Kapuas Bisa Meniru Siprus: Deteksi Dini Kanker Payudara yang Menggabungkan Sistem Layanan + Edukasi Kreatif Know Your Lemons

Gambar
  Kanker payudara sering terlambat diketahui bukan karena orang tidak peduli, tetapi karena banyak dari kita tidak tahu tanda-tandanya dan tidak yakin harus berbuat apa saat ada perubahan pada payudara. Banyak orang juga mengira tanda kanker payudara hanya “benjolan”, padahal gejalanya bisa beragam. Akibatnya, pemeriksaan sering tertunda—dan ketika akhirnya diperiksa, kondisinya sudah lebih berat. Padahal, jika ditemukan lebih awal, penanganan jauh lebih efektif. Karena itu, strategi yang paling masuk akal untuk daerah adalah memperkuat upaya promotif dan preventif : meningkatkan pengetahuan warga, membangun kebiasaan deteksi dini, lalu memastikan layanan kesehatan siap menindaklanjuti dengan cepat. Artikel ini menggabungkan dua inspirasi penting: Praktik penguatan skrining dan akses layanan dari Siprus (Cyprus) , yang menekankan deteksi dini dan skrining terorganisir sebagai cara mengurangi ketimpangan akses dan memperbaiki hasil kesehatan.  Pendekatan edukasi kreatif Know ...

Monitoring Pemanfaatan Filter Keramik Di Desa Handiwung

Mas Agung mencicipi air dari filter keramik
Rombongan dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Palang Merah Spanyol (SRC) dan Palang Merah Indonesia pada hari Jum'at, 7 Maret 2014 mengunjungi Desa Handiwung. Kunjungan ini dilakukan untuk melakukan monitoring pemanfaatan filter keramik yang sudah dibagikan oleh PMI Kabupaten Kapuas satu bulan yang lalu. Bantuan pengadaan filter keramik ini diperoleh dari Palang Merah Spanyol.
Air dari filter keramik yang juga digunakan untuk pelanggan warung
Sebagian warga melaporkan adanya keran yang rusak. Setelah dibetulkan oleh Mas Agung dari IFRC, keran tersebut bisa berfungsi kembali. Dirumah yang lain ada yang keramiknya mengeluarkan air terlalu sedikit, setelah diperbaiki oleh Mas Agung, alirannya kembali lancar. Demikian juga dengan keramik yang tidak bisa mengeluarkan air, setelah dicoba lagi, airnya kembali mengalir.
Dua filter keramik untuk keluarga besar
Semua penerima filter keramik menggunakan apa yang sudah mereka terima untuk keperluan sehari-hari. Bahkan ada yang menggunakan air ini untuk melayani pelanggan warung makannya. Mereka merasakan manfaat dari keberadaan filter keramik ini, karena mereka tidak perlu lagi memasak air untuk memperoleh air yang bebas kuman.
Wawancara Mas Wira (ICRC) dengan seorang Ibu
Sebagian warga yang diwawancarai mengatakan bahwa mereka mau membeli filter keramik yang sudah mengecil mengingat harganya tidak terlalu mahal (Rp 90.000). Namun mereka masih belum mengetahui, dimana mereka bisa membeli filter keramik tersebut. Sedangkan untuk keran-keran yang rusak, mereka bisa membeli keran baru di pasar setempat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas