Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Tanya apa saja ke askify.ai

Gambar
  Saat mengetahui ada Chatbot yang menggunakan kecerdasan artifisial yaitu askify.ai , saya langsung mencoba-coba alat ini. Saya bertanya macam-macam kepadanya mulai dari masalah film sampai masalah panjang sungai Kapuas di Kalimantan Tengah. Dari berbagai informasi yang diberikan oleh alat ini, ada beberapa yang kurang akurat.  Alat yang menjawab berbagai macam pertanyaan ini diberi nama Bob the AI . Waktu saya tanya, sudah berapa lama dia dilatih, dia jawab selama 3 minggu. Waktu ditanya apakah dia menggunakan ChatGPT, dia bilang tidak. Waktu ditanya, dari mana dia mendapatkan berbagai macam informasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya. Dia menjawab bahwa dia mengolah data dari berbagai sumber data yang bersifat resmi dan publik.  Untuk hal-hal yang sifatnya tidak berupa angka, misalnya menanyakan tentang "apa yang dimaksud dengan kualitas hidup" (what is quality of life), maka jawabannya cukup menarik: Quality of life is a broad concept that encom

Mengatasi tidak bisa menahan kencing tanpa operasi

Melatih kandung kemih dapat membantu mengatasi tidak dapat menahan kencing (inkontinensia). Terapi inkontinensia ini melibatkan belajar untuk kencing sesuai jadwal dan melakukan latihan otot pelvis. Berikut ini adalah langkah-langkah teknik latihan kandung  kemih: Buat catatan . Selama satu atau dua hari, catat kapan Anda kencing atau terkencing selama satu hari. Hitung . Rata-rata berapa kali sehari Anda menunggu diantara waktu ke kamar mandi dalam sehari. Pilih sebuah interval . Berdasarkan interval untuk kencing, tetapkan interval awal untuk latihan sehingga menjadi 15 menit lebih lama. Jadi, jika interval Anda adalah 1jam, maka interval permulaan Anda adalah satu jam dan 15 menit. Tahan . Pada hari Anda memulai latihan Anda, kosong kandung kemih Anda di pagi hari dan jangan ke kamar mandi sampai Anda mencapai target waktu interval Anda. Jika waktu interval sampai sebelum Anda merasa ingin kencing, tetap ke kamar mandi. Jika Anda ingin kencing sebelum target interval, ingatkan diri

Dampak Positif dan Negatif Aplikasi TikTok di Kalangan Pelajar

Ditulis oleh: Fasihal Fuadi (Mahasiswa IAIN Palangka Raya) Media sosial TikTok adalah media yang berupa audio visual. Media ini sebuah media sosial yang dapat dilihat juga dapat didengar oleh banyak orang. Banyak pengguna dari media sosial ini yang berasal dari kalangan pelajar. Pelajar begitu senang menggunakan media sosial TikTok ini karena bagi mereka media sosial ini bisa menghibur dikala bosan. Adanya media sosial memberikan hiburan bagi setiap orang untuk menghilangkan rasa lelahnya atau rasa bosannya. Bahkan mereka bisa tertawa bahagia jika sedang menggunakan media sosial. Salah satu yang membuat mereka bisa tertawa bahagia yakni media sosial TikTok.  Pada saat ini TikTok menjadi incaran aplikasi media sosial bagi anak-anak dalam pembuatan video pendek. TikTok memiliki pengaruh positif maupun negatif bagi anak. Tayangan TikTok akan menjadi pengetahuan baru bagi anak-anak. Anak-anak dapat meniru atau menggunakan Tik Tok dengan gaya hidupnya masing masing dengan meniru contoh yang

Sejarah Kuala Kapuas menurut ChatGPT

Gambar
  Pada hari Senin, 26 Desember 2022, saya melihat posting dari teman di salah satu grup Whatsapp. Postingan tersebut memuat gambar yang menunjukkan bagaimana ChatGPT meraih 1 juta pengguna hanya dalam waktu 5 hari.  Saya sudah membaca tentang ChatGPT ini sebelumnya di Exponential View by Azeem Azhar , namun waktu saya mencobanya, saya masih belum ada ide mau tanya apa. Nah sekarang saya punya ide. Saya ajukan pertanyaan berikut: Create an essay about history of Kuala Kapuas in Central Kalimantan, Indonesia and put the references at the end Jawabannya adalah sebagai berikut: Kuala Kapuas is a district located in Central Kalimantan, Indonesia. The district is situated along the Kapuas River, the longest river in Indonesia, which has played a significant role in the history and development of the region. The earliest known inhabitants of Kuala Kapuas were the Dayak people, who have lived in the area for thousands of years. The Dayak were skilled hunters, fishers, and farmers, and they de

Serat yang luar biasa

Gambar
  Eric Rimm, profesor epidemiologi dan gizi di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Harvard T.H. Chan menyebutkan bahwa kandungan serat yang tinggi dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian, tapi sebagian besar individu, terutama orang tua, tidak mengonsumsi makanan diatas dengan mencukupi. Rekomendasi serat setiap hari adalah 14 gram setiap 1.000 kalori yang dikonsumsi. Ini sama dengan 28 sampai 34 gram setiap hari, berdasarkan pada asupan dari 2.000 sampai 2.400 kalori. Profesor Rimm menyebutkan bahwa suplemen serat yang dijual bebas sesekali dapat dikonsumsi bila Anda memiliki masalah dalam mengonsumsi makanan yang kaya serat secara mencukupi. Tapi hal tersebut tidak boleh mengganti pola makan yang sehat sebagai sumber utama serat. Tautan berikut ini berisi tabel berbagai sumber makanan berikut porsi standar, kandungan kalori dan kandungan seratnya. Food Sources of Dietary Fiber | Dietary Guidelines for Americans Sumber:  Fabulous fi

Pelajaran dari Kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir

Gambar
Saat mendengarkan kisah Nabi Musa dan Tukang Sihir yang disampaikan oleh Dr. Hathout di Islamicity TV: https://youtu.be/D-caVLHckW8?list=TLGGBRqdM8B7VrsyMzEyMjAyMg saya mendapatkan sisi lain dari kisah ini. Ternyata beda antara orang yang ahli dengan orang yang tidak ahli.  Tukang Sihir Fir'aun sebagai orang yang ahli dalam masalah sihir memahami bahwa apa yang dilakukan Nabi Musa bukanlah sihir, tapi mu'jizat dari Allah SWT. Itulah sebabnya mereka bersujud saat melihat mu'jizat tersebut. Meskipun diancam oleh Fir'aun dengan ancaman siksaan yang pedih dan kematian, mereka tidak gentar. Itulah hebatnya ilmu. Lain halnya dengan Fir'aun yang tidak mengerti dengan sihir, dia hanya menganggap bahwa Musa yang mengajarkan sihir tersebut kepada tukang sihir itu.

Muslim Yang Seharusnya

Ditulis oleh: Ananda Aly Faza (Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Semester 1 IAIN Palangkaraya) Kehidupan Islam masa kini mengalami turbulensi yang parah. Hal ini berdampak sangat besar terhadap kondisi umat Islam. Tak sedikit umat Islam yang kemudian justru mengidap Islamophobia. Sebagai seorang muslim marilah kita bertanya kepada diri kita sendiri, sudah seberapa pantas keIslaman kita? Ketika Islam disebut, tak sedikit umat Islam yang justru minder dan tertular Islamophobia yang memandang Islam dengan berbagai stereotif seperti teroris, ekstrimis, fundamentalis, dan segenap fakta buruk yang semakin menjatuhkan nama baik Islam di mata dunia. Menurut Prof Dr Azyumardi Azra, Islamofobia tak hanya bertahan, tapi cendeung meningkat di amerika serikat sejak awal millennium baru yang terus berlanjut, khususnya pada masa pemerintahan Presiden Donald Trumph. “Virus” Islamophobia yang mengakar di barat dan berbagai belahan dunia lain, tak bisa dilepaskan dari Hollywo

Panduan Pelayanan Gizi - buku oleh Wiwik Suharti

Gambar
  Pada hari Senin, 19 Desember 2022 saat akhir Upacara Pengibaran Bendera di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Ibu Wiwik Suharti, S.Si.T, M.Kes., RD menyerahkan buku Panduan Pelayanan Gizi RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kepada direktur, dr. Agus Waluyo, MM. Ini adalah buku kedua dari ibu Wiwik. Buku pertama beliau adalah Resep Masakan Sehat, Bergizi Seimbang, Bahan Dasar Pangan Lokal . 

Klinik Telerehabilitasi

Gambar
  Pada hari Selasa, 6 Desember 2022, para peserta Short Course "AAI Digital Technologies for the Healthcare Sector (including telehealth) mengunjungi Telerehabilitation Clinic di kampus University of Queensland, St. Lucia, Brisbane.  Yang menarik dari presentasi mereka adalah bagaimana para klinisi berusaha sekuat tenaga untuk membuat pasien merasa tertarik untuk mengikuti instruksi yang diberikan oleh klinis melalui video. Mereka memiliki teknik tersendiri untuk membangun komunikasi yang baik kepada pasien melalui video. Apa yang mereka tampilkan menunjukkan bahwa konsultasi melalui layar lebar memerlukan ketrampilan komunikasi yang memadai.

Telehealth Centre - Princess Alexandra Hospital

Gambar
  Pada hari Selasa, 6 Desember 2022, peserta kursus singkat Australia Award Indonesia dengan topik Digital Technologies for the Healthcare Sector (including telehealth)  mendapat kesempatan untuk mengunjungi Telehealth Centre  yang terletak di Princess Alexandra Hospital .  Kunjungan tersebut dipimpin oleh Helen Haydon . Di Telehealth Centre  tersebut kami melihat lokasi para tenaga kesehatan melakukan konsultasi melalui Video Consultation . Ruangan tersebut dirancang dengan memperhatikan masalah kenyamanan baik petugas maupun pasien.

"Buah tangan" dari Know Your Lemons

Gambar
  Pada hari Selasa, 6 Desember 2022, saya bertemu dengan Katja Godlet, Community Volunteers Manager of Know Your Lemons di Pharmacy Australia Center of Excellence  (PACE), School of Pharmacy, University of Queensland.  Dalam pertemuan tersebut, Katja menyerahkan oleh-oleh diatas, yang terdiri dari: mug dengan logo Know Your Lemons dan gambar Napoleon 12 tanda kanker payudara ukuran postcard model lemon dengan benjolan di dalamnya Bahan-bahan yang diberikan oleh Katja tersebut saya gunakan untuk memperkenalkan Know Your Lemons kepada teman-teman yang sedang mengikuti kursus singkat "Kesehatan Digital".

Petugas yang memelihara fasilitas umum

Gambar
  Saat menuju Fortitude Valley dari 79 Albert Street, Brisbane, saya melihat ada orang yang sedang membersihkan kaca yang pecah di tempat perhentian bis. Saya tanyakan kepada orang tersebut apa yang terjadi. Dia bilang bahwa ada yang memecahkan kaca, mungkin tidak suka dengan iklan yang ditampilkan.  Saya tanya sama dia, dari mana dia tahu bahwa ada kerusakan di tempat ini. Dia bilang bahwa ada supir bis yang melaporkan kerusakan tersebut. Jadi dia ditugaskan untuk membersihkannya.

Ruang shalat di Harbour Town Premium Outlets

Gambar
  Dalam rangkaian "social activities" dari "Short Course Digital Technologies for the Healthcare Sector (including telehealth)" yang merupakan program dari Austrlia Award Indonesia, ada kunjungan ke Harbour Town Premium Outlets . Ini adalah tempat untuk belanja. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 3 Desember 2022.  Tempat ini menyediakan tempat parkir yang cukup luas, sehingga banyak kendaraan yang bisa berada di sini. Bis punya tempat sendiri.  Di tempat ini, semua toko-toko besar punya perwakilannya di sini. Jadi ibaratnya ini adalah pusat perbelanjaan seperti yang ada di Brisbane Central Business District, dengan parkir yang lebih luas dan lebih murah. Tempat ini memiliki fasilitas yang sangat mumpuni, bahkan ada "prayer room" (ruang shalat) untuk yang beragama Islam. Lokasinya di samping toilet dan untuk mengaksesnya harus minta kunci dulu ke bagian informasi. Ada tempat wudhu' nya. Ruang shalat untuk pria dan wanita terpisah. Satu ruang shal

Makan siang di Mi Casa Cafe

  Siang ini, Ahad, 4 Desember 2022, saya diundang makan siang oleh teman yang tinggal di Brisbane, Australia. Saya diajak makan di Mi Casa Cafe yang ada di South Bank, Brisbane. Saya dipesankan "Classic Angus Burger", "Reg Fries" dan "Hot Chocolate".  Pas lihat "burger"-nya tinggi sekali, saya lihat dulu bagaimana istrinya teman saya memotongkan "burger" tersebut untuk anaknya. Saya menirunya, lalu meniru bagaimana sang anak memakannya. Maklum nggak pernah makan "burger" setinggi itu.

Antri untuk naik lift di iStay River City Brisbane

Gambar
  Sore ini, Senin, 28 November 2022 sekitar pukul setengah enam sore, saat sampai di iStay River City, 79 Albert Street, Brisbane, ternyata ada antrian menunggu naik lift. Rupanya hanya satu lift saja dari tiga lift yang tersedia yang dapat digunakan. Kami menunggu sekitar 10 menit untuk bisa naik lift. Semua orang sabar di antriannya masing-masing. Walaupun wajah mereka menunjukkan ingin cepat-cepat, tapi semuanya bisa menahan diri.

"Self-service checkouts" - kasir mandiri

Gambar
  Saat selesai belanja di Coles Local di Brisbane, (Ahad, 27 November 2022) saya melihat ada alat yang asing bagi saya. Saya lalu tanya kepada petugas apa alat itu dan bagaimana cara menggunakannya. Ternyata itu adalah "self-service checkouts". Saya istilahkan sebagai "kasir mandiri". Jadi kita diminta meletakkan keranjang belanja di sebelah kiri alat tersebut. Kemudian ambil setiap belanjaan, lalu tunjukkan "barcode" ke tempat di bawah layar monitor. Secara otomatis akan terpindai nama barang dan harganya. Setelah itu barang yang sudah di "scan" di letakkan di tempat yang ada di kanan.  Setelah itu kita tekan "pay" yang ada di layar, kemudian tampil pilihan cara pembayaran. Setelah itu tinggal "tap" pada alat tersedia. Selesai. Karena sekarang toko tidak menyediakan plastik belanjaan, maka kita masukkan barang-barang ke dalam keranjang yang sudah dibawa dari rumah.

Bis ramah penumpang

Gambar
  Saat naik bis Translink, di setiap tempat duduk penumpang ada tombol stop. Jadi tidak perlu bilang sama supir bis-nya, kiri-kiri. Dalam bis ada alat untuk memecahkan kaca. Jadi ketika terjadi kecelakaan dimana seluruh penumpang harus keluar dan pintu tidak dapat dibuka maka kaca bis bisa dipecahkan dengan alat yang sudah disediakan. Di dalam bis selain dilarang merokok, juga dilarang untuk makan dan minum. Mungkin tanda ini ada ketika pandemi COVID-19 sedang pada puncak-puncaknya. Saat ini, meskipun di dalam bis disarankan oleh kementerian kesehatan untuk memakai masker, namun tidak ada yang pakai masker dalam bis. Karena pintu terbuka dan tertutup dikendalikan dari depan (supir), maka para penumpang di larang untuk berdiri daerah yang merupakan tempat terbuka dan tertutup-nya pintu. Bis ini menyediakan tempat duduk khusus untuk pengguna kursi roda. Untuk setiap undakan (anak tangga) yang ada di dalam bis, selalu ada tulisan "watch your step" (perhatikan langkah Anda).

Di bis juga pakai "seat belt" (sabuk pengaman)

Gambar
  Saat berada di bis jemputan dari Brisbane Airport ke iStay River City Brisbane (Sabtu, 26 November 2022), pengemudi bis meminta kepada kami semua untuk mengenakan "seat belt" (sabuk pengaman). Baru sekarang merasakan naik bis pakai "seat belt". 

Budaya antri di Sydney Airport

Gambar
  Di setiap toko yang menjual makanan yang saya kunjungi di Sydney Airport, saya lihat selalu ada antrian. Hal seperi ini membuat kita sebagai orang yang baru di sini, juga mengikuti apa yang mereka lakukan. Jadi berbeda sekali dengan orang Indonesia yang suka berkerubung di meja pelayanan. Saya pernah agak malu, karena ingin melihat makanan apa yang di jual, lalu saya langsung maju ke depan, ternyata orang-orang sedang antri di belakang. Mudah-mudahan budaya ini dapat berjalan di Indonesia.

Membersihkan toilet di Sydney Airport

Gambar
  Kondisi toilet seperti ini akan sering kita temukan di mana-mana, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kali ini, saya melihatnya di Sydney Airport. Sebagaimana kita ketahui, dalam toilet ini tidak ada air, jadi untuk membersihkannya diperlukan "tissue" (tisu). Tisu gulung tersedia di toilet. Gambar diatas memberikan petunjuk agar kita membersihkan dulu tempat duduk di toilet sebelum duduk di sana. Nah saya berusaha untuk menerapkannya di toilet ini. Dan inilah hasilnya:

"Old couples" di Sydney Airport

Gambar
  Ada satu hal yang menarik perhatian saya saat berada di Sydney Airport yaitu banyaknya pasangan suami istri lanjut usia yang berada di bandar udara ini. Di beberapa tempat makan yang tersedia di sini, banyak diantara mereka yang menempati tempat duduk berdua. Mereka umumnya membawa tas yang cukup untuk dibawa berdua. Mereka ngobrol berdua. Ada juga yang sama-sama pegang HP dan sibu dengan HP masing-masing. Namun sebagian besar dari mereka mengobrol dengan pasangannya. Saya mencoba untuk melihat statistik orang tua di Australia, ternyata sekitar 16% (2020) , lebih banyak dibandingkan dengan Indonesia yang hanya 10% (2019) .  Jadi memang secara statistik jumlahnya lebih banyak. Mereka umumnya tidak tinggal dengan keluarga tapi tinggal berdua saja.