Postingan

Menampilkan postingan dengan label 1933

Transformasi Digital di Kabupaten Kapuas: Menuju Pemerintahan Berbasis Elektronik

Gambar
  Pada hari Rabu, 5 Juni 2024, Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan "Persamaan Persepsi Penyusunan Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)" di Hasupa Ballroom Fovere Hotel, Kuala Kapuas. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kapuas, dan dihadiri oleh 130 peserta dari berbagai perangkat daerah, kecamatan, serta puskesmas di lingkungan Kabupaten Kapuas. Memahami Tantangan Awal: Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE di Kabupaten Kapuas. Tantangan awal yang dihadapi meliputi masalah sumber daya manusia (SDM) dan ego sektoral di mana masing-masing memiliki sistem dan aplikasi sendiri. Perubahan ini diharapkan dapat menyelesaikan beberapa tahapan dalam reformasi birokrasi. Output dan Outcome yang Diharapkan: Hasil dari kegiatan ini akan melahirkan Peraturan Bupati yang menjadi panduan semacam Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Pengantar Singkat Bahasa Dayak Ngaju (5)

Latihan. Tana toh bahalap toto - Ladang ini sangat bagus .  Ela ikau omba akan tana! -  Kamu jangan ikut ke ladang Kilen, ie haban? - Bagaimana, dia sakit? Iyoh, tuan. - Ya, tuan. Aton surat bara guru. are tarimakasih! - Ada surat dari guru, terima kasih banyak! Salamat jalan! - Selamat jalan! Keleh keton omba akan huma! - Lebih baik kalian ikut ke rumah Ewen hindai jari kuman. - Mereka belum selesai makan Kuman hindai! Are bari joho. - Makan lagi! Banyak nasi kaldu Kareh ie dumah kea. - Nanti dia datang juga Koe tuan buli huma. - Kita berdua pulang ke rumah Jewu itah sampai Mandomai. - Besok kita sampai Mandomai Ewen toh dumah bara tanah Balanda. (Holland.) - Mereka datang dari tanah Belanda Ikei hindai harati auch keton. - Kami belum mengerti ucapan kalian Sungei toh are lauk. - Sungai ini banyak ikan Aton are behas hindai. - Masih ada banyak beras Amak toh hindai brasih. - Tikar ini belum bersih Toto ie jaton? Toto. - Benarkah ia belum? Benar Hindai ewen sampa

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kata benda dengan awalan Jalah toh bujur. - Huma te korik. - Lewu toh hai tuntang bahalap. - Ie oloh korik. (tingkat rendah). - Danum jetoh papa. - Oloh te bujur. - Kabon korik te bahalap. - Huma toh dia hai. - Andau toh andau hai. Kalimat sederhana yang dibentuk dari kata sehari-hari Ingat: Kalimat biasanya dimulai dengan subyek , diikuti dengan predikat dan obyek . Diawal kalimat anda juga meletakkan kata yang harus ditekankan. Kemurnia suku juga penting. Tensesnya dibentuk oleh "aton", nya; "jari", sudah; "kareh," masa depan, akan, dan "akan," akan, harus, semuanya mendahului kata kerja. Seringkali tense hanya hasil dari konteks. omba, pergi bersama-sama awi , lakukan, lakukanlah dumah , datang buli , kembali ke nahuang, handak, maku, ingin imbit , itu akan dibawa gau , mencari harati , memahami Aku omba keton. Aku ikut denganmu. Omba aku , pergi dengan saya Awi te ! Lakukan itu Imbit danum ! Bawa air Bu

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (3)

Kata ganti penanya narai? en?  - apa? seperti apa? "Narai?" menanyakan lebih lanjut tentang nama, penamaan sesuatu.  Dinges, "en?" setelah itu, maknanya, alasannya.  eweh? siapa? hanya menanyakan tentang seseorang. Kata-kata dan contohnya. guru, guru tuan , tuan tabe , selamat bara, dari, sudah pisang , pisang dia , tidak jaton (dia aton) , tidak berada disana; tidak tuntang , dan; dengan Narai jetoh? Ada apa ini? Narai te? Apa itu?  Kabon . Kebun.  Kabon en?  Kebun apa?  Kabon pisang . Kebun pisang. Aton guru?  Apakah guru disana? Aton. Dia ada disana. Aton lauk? Apakah ada ikan? Jaton . Tidak ada .  Aton danum?  Apakah ada air? Aton oloh?  Apakah ada orang? Apakah ada orang dirumah? Eweh aton? Siapa disana? Eweh ikau? Siapa kamu? Eweh ie toh? Siapa ini? Ie bara Banjar. Dia dari Banjarmasin. Are tabe bara tuan N. N. Banyak salam dari Mr. N. N. Tabe keton! Bersyukurlah Ingat: Jika kata "eweh" berada setelah kata "oloh&q

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (2)

Kata Ganti Kata ganti orang aku , saya ikau , kamu ie , dia itah , kami ikei , kami keton , mereka ewen , mereka Rangkap: koe , kamu (atau: dia) dan saya, kami berdua; ndue (dari keton due) anda (atau: kamu) berdua Kata ganti tunjuk toh , ini dan jetoh , disini. Keduanya menunjuk pada sesuatu, yang sangat dekat dengan pembicara. te , itu, di sana dan jete , itu, hal ini menunjukkan ada sesuatu yang lebih jauh dalam ruang dan waktu. Pada awal kalimat toh berarti "sekarang" atau "di sini"; Dalam kasus ini sama dengan "ada" atau "lalu"; te dalam kasus ini sama dengan "ada" atau "lalu" Contoh: Ie aton . Dia ada disana Aku toh . Ini aku Toh aku . Aku disini Te ie . Disana dia Ie toh . Ini Ewen te . Itu Andau toh . Hari ini Andau te . Hari itu atau pada hari itu Jetoh ie . Ini dia Toh aton piring . Ini piring Te huma korik te . Ada rumah kecil Ingat : Setiap kata yang tidak perlu dihilangkan, bi

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (1)

Basa Ngaju, bahasa sebagian besar suku Dayak di wilayah Borneo yang dikuasai oleh Belanda. Hampir semua kata dasar memiliki dua suku kata. Aturannya, suku kata kedua lebih ditekankan. Kata dasar sebagai kata benda Beberapa kata, terutama nama, dengan sendirinya adalah kata benda. Tidak ada bentuk tunggal atau jamak, deklinasi atau genus. Misalnya oloh (orang), lauk (ikan); amak (Matten); piring . Akar beberapa kata kerja dapat juga berasal dari kata benda, misalnya: tangis , imbing (menahan); kanan (untuk dibuang) Kata benda dengan atribut huma korik , rumah kecil lewu hai , desa besar kabon bahalap , kebun yang indah danum papa , air yang kurang baik jalan bujur , jalan yang lurus due piring , dua piring isut andau , beberapa hari are oloh , banyak orang Namun: oloh are , orang banyak. tana , sawah lewu , desa, kota huma , rumah jalan , rute andau , hari, cuaca, waktu kabon , kebun danum , air aton , berada disana korik , kecil hai, besar, tebal ba

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan