DPD PPNI Kabupaten Kapuas Go LMS Plataran Sehat

Gambar
  Sejak diberlakukannya UU Kesehatan No 17 Tahun 2023, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Kapuas, tidak dapat melaksanakan Seminar Keperawatan ber SKP, dikarenakan semua kewenangan organisasi diambil alih Kementerian Kesehatan. Tapi DPD PPNI Kabupaten Kapuas tidak patah semangat mengingat anggota PPNI Kabupaten Kapuas berjumlah 1035 yang tersebar di 17 Kecamatan,  Pada hari ini, Sabtu, 20 Juli 2024, DPD PPNI Kabupaten Kapuas bisa kembali melaksanakan Seminar Keperawatan ke 7 ber SKP Kementerian Kesehatan. Hal ini merupakan komitmen DPD PPNI Kabupaten Kapuas dalam memberikan pelayanan kepada anggota PPNI. Adapun seminar hari ini diikuti peserta 200 sesuai kuota yang diberikan LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan. Adapun materi seminar diantaranya : 1. Tips dan Trik  Mencapai SPM TB Dengan Mudah  di Puskesmas oleh Afriani Sintha, S.Kep,. Ners 2. Tatalaksana Pasien Hipertensi di Puskesmas oleh Muhammad Hipni, S.Kep., Ners 3. Peran Serta Per

AMEPA Muslim Mosque

Mimbar masjid AMEPA Muslim
Pada hari Jum'at, 16 Mei 2014, penulis pergi ke Mabini street menuju mesjid yang pernah ditunjukkan oleh teman dari Zamboanga, Mindanao. Ketika beberapa kali menengok tempat yang pernah ditunjukkan, penulis tidak menemukan tempat tersebut, jangan-jangan salah jalan. Akhirnya penulis bertanya kepada penjaga Money Changer yang ada di jalan tersebut. Dia menunjukkan bahwa di gedung BDO lantai tiga ada masjid. Penulis langsung ke sana.

Shalat Jum'at di gedung ini menggunakan masjid dan ruang seminar yang ada di sampingnya. Masjid di sini hanyalah satu ruangan berukuran sekitar 7 x 7 meter. Khutbah Jum'at disampaikan dalam bahasa Tagalog. Jama'ah berasal dari berbagai macam bangsa, mulai orang lokal (Filipinos, Indonesia, India, Bangladesh sampai ke Timur Tengah).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan