Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

AMEPA Muslim Mosque

Mimbar masjid AMEPA Muslim
Pada hari Jum'at, 16 Mei 2014, penulis pergi ke Mabini street menuju mesjid yang pernah ditunjukkan oleh teman dari Zamboanga, Mindanao. Ketika beberapa kali menengok tempat yang pernah ditunjukkan, penulis tidak menemukan tempat tersebut, jangan-jangan salah jalan. Akhirnya penulis bertanya kepada penjaga Money Changer yang ada di jalan tersebut. Dia menunjukkan bahwa di gedung BDO lantai tiga ada masjid. Penulis langsung ke sana.

Shalat Jum'at di gedung ini menggunakan masjid dan ruang seminar yang ada di sampingnya. Masjid di sini hanyalah satu ruangan berukuran sekitar 7 x 7 meter. Khutbah Jum'at disampaikan dalam bahasa Tagalog. Jama'ah berasal dari berbagai macam bangsa, mulai orang lokal (Filipinos, Indonesia, India, Bangladesh sampai ke Timur Tengah).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)