Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...


senang sekali bernostalgia masa lalu orang kesehatan yang mengabdi di kapuas...semoga tambah banyak tokoh yang lebih menginspirasi.....salam dari perawat RSUD kapuas...
BalasHapushttp://www.klikdokter.com/healthtalks/read/2010/07/28/26/hormati-orang-lain-dahulu--jika-ingin-dihormati
BalasHapusDokter Dody Firmanda memang salah satu Dokter yang bisa diteladani
BalasHapusSelain sebagai berprofesi sebagai seorang Dokter, beliau juga aktif dan merupakan salah satu Sesepuh dan tokoh pencak silat
Semoga selalu sehat, senang dan sukses Dr. Dody
Beliau juga salah satu tokoh di Kolegium profesinya. Semoga Tuhan selalu memberkati beliau.
BalasHapusSaya baru tahu kalau beliau sekeluarga pernah di Kapuas Kalimantan Tengah, terima kasih atas informasinya.
BalasHapusdr. dody Firmanda, Sp.A, MA. saya pernah bekerja sama dengan sangat baik bersama beliau, waktu di MKDKI periode 2018 sd 2020.. membuat reformasi birokrasi, de birokrasi, mendobrak mainset organisasi, membentuk pola persidangan disiplin profesi yang semakin bagus, transparan, akuntable, efisien dan efektif sehingga mampu laksana juga membina dgn baik serta mengoptimalisasi stakeholder.
BalasHapustks pak dody.. sehat selalu