keluarga. Kegiatan tersebut diisi dengan siraman rohani yang membicarakan masalah Bani Israil yang telah banyak menerima nikmat dari Allah SWT tapi mereka tidak mau beriman kepada nabi akhir zaman. Selain itu juga disinggung masalah teladan dari da'i serta minta tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat.

Setelah buka puasa bersama dilanjutkan dengan shalat maghrib berjama'ah lalu makan malam. Setelah makan malam, direktur rumah sakit, dr. H. Bawa Budi Raharja, MM membagikan bingkisan bagi penghuni panti asuhan serta anak-anak karyawan rumah sakit yang mengikuti kegiatan tersebut.


Fakta-fakta tentang menyusui bagi ayah

  • Bayi yang menyusu cenderung lebih sehat dibandingkan dengan bayi yang menggunakan susu formula - dan anda tidak perlu menggunakan botol, harga yang mahal dari susu formula, atau peralatan lain. Anda akan menghemat uang.
  • Menyusui dapat mengurangi resiko kanker payudara, kanker indung telur dan kanker rahim pada kehidupan ibu selanjutnya, dan dapat mengurangi resiko osteoporosis (pengeroposan tulang).
  • Wanita yang menyusui menggunakan simpanan lemak yang mereka kumpulkan selama hamil untuk menghasilkan air susu
  • Wanita yang menyusui lebih dari dua belas bulan selama kehidupan mereka cenderung memiliki resiko yang lebih rendah untuk menderita tekanan darah tinggi, tinggi kolesterol, penyakit jantung, dan diabetes.
  • Persepsi ibu tentang sikap suaminya terhadap menyusui adalah salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi keputusannya untuk menyusui.
  • ASI eksklusif tanpa susu formula tambahan atau makan makanan padat, menunda 'ovulasi' ibu dan bekerja sebagai kontrasepsi alama selama  enam bulan sesudah melahirkan, jika ibu belum menstruasi dan jika bayinya terus menyusu siang dan malam.
  • Ibu yang menyusui yang mana suaminya mendukungnya dalam pekerjaan rumah, lebih mungkin untuk berhasil dan tetap menyusui lebih lama, menikmati kehidupan berkeluarga, dan memiliki lebih banyak energi untuk kehidupan rumah tangganya.
  • Perkembangan otak bayi bergantung pada berulangnya interaksi verbal, fisik dan emosional dengan pengasuh yang mencintainya. Bayi perlu diajak bernyanyi, bermain sebagaimana mereka memerlukan waktu untuk menyusui.
  • Kontak mata antara orang tua dan bayi penting untuk perkembangan bayi. Ibu dan bayi seringkali melakukan kontak mata selama menyusui. 
  • ASI ekslusif dilakukan selama 6 bulan. Ibu dapat terus menyusui sampai 2 tahun.
Sumber: Facts for Father About Breastfeeding dengan modifikasi


Sabtu, 25 Juni 2016

Siraman rohani di Puskesmas Melati

Ibu Siti Suparti sedang menyampaikan siraman rohani
Setiap tahun Puskesmas Melati menyelenggarakan kegiatan rohani bagi petugas yang beragama Islam. Pada tahun ini, kegiatan dilaksanakan pada hari Jum'at, 24 Juni 2016 di rumah dinas yang ada di samping Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas. Dalam kesempatan ini yang berkesempatan untuk memberikan tausiyah adalah Ibu Siti Suparti, S.Hut, bagian Humas Persaudaraan Muslimah (Salimah). Pesertanya adalah para ibu-ibu yang ada di puskesmas, puskesmas pembantu, dan poskesdes.


Pengumuman Hasil Seleksi Pegawai Yayasan Islam Al-Amin Kapuas Tahun 2016

Hasil seleksi pegawai Yayasan Islam Al-Amin Kapuas 2016
Peserta yang lulus seleksi adalah:
  • Muhammad Shodiq
  • Zarina Puspita
  • Khalimatus Sa'diyah
  • Nazmi Trisnawati
  • Ade Sugeng Suprianto
  • Muhammad Angga
Bagi peserta yang dinyatakan LULUS harap mengikuti tahapan selanjutnya yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 13 Juli 2016 di Kantor Yayasan.