Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

Kapuas Raih Penghargaan RSSI-B

::: Kalteng Pos Online | News Portal Online ::: Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo berhasil meraih peringkat ketiga Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (RSSI-B) tingkat Kalimantan Tengah. Peringkat pertama dan kedua diraih oleh RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya dan RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

Drum Band Bahana Gita Praja Kabupaten Kapuas

Gambar
Drum band ini diresmikan oleh Bupati Kapuas pada tanggal 18 Maret 2009 . Pada awal berdirinya, drum band ini memiliki 70 orang personil dari SMPN 4 Kuala Kapuas. Pembina drum band ini adalah Ibu Aliyah Mawardi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas. Keberadaan drum band ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk melakukan aktivitas yang positif, sehingga dapat terhindar dari perilaku yang dapat merusak dan menjerumuskan generasi muda. Drum band ini pernah mengikuti perlombaan marching band yang diselenggarakan diberbagai kota di Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu, marching band ini selalu tampil dalam kegiatan Ulang Tahun Kota Kuala Kapuas di kantor Bupati Kapuas. *Disarikan dari berbagai sumber

Kubah Masjid Agung Al Mukarram hampir selesai

Gambar
Kubah Masjid Agung Al Mukarram pada malam hari Kubah Masjid Agung Al Mukarram hampir selesai dibangun. Bila kubah ini sudah selesai, maka masjid ini sudah bila digunakan sebagai tempat shalat lima waktu, sambil menunggu pembangunan dinding masjid serta lantai dilaksanakan. Hal ini perlu dipertimbangkan mengingat ruang yang tersedia sekarang untuk shalat sangat sempit sekali, sehingga akhirnya banyak jama'ah yang mencari masjid alternatif untuk melaksanakan shalat Jum'at, apalagi sekarang adalah musim hujan. Dengan dimanfaatkannya lantai dasar masjid ini sebagai tempat shalat, maka bangunan lama sudah dapat dirubuhkan seluruhnya, jadi bangunan masjid baru ini secara utuh bisa disaksikan dari Jalan Tambun Bungai. 

Musim Langsat Tanjung

Gambar
Deretan penjual Langsat Tanjung di Jalan Melati Musim rambutan belum berakhir, tapi musim langsat Tanjung sudah dimulai. Orang yang menjual langsat ini dapat kita lihat bukan cuma di pasar tradisional, tapi juga dapat kita lihat di sepanjang Jalan Melati Kuala Kapuas. Para pedagang ini membuat tempat berjualan dadakan dengan payung dan meja buah. Mereka tampak berderet di seberang Puskesmas Melati. Pemandangan ini dapat kita saksikan setiap tahun di jalan ini pada musim langsat. Pada jam istirahat siang dan pada jam pulang kerja di sore hari, pedagang ini ramai dikunjungi oleh para pembeli. 

Pembuat Bungkus Ketupat

Gambar
Ibu pembuat bungkus ketupat ini membuat sekitar 200 buah sehari. Dalam sehari kadang-kadang dia bisa mendapatkan uang sekitar 15-25 ribu rupiah. Satu buah bungkus ketupat ini dijual dengan harga Rp 200. Modal yang diperlukan untuk membuat sebuah bungkus ketupat adalah Rp 25. Nenek yang hanya mempunyai satu orang anak ini menghidupi keluarga sendiri, karena beliau sudah ditinggal suami. Bahan baku pembuatan bungkus ketupat ini berasal dari Desa Sei Teras, Kecamatan Kapuas Kuala. Beliau menitipkan kepada orang yang datang dari sana setiap dua minggu sekali. Beliau sudah berada di pasar Kuala Kapuas sejak pukul 05.30 WIB, dengan menggunakan bagian depan pertokoan yang belum buka di Jalan Mawar.

Buah-buahan di Pasar Kuala Kapuas

Gambar
Langsat Tanjung Pasar Kuala Kapuas memiliki beraneka ragam buah-buahan yang diperjualbelikan. Buah-buahan ini didatangkan dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Kapuas dan juga dari luar daerah. Berikut ini adalah foto-foto buah-buahan yang terdapat di Pasar Kuala Kapuas, Jalan Mawar:

Bedah Artikel: Imunisasi Siasat Yahudi Lumpuhkan Generasi

Gambar
Pada hari Minggu, 25 Desember 2011 bertempat di Jalan Mawar No. 10, Kuala Kapuas, Ikatan Da'i Indonesia Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Bedah Artikel dari Tabloid Bekam yang berjudul Imunisasi Siasat Yahudi Lumpuhkan Generasi. Materi ini disampaikan oleh dr. Jum'atil Fajar. Topik pertama yang dibahas adalah apakah bakteri atau virus yang dilemahkan tersebut berbahaya bagi tubuh? Pemateri memutarkan video diatas yang menggambarkan pertama kalinya vaksin ditemukan oleh Edward Jenner, seorang dokter yang bekerja di pedesaan. Beliau melihat bahwa orang-orang yang pernah menderita penyakit Cowpox tidak menderita Smallpox (Cacar). Beliau lalu melakukan percobaan dengan menyuntikkan seorang anak yang sehat dengan serum yang mengandung Cowpox, kemudian setelah penyakitnya timbul dan sembuh, lalu disuntikkan serum yang mengandung Smallpox, ternyata anak tersebut kebal terhadap Smallpox. Hal ini menjadi awal dari dikembangkannya vaksin untuk melawan Cacar.

Kaskuser Divisi Kapuas

Gambar
Bila kita masuk ke KASKUS (The Largest Indonesian Community) kemudian mengetikkan kata "kapuas" di mesin pencarinya, maka anda akan menemukan berbagai "thread" tentang Kabupaten Kapuas. Berdasarkan informasi yang admin peroleh dari AmatOke (Aktivis Regional Kalteng) berikut ini adalah beberapa "thread" tentang Kabupaten Kapuas: Kaskuser Divisi Kapuas Bicara Tentang Kabupaten Kapuas: Informasi dan Kabar Berita (Update) Kuala Kapuas dan Sekitarnya Mengingat cukup aktif-nya reply dari kaskuser di Kapuas, sekarang Divisi Kapuas sudah memasuki "Part 2". Menurut pantauan admin pada hari ini, jumlah "post"-nya sudah mencapai 5406 dengan 271 halaman. Kaskus merupakan media yang cukup efektif untuk mempromosikan Kabupaten Kapuas kepada dunia. Para kaskuser ini tidak hanya bermain di dunia maya, mereka juga punya berbagai aksi nyata di lapangan sebagaimana yang kita lihat pada video diatas dan juga pada posting berikut ini: Gatherin

Aneka Camilan Istimewa Produksi KUB Mandiri

Gambar
Kripik pisang produksi KUB Mandiri KUB Mandiri beranggotakan Ibu Yati dan Santi. Santi yang pada mulanya merintis pembuatan aneka camilan ini sejak 3 tahun yang lalu dengan bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas. Aneka camilan tersebut meliputi: Kripik Pisang Kripik Tempe Kripik Singkong Kripik Sukun Peyek Kacang Kripik Bawang Krupuk Kentang Stik Bawang Aneka camilan ini sudah memiliki nomor ijin yaitu P-IRT No. 2046203000054 / 214620302054. Saat ini untuk di Kuala Kapuas, Ibu Yati yang memproduksi aneka camilan diatas. Saat ini dalam waktu seminggu sampai sepuluh hari Ibu Yati memproduksi sekitar 100 bungkus aneka camilan diatas dan diletakkan di berbagai toko di Kuala Kapuas. Bila ingin mengetahui lebih lanjut atau ingin memesan camilan diatas dapat menghubungi Ibu Yati, Jl. Pemuda No. 50, Kuala Kapuas. Nomor handphone beliau adalah 081345534037.

Nuryasin di Desa Kemon Jaya, Waropen

Salah seorang santri Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yang disekolahkan ke Ma'had An-Nu'aimy Jakarta, menjalani pengabdian di Desa Kemon Jaya, Kecamatan Ureifasei, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua. Setiap hari beliau mengajarkan sekitar 50 orang anak-anak untuk membaca Iqro' dan Al-Qur'an. Wilayah yang ditempatinya saat ini merupakan wilayah transmigrasi. Untuk masyarakat lokal, umumnya beragama Kristen. Selain memberikan pengajaran membaca Qur'an, beliau juga memberikan bimbingan kepada orang-orang tua yang ingin belajar tentang Islam. Pengabdian ini dilakukan selama satu tahun, sejak bulan Juli yang lalu. Insya Allah pengabdiannya berakhir tahun depan.

Mobil terperosok di Desa Maluen, Basarang

Gambar
Mobil terperosok di parit di Desa Maluen, Basarang Pada hari Jum'at, 23 Desember 2011 ada sebuah mobil Carry 1.3 yang terperosok di Desa Maluen, Kecamatan Basarang. Menurut keterangan supirnya (admin), mobil ini sedang menyusul sebuah truk, kemudian sebagian ban kanan agak jatuh dari badan jalan ke bahu jalan, ketika supir berusaha untuk naik ke badan jalan, mobil secara tiba-tiba berbelok ke kiri. Menurut keterangan dari penumpang yang duduk di kursi kiri depan, badan mobil sempat di tabrak oleh truk yang didahului tersebut karena badan mobil ini menghalangi jalan. Supir sempat tidak menyadari apa yang terjadi, tiba-tiba mobil meluncur ke parit yang ada pada bagian tepi kiri jalan.

Jadwal Kunjungan Dokter Spesialis Mata 2012

No Hari Tanggal Dokter 1 Sabtu 21 Januari 2012 Dr. Etty E.S, Sp.M 2 Sabtu 11 Februari 2012 Dr. Agus F. Razak, Sp.M 3 Rabu 7 Maret 2012 Dr. Hamdanah, Sp.M 4 Sabtu 21 April 2012 Dr. M. Ali Faisal, Sp.M, MSc Pelayanan diatas dilakukan di Poliklinik Mata RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo pada pukul 09.00 WIB sampai selesai. Sumber: Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Wabah "Korea" sudah memasuki Kapuas

Gambar
Sewaktu admin tanya kepada anak kelas V SD tentang mengapa anak-anak suka dengan "Korea", dia menjawab, "Mungkin anak-anak suka dengan wajahnya, lagunya, gerakan dalam nyanyiannya, dramanya". Memang mungkin itulah yang menyebabkan mengapa banyak anak muda sekarang yang menyukai "Korea". Wabah ini tidak hanya melanda para mahasiswa, tapi juga anak-anak SMA, SMP bahkan anak-anak SD. Banyak dari mereka yang bersemangat untuk belajar bahasa Korea, suatu hal yang sangat positif. Ada yang berusaha untuk meniru gaya mereka (seperti video diatas). Ada yang meniru potongan rambut mereka dan lain-lain. Wabah ini ternyata tidak hanya melanda anak-anak di kota-kota besar saja, bahkan di kota yang dikategorikan terpencil ini (Kuala Kapuas), juga terkena dampaknya. Salah satu penggemar "Korea" dikota Kuala Kapuas ini bahkan sangat bersemangat dalam menulis segala sesuatu yang ada kaitannya dengan bahasa Korea (suatu semangat yang patut diacungi jempol).

Jangan berlebihan | Hidup Sehat | The '+' Project di Philips Indonesia

Jangan berlebihan Hidup Sehat The '+' Project di Philips Indonesia  (copy dari tautan ini ada dibawah): Ada prinsip dalam agama yang mengajarkan kepada kita agar jangan makan dan minum secara berlebih-lebihan. Konsep ini sekarang digunakan oleh para dokter untuk menasehati para pasiennya, termasuk mereka yang dulu sering diharuskan untuk berpantang ini dan itu yaitu pasien diabetes. Sekarang konsep makan itu adalah, semuanya boleh dimakan, namun jangan melebihi porsi yang diperbolehkan untuk mereka, yang tentunya disesuaikan dengan jenis diet yang mereka jalani. Misalnya untuk penderita diabetes, mereka diperbolehkan untuk mengkonsumsi yang manis-manis, namun jumlahnya dibatasi. Mereka yang menderita tekanan darah tinggi diperbolehkan untuk mengkonsumsi yang asin-asin, namun jumlahnya dibatasi. Konsep sederhana ini bila disosialisasikan secara luas, akan membuat orang tidak menjadi trauma dengan diet yang kadang-kadang dinilai terlalu ketat. Tentu untuk mereka yang sudah mend

dr. Ruth menyelesaikan tugas di RSUD

Gambar
dr. Ruth (paling kanan) sedang menyanyikan lagu "Kemesraan" Pada hari Selasa, 20 Desember 2011 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan kegiatan perpisahan dengan dr. Ruth. Beliau adalah dokter yang sedang menempuh pendidikan dokter spesialis kebidanan dan kandungan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Beliau bertugas di rumah sakit ini sebagai bagian dari tugas pendidikannya, ditugaskan oleh Kementerian Kesehatan RI. Beliau mulai bertugas di Kapuas sejak bulan Juli 2011 yang lalu. Dalam sambutannya, direktur rumah sakit, dr. H. Bawa Budi Raharja mengucapkan terima kasih banyak kepada dokter Ruth yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada pasien-pasien di rumah sakit, dibuktikan dengan masih banyaknya pasien yang ditangani menjelang dimulai acara perpisahan ini. Beliau juga berharap semoga dr. Ruth dapat melanjutkan pendidikan dengan lancar dan bisa melanjutkan pengabdian kepada masyarakat sebagai spesialis kebidanan. Dalam

Pelatihan Penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue

Gambar
Pada hari Senin, 19 Desember 2011 bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan On The Job Training Kementerian Kesehatan RI tentang Tatalaksana Demam Berdarah Dengue Bagi Dokter Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kabupaten Kapuas yang dimulai dari pukul 12.45 - 15.00 WIB. Dalam kegiatan ini disampaikan beberapa materi yaitu: Situasi Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Kapuas oleh dr. Hj. Ani Handaningroem (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas) Kebijakan Nasional Pengendalian Demam Berdarah Dengue oleh dr. Ria (Kementerian Kesehatan RI) Tatalaksana Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue oleh dr. Hartoyo (Kementerian Kesehatan RI)

Ghusl (Mandi Junub)

Gambar
Oleh: Abdul Hamid, S.Ag Banyak orang yang tidak tahu masalah mandi junub Kewajiban ada dua Niat (ini yang membedakan antara mandi ini dengan mandi yang lain). Seorang yang berniat tapi tidak mengerjakan satu pahalanya. Kalau dia mengerjakan apa yang dia niatkan, pahalanya sepuluh. Kalau niatnya buruk, kemudian tidak dikerjakan, tidak berdosa. Waktu meletakkan niat pada waktu pertama kali membasuh anggota tubuh kita dimana saja: Aku berniat ghusl fardhu karena Allah SWT. Anggota tubuh itu sama saja dimana saja kita  memulainya. Jika disana berkumpul dua mandi wajib (jima’ dan mengeluarkan mani) apakah cukup dengan satu niat, dijawab dengan cukup satu niat saja. Mandi wajib tidak bisa disatukan niatnya dengan mandi sunat. Mandi wajib dulu. Kemudian mandi sunnah. Niat itu dalam hati. Menurut Imam Syafi’i sunnat diucapkan. Hal ini dilakukan untuk memantapkan hati. Aku berniat mengangkat junub. Aku berniat mengangkat hadats besar. Aku berniat untuk mandi wajib.

Menjauhi tempat-tempat maksiat

Oleh: Erwin Fahlephi Kita sering mengalami "short memory loss" (kehilangan ingatan jangka pendek) terhadap masalah yang kita hadapi. Contoh sederhana: ketika menjelang bulan Ramadhan dimana diskotik akan ditutup, maka satu hari sebelum tempat tersebut ditutup, banyak pengunjung yang ingin menghabiskan hari terakhirnya di diskotik tersebut. Jadi pada hari terakhir tersebut, meskipun pintunya baru dibuka sebentar, pengunjungnya berlimpah. Ketika memasuki bulan Ramadhan, pintu masjid yang baru dibuka sebentar saja sudah dipenuhi oleh jama'ah yang dengan segera memadatinya. Saat Ramadhan berakhir, diskotik yang selama ini ditutup, pada saat mereka baru buka kembali, orang kembali berbondong-bondong memadatinya karena sudah sebulan tidak mengunjungi diskotik.

Cuplikan "Nadwah" - Al-Qur'an mendahului ilmu pengetahuan

Sematan diatas berisi cuplikanan kegiatan nadwah yang diselenggarakan oleh Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Cabang Kapuas di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Amin Kapuas, Jl. Barito Gg. XI, Kuala Kapuas. Kegiatan ini merupakan kegiatan bulanan diantara kegiatan-kegiatan lainnya seperti MABIT (MAlam Bina Iman dan Taqwa) dan Jalsah Ruhi (pertemuan untuk meningkatkan kualitas keimanan). Kegiatan nadwah kali ini mengangkat tema "Al-Qur'an mendahului ilmu pengetahuan". Referensi yang digunakan adalah cuplikan dari buku Harun Yahya yang berjudul " Al-Qur'an dan Sains ". Fotokopi dari cuplikan buku ini sudah dibagikan kepada para peserta sebelum kegiatan dimulai. Pada kegiatan ini setiap peserta dapat menyampaikan pendapatnya mengenai topik yang dibahas. Diharapkan dari kegiatan ini akan muncul ide-ide cemerlang dalam menyikapi berbagai masalah dalam kehidupan.

Patung Perahu Naga

Gambar
Patung Perahu Naga di Bundaran Besar Patung perahu naga ini dapat kita saksikan di bundaran besar Jalan Pemuda, Kuala Kapuas. Tulisan tentang perahu naga ini pernah admin tulis dalam artikel tentang Toko Antik . Jadi sebenarnya perahu ini harusnya memiliki kepala burung, tapi karena minat masyarakat terhadap kepala naga lebih besar, akhirnya perahu yang terbuat dari getah nyatu banyak yang diberi kepala naga. Sekarang souvenir perahu naga ini sudah berwujud patung.

Jembatan Pulau Petak

Jembatan ini menghubungkan Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat dengan Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir. Jembatan ini menyeberangi Sungai Kapuas Murung yang bermuara di Laut Jawa. Pada mulanya penyeberangan dari Kuala Kapuas ke Kecamatan Kapuas Hilir melewati feri yang ada di Jalan Mawar dan menyeberang ke Kelurahan Mambulau. Tetapi sejak dirintis Jalan Trans Kalimantan, sudah disiapkan rute jalan baru yaitu mulai dari Jalan Meranti, menuju ke Jalan Jepang, kemudian berlanjut ke Jalan Trans Kalimantan sampai ke jembatan ini. Penyelesaian pekerjaan jembatan ini hampir bersamaan dengan pengerjaan Jembatan Barito yang terletak di Kalimantan Selatan. Bila dihitung dengan menggunakan penggaris yang ada di Google Earth, maka panjang jembatan ini kurang lebih 700-an meter.

BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA

Gambar
Tempat Sampah Kering dan Basah Pemda Kapuas sangat peduli dengan masalah kebersihan lingkungan, hal ini diantaranya terlihat dari selalu siaganya pasukan pembersih (istilah penulis) dari pagi sekali/subuh yang menempati sektor mereka masing-masing. Penghargaan Adipurapun telah diraih, tapi gerakan kebersihan harus terus dilanjutkan. Baru-baru ini pemda Kapuas menempatkan banyak tempat-tempat sampah sementara, agar masyarakat yang berlalu-lalang tidak membuang sampah sembarangan. Tempat MERAH dan HIJAU ini semoga dapat dimanfaatkan dengan baik. MERAH HIJAU ???

Masjid Agung menunggu kucuran dana

Gambar
Pembangunan kubah masjid Pembangunan Masjid Agung Al-Mukarram masih menunggu kucuran dana berikutnya. Pembangunan masjid ini dilakukan dalam beberapa tahap sampai tahun 2012. Saat ini pembangunan sudah mencapai rangka dari kubah utama dan kubah-kubah pendamping. Bentuk mesjid sudah tampak mulai dari lantai satu sampai lantai dua. Pintu masuk pun juga sudah tersedia di bagian masjid lama yang sudah dibongkar. Masjid merupakan salah satu dari program mercusuar yang dicanangkan oleh Bupati Kapuas selain pembangunan paviliun rumah sakit. 

Pelabuhan Palangka Kini

Gambar
Bekas loket Pelabuhan Palangka Pelabuhan ini pernah berjaya ketika transportasi darat masih belum lancar. Berbagai kecamatan dan desa di Kabupaten Kapuas pada masa lalu hanya dapat dihubungkan dengan transportasi sungai, hal ini menyebabkan berbagai macam jenis kendaraan air tersedia seperti kapal penumpang, speedboat, longboat dan taksi motor. Pelabuhan Palangka menangani transportasi sungai menuju ke Mantangai dan Pujon. Pada akhir tahun 1990-an transportasi ke Mantangai menggunakan speedboat dan longboat. Transportasi ke Pujon menggunakan kapal penumpang dan speedboat. Waktu tempuh ke Mantangai dengan menggunakan speedboat adalah dua jam, dengan mengisi bensin di Mandomai. Sedangkann bila menggunakan longboat, bisa membutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam. Sedangkan ke Pujon dengan menggunakan speedboat membutuhkan waktu 8 jam, dengan istirahat di Desa Petak Putih, dimana penumpang menikmati makan siang. Pada waktu yang lalu, ketika admin meliput di pelabuhan ini, masih ada l

Warung wadai di Pierre Tendean

Gambar
Jalan Kapten Pierre Tendean merupakan salah satu jalan yang cukup padat dihuni disamping Jalan Kapuas dan Jalan Melati. Hal ini karena jalan ini merupakan jalan awal dalam sejarah kota Kuala Kapuas. Hal inilah yang menyebabkan mengapa pada daerah ini banyak sekali rumah-rumah yang terletak di pinggir sungai. Selain rumah, di daerah ini juga banyak terdapat barak-barak. Mengingat tidak semua orang yang menghuni barak-barak ini sudah menikah, maka bagi mereka yang tidak memasak sendiri mereka biasanya akan mencari warung yang menyediakan makanan siap saji. Peluang inilah yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Jalan Kapten Pierre Tendean dalam menyediakan berbagai penganan termasuk wadai (kue). Wadai ini ada yang dibuat sendiri, ada juga titipan dari orang lain. 

Rumah Dinas Dikenakan Retribusi

Gambar
Rumah Dinas di Jalan Kolonel Sugiono, Kuala Kapuas Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kapuas Nomor 2 Tahun 2011 tanggal 7 Maret 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha pada Lampiran 1 yaitu Tarif Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah disebutkan bahwa Rumah Dinas (Golongan II dan Golongan III) akan dikenakan retribusi sebesar: Rumah dinas konstruksi permanen - Rp 500/meter persegi/bulan Rumah dinas konstruksi semi permanen - Rp 350/meter persegi/bulan Rumah dinas konstruksi darurat - Rp 250/meter persegi/bulan

Kontrakan di Jalan Kapten Pierre Tendean hampir selesai

Gambar
Rumah kontrakan ini terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas. Kontrakan ini memiliki sepuluh pintu. Masing-masing pintu dilengkapi dengan satu kamar dan WC masing-masing. Menurut informasi yang diperoleh dari tetangga kontrakan ini, diperkirakan sewa kontrakan ini adalah Rp 400.000 per bulan per pintu. Kontrakan ini milik Bapak Frederik Timbung, SH yang rumahnya terletak di samping kontrakan ini.

Toko Bangunan Handayani

Gambar
Bapak Nepo di depan tokonya Toko bangunan ini terletak di Jalan Kapten Pierre Tendean No. 89, Kuala Kapuas. Toko ini dimiliki oleh Bapak Nepo. Beliau mendapatkan kayu-kayu ini dari orang di Pulau Telo. Suplai kayu tetap bisa lancar karena hanya menjual dalam jumlah sedikit. Selain menjual kayu, toko bangunan ini juga menjual bahan-bahan bangunan lainnya. Bapak Nepo dapat dihubungi pada nomor telepon berikut ini 0513-22529.

Kejar Tayang Paviliun

Gambar
Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo tampak belakang Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo tahap I diharapkan selesai pada akhir Desember 2011. Bila kita melihat paviliun ini dari belakang seperti yang tampak pada gambar diatas, maka kita bisa melihat bahwa jalan bagi pasien yang menggunakan "brankar" adalah melalui jalan yang agak mendaki, karena pada bangunan ini belum disediakan lift. Mengingat hal demikian, tentu bila kelak ruang perawatan di lantai 2 dan 3 mulai difungsikan, maka perlu dipikirkan bagaimana caranya mendorong pasien ke lantai 2 dan 3 serta bagaimana menurunkan pasien melalui jalan yang sama dengan cara yang aman. Bila pada tahun 2012 diharapkan paviliun ini mulai fungsional, maka perlu dipikirkan kompetensi para tenaga kesehatan yang bertugas disini sehingga pelayanan yang diberikan tidak mengecewakan pelanggan. Selain itu juga dipertimbangkan kemungkinan gangguan yang timbul bila pembangunan tahap kedua bisa berjalan, hal ini tentu akan

Musim rambutan di Kabupaten Kapuas

Gambar
Sejak bulan lalu, Kabupaten Kapuas mulai dibanjiri oleh rambutan. Harga 1 ikat rambutan (10 buah) yang awalnya bisa memiliki harga Rp 10.000, sekarang bisa turun mencapai Rp 1.000 satu ikatnya. Sentra produksi rambutan di Kabupaten Kapuas cukup banyak diantaranya adalah Basarang, Anjir Serapat, Palingkau, Pulau Petak, Lamunti, dan lain-lain. Jenis rambutan yang dijual pun bermacam-macam diantaranya: Antalagi Timbul Garuda Batuk Pada tahun lalu, tidak ada panen rambutan karena musim yang tidak menentu. Tahun ini panen lebih awal datangnya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Disepanjang jalan trans Kalimantan ruas Kabupaten Kapuas, banyak kita temukan orang yang menjual rambutan, mulai dari Anjir Serapat sampai Basarang. 

Truk terperosok di Basarang

Gambar
Pada hari Kamis, 15 Desember 2011 ketika admin melintasi Basarang menuju ke Pulang Pisau, ada sebuah truk yang teperosok pada galian pelebaran jalan. Truk ini sedianya hanya menumpahkan kerikil yang dibawanya, tapi karena kurang hati-hati, malah terperosok ke dalam lubang yang akan ditimbun dengan kerikil yang dibawanya. Syukurnya arus lalu lintas ketika truk ini tersangkut tidak terlalu ramai, sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Dimalam harinya ketika admin melintasi tempat ini kembali, truk tersebut sudah tidak ada lagi.

Taman Baru di Bundaran Besar

Gambar
Taman di pinggir bundaran besar Setelah tahun lalu berhasil menyelesaikan patung orang utan di bundaran besar, maka pada tahun 2011 ini pemerintah daerah kembali melanjutkan pembangunan taman di bundaran dengan maskotnya adalah patung perahu. Taman yang dilengkapi dengan dengan tulisan Kuala Kapuas  ini sebenarnya merupakan awal dari tulisan yang sudah ada sebelumnya yaitu Kota Air  yang terletak dalam satu baris. Bila kita berkendara di malam hari di bundaran besar, dari arah Banjarmasin ke Palangka Raya, kita akan membaca tulisan Kuala Kapuas Kota Air dibagian kiri dari bundaran. Taman diatas dihiasi dengan lampu dengan warna yang berbeda-beda. 

SEMANGAT KERJA DI WAKTU SENJA

Gambar
Dengan payung berukuran jumbo,berwarna pelangi, beberapa ikat sapu lidi yang tersisa, seorang kakek berjalan menelusuri kota air. Mengais rejeki dari hasil rautan daun pohon kelapa. Harga seikatnya cuma Rp 2.500 dan sang kakek sanggup membawa sapu lidi 15 sampai 20 ikat setiap harinya. Beliau berasal dari desa kecil TRANTANG. Beliau harus menggunakan jasa penyeberangan (feri) untuk sampai ke Kuala Kapuas. Meskipun cuaca tidak memungkinkan, tetapi semangat kerja beliau tidak tergoyahkan. Beliau patut di acungi jempol walaupun beliau sudah di usia senja. Lalu bagaimana semangat kerja bagi yang muda.