Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Foto Kenangan Dokter Dody Firmanda di Kapuas

Dokter yang dilahirkan pada tanggal 20 Februari 1959 ini menamatkan pendidkan kedokteran umum di Universitas Indonesia tahun 1986. Setelah itu beliau melaksanakan wajib kerja sarjana di Kabupaten Kapuas. Beliau selama bertugas sebagai dokter umum di Kapuas tahun 1986-1989 pernah menjabat sebagai kepala Puskesmas Basarang dan Puskesmas Selat.

Pada tahun 1993 beliau menyelesaikan pendidikan dokter spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kemudian kembali ke Kapuas bertugas sebagai Dokter Spesialis Anak di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pada tahun 1994-1997, beliau menjabat sebagai direktur rumah sakit. Dimasa kepemimpinan beliaulah rumah sakit ini diubah tipe-nya dari rumah sakit tipe D menjadi rumah sakit tipe C.

(Foto-foto diatas merupakan kiriman dari dr. Dody Firmanda, Sp. A teriring salam untuk para staf Puskesmas Basarang dan Puskesmas Selat serta staf RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo)

Sumber: IF Foundation

Komentar

  1. senang sekali bernostalgia masa lalu orang kesehatan yang mengabdi di kapuas...semoga tambah banyak tokoh yang lebih menginspirasi.....salam dari perawat RSUD kapuas...

    BalasHapus
  2. http://www.klikdokter.com/healthtalks/read/2010/07/28/26/hormati-orang-lain-dahulu--jika-ingin-dihormati

    BalasHapus
  3. Dokter Dody Firmanda memang salah satu Dokter yang bisa diteladani

    Selain sebagai berprofesi sebagai seorang Dokter, beliau juga aktif dan merupakan salah satu Sesepuh dan tokoh pencak silat

    Semoga selalu sehat, senang dan sukses Dr. Dody

    BalasHapus
  4. Beliau juga salah satu tokoh di Kolegium profesinya. Semoga Tuhan selalu memberkati beliau.

    BalasHapus
  5. Saya baru tahu kalau beliau sekeluarga pernah di Kapuas Kalimantan Tengah, terima kasih atas informasinya.

    BalasHapus
  6. dr. dody Firmanda, Sp.A, MA. saya pernah bekerja sama dengan sangat baik bersama beliau, waktu di MKDKI periode 2018 sd 2020.. membuat reformasi birokrasi, de birokrasi, mendobrak mainset organisasi, membentuk pola persidangan disiplin profesi yang semakin bagus, transparan, akuntable, efisien dan efektif sehingga mampu laksana juga membina dgn baik serta mengoptimalisasi stakeholder.
    tks pak dody.. sehat selalu

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini