Postingan

Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

"Stakeholder Meeting" Program KPPBM PMI Kabupaten Kapuas

Gambar
Peserta "Stakeholder Meeting" Program KPPBM Pada hari Jum'at, 6 Juli 2012 PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan "Stakeholder Meeting" Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) di beranda markas. Kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan PMI Pusat dan Palang Merah Spanyol. Hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari Palang Merah Indonesia Pusat, Palang Merah Spanyol, PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Puskesmas Sei Tatas, Puskesmas Pulau Kupang, Puskesmas Terusan Tengah, Desa Terusan Raya. Pertemuan ini menyepakati perlunya penyelenggaraan diskusi kelompok terarah, melanjutkan kegiatan "Baseline Survey", melanjutkan kolaborasi kegiatan dengan berbagai dinas dan mensosialisasikan hasil pertemuan ini kepada masyarakat.

Penyuluhan Kesehatan di Lokalisasi (Timpah)

Gambar
Demonstrasi penggunaan kondom dengan model penis Pada hari Rabu, 4 Juli 2012, rombongan dari Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengunjungi beberapa lokalisasi yang ada di Kecamatan Timpah untuk memberikan penyuluhan. Ada sekitar 20-an pekerja seks komersial (PSK) yang mengikuti penyuluhan tersebut. Penyuluhan mengenai Infeksi Menular Seksual (IMS) disampaikan oleh dr. Tri Setyautami, MPHM (Kepala Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan). Dalam penyuluhan tersebut juga diperagakan bagaimana menggunakan kondom dengan menggunakan model penis yang tersedia. Keberadaan lokalisasi di Kecamatan Timpah adalah sebagai tambahan dari maraknya kegiatan penambangan emas di daerah tersebut. Kondisi yang memprihatinkan adalah rendahnya tingkat penggunaan kondom di kalangan pengguna jasa. PSK yang bekerja di lokalisasi ini menggambarkan laki-laki yang memanfaatkan jasa mereka tapi tidak mau menggunakan kondom sebagai orang yang "kurang pintar". Keada

Cafe Terapung Bangkit Kembali

Gambar
Ruang bagian dalam bagian depan Sejak satu bulan yang lalu, Cafe Terapung mulai berbenah diri. Tempat yang semula terkesan hanya untuk kalangan tertentu saja, sekarang sudah dibuka untuk umum. Saat ini kafe ini hanya menyediakan aneka jus, minuman ringan, makanan ringan dan minuman. Jus yang tersedia disini adalah jus kiwi, jus kurma, jus strawberry (Rp 12.000); jus kombinasi, jus melon, jus apel, jus mangga, jus sirsak (Rp 10.000), jus pepaya, jus wortel, just tomat, jus jeruk dan jus nangka (Rp 8.000). Minuman yang tersedia adalah pulpy orange, pulpy mangga, pulpy tropical, susu soda ceria (Rp 7.000), pocari sweat, larutan penyegar (Rp 6.000), sprite, coca cola, fanta, nescafe variant rasa (Rp 5.000), mizone, kratingdaeng, teh kotak, teh botol sosro (Rp 4.000) dan air mineral botol (Rp 3.000). Ruang bagian dalam bagian belakang Menu makanan yang tersedia di cafe terapung ini adalah Burger Terapung (Rp 10.000), pisang keju, pisang bakar, lempeng terapung (pisang/nangka), ro

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (Tjilik Riwut)

Allah - Hatalla Anjing - Aso Ayam - Manok Babi - Bawoi Bapak - Apang / Bapa Beras - Behas Celana - Salawar Cinta - Sinta Datang - Dumah Dayung - Besei Hidup - Belum Hitam - Babilem Isteri - Sawa Kakek - Bue Kelapa - Enyoh Kepala - Takolok Kera - Bakei Laki-laki - Hatue Lantai - Laseh Lidah - Jela Luka - Bahimang Makan - Kuman Malu - Mahamen Marah - Sangit Mati - Matei Menyelam - Maneser Merah - Bahandang Minum - Mihop Nasi - Bari Nenek - Tambi Obat - Tatamba Panas - Balasut Perempuan - Bawi Perahu - Arut Perut - Kanai Riam - Riam Sakit - Pehe Sombong - Balecak Telinga - Pinding Tiang - Jihi Sumber : Maneser Panatau Tatu Hiang

Maneser Panatau Tatu Hiang (Menyelami Kekayaan Leluhur) - Tjilik Riwut

Gambar
Sampul depan buku Buku setebal 616 halaman ini merupakan kumpulan data dan catatan harian Tjilik Riwut yang disunting oleh Dra. Nila Riwut. Buku ini berisi berbagai macam aspek kehidupan masyarakat dayak, mulai dari perjuangan, asal mula, adat istiadat, sistem teknologi, mata pencaharian, kebiasaan, tradisi, organisasi sosial, sistem pengetahuan, kesenian dan sistem religi. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit PUSAKALIMA, Jl. Nyai Enat D-49 Palangka Raya 73111, Kalimantan Tengah. Teleponnya adalah 0536-322174. Buku ini diterbitkan atas kerjasama dengan Jaringan Informasi Pusat Kalimantan (Jari Pusaka), pengelola situs komunitas warga Kalimantan Tengah, www.kalteng.net dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Nomor ISBN buku ini adalah: 979-97999-1-0. Buku selain berisi tulisan, juga berisi foto-foto yang merupakan koleksi pribadi dari keluarga Tjilik Riwut dan berbagai foto tentang orang Dayak yang diperoleh dari berbagai sumber.

Ilmu Kalam

Gambar
Oleh : Ustadz Suriani Jiddy, Lc Ilmu Kalam adalah ilmu yang mengagung-agungkan akal. Ilmu ini bisa berujung ke Islam Liberal. Imam Abu Hanifah: aku telah menemui para ahli ilmu kalam, hatinya keras, mereka tidak memiliki sifat wara’ dan takwa. Ketika ditanya tentang pembahasan ilmu kalam, beliau berkata: jauhimu olehmu setiap hal baru, karena itu adalah bid’ah. Al Qodhy Abu Yusuf berkata kepada Bishir: ilmu kalam adalah suatu kebodohan. Bodoh tentang ilmu kalam adalah suatu ilmu. Seseorang ketika menjadi pemuka ilmu kalam adalah zindiq (atheis). Barangsiapa yang mempelajari ilmu kalam akan menjadi zindiq. Ilmu Kalam (2) Ilmu Kalam (3)

Ben Brahim Center di Kuala Kapuas

Gambar
Ben Brahim Center di Jalan Cilik Riwut Ben Brahim Center ini terletak di rumah Iber Nahason yang terletak di Komplek Perum Asri, Jalan Cilik  Riwut, Kuala Kapuas, tepat di depan lokasi kebakaran pada tanggal 29 Juni 2012 yang lalu. Di depan markas ini terdapat banner yang berisi foto kegiatan deklarasi. Ketika Informasi Kapuas berkunjung ke markas ini dan menawarkan untuk memuat profil dari Calon Bupati Kapuas, sampai sekarang belum ada tanggapan dari markas ini.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan