Muhammadiyah Kapuas Nyatakan Dukungan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria

Gambar
  Kuala Kapuas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyatakan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pertemuan Forum Kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang dilaksanakan di Hotel Fovere Kapuas. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PDM Kapuas melalui Lazismu menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Lazismu bersama MPKU dan MDMC. Ketua Lazismu Kapuas menjelaskan bahwa Lazismu memiliki enam pilar program utama, salah satunya adalah Pilar Kesehatan. Melalui pilar ini, Lazismu secara rutin melaksanakan ke...

Penilaian Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah

 Pada hari Sabtu, 21 April 2012, tim penilai Lomba Pemanfaatan Toga Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang terdiri dari dr. Endang Don Leiden, Eri Egahni Ben Brahim, Yulka dan lain-lain mengunjungi beberapa peserta lomba di Kabupaten Kapuas.
Dari kiri ke kanan: Ibu Tri Lestari, Ibu Rusmiati dan Ibu Wening Sejati
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Posyandu Karya Sejati yang terletak di Jl. Tambun Bungai Gg. Va, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas. Posyandu ini dipimpin oleh Ibu Wening Sejati. Posyandu ini mengelola Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dibawah bimbingan Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan PKK Kabupaten Kapuas.
Jamu dengan bahan dari tanaman obat keluarga
Toga yang mereka miliki diolah menjadi jamu yang dapat langsung dinikmati. Produknya berupa jamu yang terbuat dari Kunyit Asam, Beras Kencur, Jahe dan Sirih.
Tim Penilai dari provinsi langsung mencicipi jam yang sudah dibuat tersebut. Semoga hasil kerja keras ibu-ibu ini akan membuahkan hasil.

Komentar

  1. Mudah2an program toganya dlaksanakan sesuai tujuan yg "sebenarnya",bukan hanya melakukan agenda semata apalagi kalo jadi ajang "bungkus" oleh2,mf.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)