Kamis, 25 Mei 2017

Hikmah dibalik puasa - Muhammad Nashiruddin Al-Albaani

Puasa diwajibkan dalam rangka membuat seorang Muslim semakin dekat kepada Allah dan meningkatkan takwa kepada-Nya. Sebagaimana shalat yang tujuannya tidak hanya melaksanakan rukun dan syaratnya saja, tetapi dia juga harus memperhatikan tujuan dan hikmah mengapa Allah mewajibkan shalat lima waktu kepada mereka, siang dan malam. Allah berfirman dalam Surat Al-Ankabut, 29: 45 yang artinya: "Sesungguhnya, shalat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar ..." Jadi shalatnya seorang Muslim diterima oleh Allah sesuai dengan seberapa banyak hal tersebut mencegahnya dari perbuatan keji dan mungkar.

Rasulullah SAW merujuk masalah shalat ini dalam hadits sahih, dimana beliau bersabda, "Sesungguhnya seorang hamba shalat dan tidak ada yang ditulis baginya kecuali sepersepuluh, sepersembilan, seperdepalan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, setengah darinya," dan beliau berhenti disana. Hal ini mengindikasikan bahwa shalat yang sempurna sangat sulit dilakukan seorang Muslim. Yang terbaik diantara mereka adalah orang yang dicatat setengah dari shalatnya kemudian sampai sepersepuluhnya.. Itupun kalau shalatnya diterima oleh Allah SWT. 

Terkait dengan puasa Rasulullah SAW bersabda, "Betapa banyak orang yang berpuasa tapi dia tidak mendapatkan kecuali lapar dan dahaga dari puasanya, " Mengapa? Karena dia tidak pernah berhenti dari apa yang dilarang oleh Allah SWT. Dia hanya membatasi dirinya pada apa-apa yang membatalkan puasa secara materi. Jadi dia berpikir bahwa dia sedang berpuasa. Tentang orang yang demikian kita katakan, "Dia berpuasa tapi tidak berpuasa." Dia berpuasa hanya dengan menahan dari dari apa-apa yang membatalkan puasa secara materi tetapi dia tidak berpuasa karena dia tidak menahan dirinya dari apa-apa yang membatalkan puasa secara abstrak. Itulah sebabnya beliau bersabda, "Berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan dahaga dan berapa banyak orang yang shalat tidak mendapatkan apa-apa kecuali kurang tidur dan kelelahan karena shalat."

Kita berharap semoga Allah SWT menginspirasi kita untuk menghindari kedua hal yang membatalkan puasa, yang bersifat materi dan bersifat abstrak. Semoga Allah SWT menginspirasi kita untuk melaksanakan shalat yang diterima oleh-Nya, shalat yang mencegah perbuatan keji dan mungkar. 

Sumber: The Wisdom Behind Fasting

Para guru kontrak yang menerima SK Bupati secara simbolis - Foto

Guru kontrak berfoto bersama Forkompida
Foto diatas diambil pada hari Rabu, 24 Mei 2017 di Stadion Panunjung Tarung saat apel gabungan Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Ulang Tahun Provinsi Kalimantan Tengah.

Manusia juga senang dengan yang terang-terang

Mati lampu di Langgar Al-Inayah
Pada hari Rabu, 24 Mei 2017 sekitar pukul 17.10 WIB lampu mati tak lama setelah itu terdengar suara berdentum dari arah kejauhan. Rupanya ada kerusakan di gardu induk PLN. Kematian ini terjadi di seluruh kota Kuala Kapuas.

Ketika admin menuju Apotek Murah, saat melewati Indomaret banyak sekali motor parkir di depannya. Saat selesai dari apotek, admin berhenti di seberang Indomaret di Jalan Tambun Bungai ingin melihat apa yang sedang terjadi. Rupanya anak-anak muda banyak yang nongkrong di depan Indomaret yang sangat terang lampunya.
Suasana di depan Indomaret Tambun Bungai

Rabu, 24 Mei 2017

Rapat Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Gerakan Berantas Kembali Malaria Tahun 2017

Sekda Kapuas, Rianova, SH (tengah) memberikan sambutan
Pada hari Rabu, 24 Mei 2017 bertempat di ruang rapat Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor Gerakan Berantas Kembali Malaria di Kabupaten Kapuas Tahun 2017. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dari Forum Gerakan Berantas Kembali Malaria (Penyakit Tular Vektor) di Kabupaten Kapuas.

Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Rianova, SH. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kasus malaria masih banyak di Pasak Talawang, Timpah dan Tumbang Muroi terutama ditempat-tempat bekas penambangan liar yang menjadi tempat perindukan nyamuk. Mikrofilaria masih ditemukan dalam darah anak-anak di Kapuas, sehingga pengobatan yang pernah dilakukan harus diulang kembali. Masyarakat diharapkan untuk melaksanakan gerakan 3M plus untuk mengendalikan penyakit demam berdarah dengue.

Dalam paparannya tentang Situasi Penyakit Tular Vektor di Kabupaten Kapuas, Bapak Bambang Wicaksono, MSc.PH menyampaikan bahwa API Kapuas 2011-2016  - 0,38% (2016). Kemudian dinas kesehatan mengalami kesulitan dalam distribusi kelambu kepada penambang liar. Kelambunya ada.

Kasus Filariasis banyak di Mandomai (terbanyak), Sei Tatas. Bulan Oktober 2017 ada pengobatan massal filariasis. 

Desember – Februari merupakan bulan terbanyak kasus demam berdarah dengue. Tahun 2017 sudah ada 10 kasus. Sudah dilakukan fogging fokus. Case fatality rate-nya masih 2% (target 1%). Geber PSN dan Satu Rumah Satu Jumantik (Instruksi Bupati Kapuas 2016). Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies tertinggi di Pujon. Untuk HIV, kita masih kesulitan menjangkau kelompok rentan.

Dalam sambutannya tentang Kemitraan Menuju Eliminasi Malaria, dr. Endang Srilestari P, M.Kes, Kepala Bidang P2 Dinas Kesehatan Provinsi Ksalimantan Tengah mengharapkan Kapuas bisa eliminasi malaria tahun 2018. Pada tahun 2012 yang lalu komitmen eliminasi ditandatangani oleh semua bupati (Kapuas - Muhammad Mawardi) dan semua organisasi profesi. Beliau juga menyampaikan peran yang harus dilaksanakan oleh lintas sektor.

Menyikapi presentasi dari dr. Endang, Bapak Sekda menginformasikan bahwa Pertambangan dan Kehutanan sudah merupakan kewenangan provinsi. Sehingga diharapkan para penambang dan perambah hutan didekati oleh Puskesmas. 

Ratusan guru kontrak ikuti apel gabungan

Suasana apel gabungan di Stadion Panunjung Tarung
Pada hari Rabu, 24 Mei 2017 bertempat di Stadion Panunjung Tarung dilaksanakan kegiatan apel gabungan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Kebangkitan Nasional, dan Hari Jadi Kalimantan Tengah. Dalam apel ini ada hal yang baru dimana ada sekelompok peserta upacara yang mengenakan pakaian putih hitam. Rupanya mereka adalah para guru kontrak yang baru saja diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. 

Hiburan berupa lagu-lagu nusantara disampaikan oleh Paduan Suara SMA Negeri 2 Kuala Kapuas. Setelah upacara selesai para guru kontrak menerima SK dari Bupati secara simbolis yang diwakili oleh satu guru untuk masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas. Berikut video-videonya: