Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Lokakarya Adaptasi Modul Surveilans Berbasis Masyarakat



Mulai hari Selasa-Kamis, 26-28 Februari 2019 bertempat di Aula Padjadjaran, Royal Padjadjaran Hotel, Bogor, Jawa Barat dilaksanakan kegiatan Lokakarya Adaptasi Modul Surveilans Berbasis Masyarakat (Community Based Surveillance). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia dan disponsori oleh International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC) dan USAID. 

Hadir dalam pertemuan ini para pelatih program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM), para perwakilan divisi di pusat Palang Merah Indonesia, perwakilan dari PMI, Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian / Peternakan dari Pandeglang (Banten), Bogor (Jawa Barat), Boyolali (Jawa Tengah) dan Tabanan (Bali) serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian. 

Pertemuan ini menyepakati alur pelaporan, definisi kasus serta tugas dan fungsi masing-masing pengampu kepentingan dalam program ini.

Program Surveilans Berbasis Masyarakat ini akan dimasukkan ke dalam Community Pandemic Preparedness Programme (CP3). 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan