Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

Seminar Anti HIV/AIDS

Gambar
Pada hari Rabu, 30 November 2011 bertempat di Aula Palangka, Universitas Palangka Raya, Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) menyelenggarakan Seminar Anti HIV/AIDS. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para mahasiswa PSPD. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PSPD semester 1 dan 3 serta undangan yang berasal dari beberapa sekolah di lingkungan Kota Palangka Raya. Para penyaji dalam seminar ini adalah: dr. Mikko A Ludjen, Sp.OG yang menyampaikan materi "Kesehatan Reproduksi Remaja" dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc yang menyampaikan materi "Mengenal HIV dan Cara Penularannya" Mirhan, S.Pd (Ketua PKBI Kalimantan Tengah) yang menyampaikan materi "Bahaya HIV/AIDS dan Cara Pencegahannya". Dari data yang disampaikan oleh Bapak Mirhan, S.Pd, rupanya jumlah pengidap virus HIV sudah mencapai angka diatas 100 untuk wilayah Kalimantan Tengah. Menurut data yang beliau sampaikan, di Kuala Kapuas terdapat 2

Sunatan Massal dalam rangka HUT Korpri dan Hari Kesehatan Nasional

Pada hari Selasa, 29 November 2011 bertempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh diselenggarakan kegiatan Sunatan Massal dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korpri dan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2011. Kegiatan ini seyogyanya dipersiapkan untuk 100 orang anak. Namun yang mendaftar cuma 50 orang saja. Yang datang pada saat sunatan cuma 35 orang saja. Anak-anak yang disunat ini berasal dari empat kelurahan yang ada di Kuala Kapuas yaitu Selat Hilir, Selat Tengah, Selat Dalam dan Selat Hulu. Menurut keterangan H. Dusi, SKM yang turut menyunat anak-anak ini, kegiatan dilangsungkan segera setelah apel HUT Korpri dan Hari Kesehatan Nasional yang diselenggarakan di halaman kantor Bupati Kapuas pada pagi harinya. Tenaga medis kegiatan ini berasal dari Puskesmas Melati dan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Untuk mempercepat pekerjaan, dibuka enam meja untuk anak yang disunat. Bagi anak yang disunat diberi bingkisan berupa peci dan sarung.

dr. Agus Waluyo - Direktur baru Akper Kapuas

Pada pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV pada tanggal 3 November 2011 yang lalu, juga terjadi pergantian kepemimpinan di Akademi Keperawatan Pemda Kapuas. Bapak Mantikei F. Lambong, MM digantikan oleh dr. Agus Waluyo. Ketika diwawancarai secara singkat sebelum dan sesudah peringatan HUT Korpri dan Hari Kesehatan Nasional pada hari Selasa, 29 November 2011 di halaman kantor Bupati Kapuas, dr. Agus menyampaikan tugas besarnya adalah memperbaharui Akreditasi Akper. Sebagaimana kita ketahui, Akper Pemda Kapuas dibawah kepemimpinan Bapak Mantikei berhasil membuat Akper meraih Akreditasi B. Hal ini dikarenakan struktur organisasi yang lengkap, sumber daya manusia pengajar yang memadai dan sarana serta prasarana yang mendukung. Mengingat saat ini akreditasi tersebut harus diperpanjang, merupakan tugas berat bagi direktur baru untuk mewujudkannya. Ada wacana yang disampaikan oleh direktur baru mengenai biaya pendidikan mahasiswa Akper. Untuk lebih membuat pendidikan kesehatan ini ter

Pengerukan Saluran Tersier di Desa Bina Jaya

Gambar
Saluran tersier yang sudah dikeruk di Desa Bina Jaya Beberapa tahun yang lalu, di Desa Bina Jaya, Kecamatan Dadahup pernah mengalami banjir yang sangat besar sampai menggenangi rumah selama beberapa bulan. Dalam rangka mencegah terulangnya kejadian tersebut dan juga untuk memperbaiki pengairan di kawasan pertanian, Dinas Pekerjaan Umum melakukan penggalian saluran tersier yang ada di desa tersebut. Penggalian ini membuat jalan desa menjadi agak sulit untuk dilewati mengingat kerukan dari saluran tersier tersebut langsung digunakan untuk meninggikan jalan desa. Kondisi ini makin parah bila musim hujan, karena jalan desa akan sangat becek dan sulit untuk dilewati. Tapi sebagaimana kehidupan ini, kesulitan ini pasti akan berlalu, dan kelak jalan tersebut akan menjadi salah salah sarana yang dapat diandalkan untuk transportasi masyarakat desa tersebut. 

SDN 1 Bina Jaya

Gambar
Sekolah dasar ini terletak di Desa Bina Jaya, Kecamatan Dadahup. Saat ini di depan sekolah sudah dilakukan pengurukan agar tidak terjadi lagi genangan air disana. Pengurukan ini dilakukan dengan bantuan "excavator" yang sedang melakukan pendalaman saluran tersier. Sekolah ini memiliki empat orang guru negeri dan empat orang guru kontrak. Keempat guru kontrak tersebut memiliki latar belakang pendidikan agama. Sehingga para guru tersebut mengajar pelajaran yang bukan bidangnya. Kondisi ini terjadi karena sangat terbatasnya guru bidang studi. Salah seorang guru yang sempat admin ajak bicara, merasa agak kesepian tinggal di daerah transmigrasi ini, mengingat hampir tidak ada hiburan di desa ini kecuali televisi. Ditambah lagi banyaknya warga desa yang mencari pekerjaan di luar desa, sehingga desa makin sepi.

Akidah Kaum Sufi (lanjutan)

Gambar
Oleh: Ustadz Suriani Jiddy, Lc Mereka meyakini manunggaling kawula gusti, menyatu dengan Allah. Dari wihdatul wujud timbullah pemahaman hulul, tidak ada yang wujud selain Allah SWT. Kita harus mentauhidkan Allah SWT dalam masalah zat, sifat dan perbuatan. Zat Allah SWT itu satu (la ilaha illallah). Sifat Allah juga satu. Diantara sifat Allah itu adalah wujud. Jadi menurut mereka jika ada yang wujud selain Allah adalah syiriik. Ini adalah syubhat yang dimiliki oleh sufi. Makanya zikirnya Allah, Allah, Allah. Ada satu hal yang dilupakan oleh sufi yaitu bahwa manusia juga punya sifat tapi sifatnya berbeda dengan Allah SWT. Manusia juga punya zat tapi zat-nya berbeda dengan Allah SWT. Selain ada wihdatul wujud, ada wihdatul adyan, kesatuan agama. Bahkan ada yang menyatakan bahwa aqidah iblis lebih baik dari malaikat, karena ketika diperintah Allah untuk sujud kepada Adam, dia menolak. Ini juga syubhat kaum sufi.  Keyakinan wihdatul wujud sudah berlangsung sejak abad 3 Hijri

Beberapa Pelajaran dari Hijrah

Perlunya persiapan dan perencanaan yang adekuat (hal ini ditunjukkan dengan rute perjalanan Rasulullah yang pada awalnya justru menjauhi Madinah sambil memutar kearah luar dan pada akhirnya kembali ke rute ke Madinah. Kemudian bagaimana Rasulullah merencanakan persembunyian di Gua Tsur dan meminta kepada Abdullah bin Abu Bakar untuk menyampaikan berita tentang orang Quraisy selama di persembunyian dan bagaimana Asma binti Abu Bakar membawa perbekalan makanan menggunakan ikat pinggangnya) Teguh memegang amanah  (meskipun dimusuhi oleh para pembesar Quraysh, banyak orang Quraysh yang menitipkan barangnya kepada Rasulullah. Menjelang hijrah, beliau mengembalikan seluruh barang titipan tersebut kepada pemiliknya) Menyerahkan urusan kepada ahlinya, meskipun berasal dari orang non-Muslim  (hal ini ditunjukkan dengan dipilihnya penunjuk jalan untuk hijrah ke Madinah dari kalangan non-Muslim) Hijrah merupakan titik balik (Hijrah memberi kesempatan kepada kaum Muslimin untuk membumikan a

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1433 H

Gambar
Islamic Greeting Card by Alhabib

Majelis Ta'lim Darul Khairot

Gambar
Majelis ini terletak di Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak. Majelis ini dipimpin oleh Guru Bahrian. Majelis ini diselenggarakan setiap hari Sabtu sore, pukul 2 sampai pukul 4 atau 5 sore. Majelis ini terletak tidak jauh dari jalan Pemuda. Menurut keterangan yang admin dapatkan dari warga sekitar, guru yang mengisi ta'lim ini berganti-ganti.

SUCCESS STORY PRIMA TANI DESA SEKATA BANGUN

Tes Diagnostik Cepat Demam Berdarah

Dalam rangka memudahkan pendeteksian penderita demam berdarah, kementerian kesehatan mendistribusikan Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada rumah sakit dan puskesmas dilingkungan Kabupaten Kapuas. Jadi pada saat ini RDT tersebut dapat diakses pada: Puskesmas Melati Puskesmas Basarang Puskesmas Barimba Puskesmas Lupak Dalam RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Jadi bagi warga masyarakat yang memiliki gejala-gejala sebagai berikut: Panas tinggi lamanya 2-7 hari Nyeri perut (ulu hati) bintik-binti kerah di kulit, atau mimisan, atau gusi berdarah, dan yang lebih parah lagi dapat disertai: muntah darah dan buang air besar disertai darah Tanda-tanda syok: lemah kulit dingin dan basah tidak sadar segeralah memeriksakan diri ke petugas kesehatan baik di puskesmas maupun di rumah sak

Pondok Pesantren Al-Amin Pacangan 2015 Menjadi Pondok Pesantren Percontohan « Ponpes Al-Amin Kapuas

Pondok Pesantren Al-Amin Pacangan 2015 Menjadi Pondok Pesantren Percontohan « Ponpes Al-Amin Kapuas Semoga pembenahan terus berlangsung untuk menuju ponpes percontohan.

Warung Haji Ipah

Gambar
Warung ini terletak di Desa Palingkau Baru, persis sebelum jembatan sebelah kiri ketika kita menuju ke Palingkau dari Kuala Kapuas. Warung ini menyediakan soto ayam, sop ayam, ayam panggang, masak habang (masak merah) dan sate ayam. Untuk makan ayam panggang plus nasi dan teh manis, harganya Rp 15.000. Bila ingin memesan sate ayam dibungkus, harganya Rp 13.000. Tapi bila makan di warung ini plus minumnya harganya Rp 15.000. Pada hari admin berkunjung ke warung ini, mereka sedang menjual durian ukuran kecil dengan harga Rp 15.000 per buah. Durian ini mereka beli juga di pasar. Menurut keterangan mereka, durian ini juga banyak dihasilkan dari kebun-kebun di sekitar Palingkau. 

Indonesia MDG Awards

Kabupaten Kapuas ingin berpartisipasi dalam Indonesia MDG Awards . Untuk mewujudkan tujuan tersebut dibentuklah tim untuk mengusulkan sektor apa yang akan dimajukan dalam penghargaan tersebut. Setelah melalui diskusi yang cukup alot pada hari Kamis, 24 November 2011 di ruang rapat Bupati lantai 2, Jalan Pemuda Km. 5,5 akhirnya diputuskan bahwa kategori yang dipilih adalah Akses ke air minum layak dan sanitasi dasar . Program yang diajukan adalah Air Minum dan Kesehatan Masyarakat  yang merupakan bagian dari proyek Community Water Supply and Health Program yang berada dibawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Salah satu hal yang diunggulkan dalam program ini adalah adanya desa dalam proyek yang berhasil membuat perubahan yang sangat berarti dalam kehidupan masyarakat yaitu mengubah kebiasaan buang air besar sembarangan menjadi buang air besar pada tempatnya. Partisipasi masyarakat dalam proyek ini ditunjukkan dengan adanya kontribusi tenaga dan dana yang dilakukan oleh mas

Pertemuan Monitoring dan Evaluasi P2 TB Puskesmas dan RS

Gambar
Suasana perkenalan peserta pertemuan saat istirahat Pada hari Kamis, 24 November 2011 bertempat di aula Hotel Raudah, Kuala Kapuas, diselenggarakan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Program Penanggulangan Tuberkulosis Puskesmas dan Rumah Sakit se-Kabupaten Kapuas Tahun 2011. Kegiatan ini diikuti oleh penanggung jawab program Penanggulangan Tuberkulosis di Puskesmas dan Rumah Sakit. Dari pertemuan ini diharapkan adanya upaya validasi data baik dari masalah ketenagaan, ketersediaan regensia, ketersediaan obat-obatan dan lain-lain. Pertemuan yang berlangsung satu hari ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Bina Penanggulangan Masalah Kesehatan (Bina PMK) yaitu Bapak Rasita Usman, SKM.

Susunan Kepengurusan Forum Palang Merah Remaja Indonesia (FORPIS) Kabupaten Kapuas

Gambar
Pertemuan PMR se-Kuala Kapuas ( Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas ) Pada hari Minggu, 20 November 2011, perwakilan Palang Merah Remaja dari SMAN 1, SMAN 3, SMKN 1, SMKN 3, MAN Selat, MA Muhajirin, SMPN 2, MTsN Selat, MTs PKP, MTs Nurul Islam mengadakan pertemuan di sekretariat PMI Kabupaten Kapuas, Jl. Untung Surapati No. 5, Kuala Kapuas. Dari pertemuan tersebut dibentuklah Forum Palang Merah Remaja Indonesia (FORPIS) Kabupaten Kapuas dengan struktur sebagai berikut: PMR Wira Ketua : Tovan Dwi Pratama (SMAN 1 Kuala Kapuas) Wakil Ketua : Lailatul Fahriyah (MAN Selat Tengah) Sekretaris : Wiwik Irgahayu W (SMAN 3 Kuala Kapuas) Bendahara : Raida (SMKN 3 Kuala Kapuas) Jurnalis : Risky Annisa Fitri (SMKN 1 Kuala Kapuas) Humas : Ramli (MA Al Muhajirin Antang) Sumber Dana : Baihaki (SMKN 3 Kuala Kapuas) PMR Madya Ketua : Noor Hidayah (MTs PKP) Wakil Ketua :  M. Idham N (MTsN Selat) Sekretaris : Arnino Adhy S (SMPN 2 Selat) Bendahara : Alpiannor (MTs Nurul Islam) Dari

Kantor Kecamatan Dadahup

Gambar
Kantor Camat Dadahup Kantor Kecamatan Dadahup terletak beberapa kilometer dari Desa Dadahup, di poros jalan dari Palingkau ke Dadahup. Kantor ini berjarak sekitar 100 meter dari poros jalan. Bangunan kantor dan rumah jabatan camat sudah selesai. Namun bangunan ini masih belum dilengkapi dengan meja dan kursi serta lemari-nya. Jalan menuju kantor Camat Dadahup Selain tidak memiliki meja dan kursi, kantor ini juga masih sulit untuk dijangkau, baik dengan berjalan kaki, bersepeda, bersepeda motor atau naik mobil, mengingat jalan menuju ke kantor ini masih dilapis oleh kayu galam dan masih terendam oleh air pasang. Rumah Dinas Camat Dadahup Rumah dinas camat pun sudah mulai ditumbuhi oleh ilalang, sehingga agak sulit untuk mengabadikan bagian depan dari rumah ini. Kantor Camat sementara Agar pelayanan tidak terganggu, kantor camat menempati perpustakaan sekolah di Desa Dadahup. 

25 November - Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Wanita

Gambar
Pada tahun 1999, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 25 November sebagai Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Wanita. Kekerasan terhadap wanita dan anak perempuan merupakan masalah pandemi. Paling tidak satu dari setiap tiga wanita di dunia pernah dipukul, dipaksa untuk melakukan hubungan seksual, atau kekerasan lainnya dalam hidupnya - dimana orang yang melakukan kekerasan tersebut biasanya seseorang yang dikenalnya. Aktivis wanita telah menandai tanggal 25 November sebagai hari melawan kekerasan sejak 1981. Tanggal tersebut memperingati pembunuhan brutal dari tiga wanita Mirabal, aktivis politik di Republik Dominika, tahun 1960 atas perintah dari diktator Dominika Rafael Trujilo (1930-1961).  Pemerintah, organisasi internasional dan lembaga swadaya masyarakat diundang untuk mengorganisir kegiatan pada hari tersebut untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap masalah ini. Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Wanita

Paviliun RS harus selesai 15 Desember 2011

Gambar
Pembangunan Tahap 1 Pavililun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo ini harus selesai pada tanggal 15 Desember 2011. Hal ini sesuai dengan penandatanganan kontrak yang dilakukan pada tanggal 15 Juli 2011. Pekerjaan ini harus diselesaikan dalam waktu 150 hari (5 bulan). Gedung berlantai tiga ini tidak memiliki lift, jadi bila ada pasien yang akan menempati kamar dilantai dua atau lantai tiga nanti akan menggunakan jalan yang mendaki dibagian tengah dari gedung ini. Menurut keterangan pihak kontraktor, biaya pembuatan lift memang cukup mahal, bisa memakan dana lebih dari satu milyar rupiah. Ketiadaan lift ini tentu akan membuat perawat yang mendorong pasien kelak memerlukan bantuan orang untuk mendorong pasien ke lantai dua dan tiga. Begitupun dengan petugas gizi yang harus membawa makanan pasien, harus memiliki tenaga tambahan untuk mendorong makanan melalui jalan yang mendaki tersebut. Semoga pihak rumah sakit sudah memikirkan solusi untuk permasalahan ini.

Penanganan Kasus Demam Berdarah di Kapuas

Di musim penghujan ini, masyarakat Kapuas harus waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hingga kini telah dilaporkan terdapat 7 kasus DBD dari beberapa puskesmas (Lupak dan Basarang), yang seluruhnya dirujuk ke RS. Di wilayah puskesmas Basarang, khusunya desa Basarang Jaya, setelah dilaporkan adanya kasus DBD, dilakukan pemeriksaan jentik, dan ternyata di lingkungan sekitar penderita positif ditemukan jentik. Atas dasar itulah maka dilakukan fogging (pengasapan). Setelah itu diberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang Demam Berdarah yang juga meliputi 4 M Plus . Dari penyuluhan ini diharapkan adanya peran serta masyarakat untuk bisa melakukan pemberantasan sarang nyamuk, namun diakhir penyuluhan masyarakat tetap menginginkan agar lingkungan mereka dilakukan pengasapan (fogging).

RSUD memiliki genset baru

Gambar
Genset baru RSUD Menurut keterangan dari Bapak Usman, petugas IPSRS, tadi malam (22 November 2011) datang genset dengan mobil tronton. Untuk menurunkan dan memasukkan genset ini ke dalam ruangannya diperlukan bantuan dari excavator. Saat ini genset ini masih belum bisa memasuki ruangannya karena ada pondasi genset lama yang menghambatnya. Genset dengan mereka Volvo ini memiliki kapasitas 350.000 KWH. Diperkirakan genset ini bisa memenuhi kebutuhan listrik rumah sakit (sebagai cadangan) untuk 10 tahun mendatang. Sedangkan genset yang lama akan digunakan untuk cadangan listrik di paviliun.

Pura Jagatnata di Desa Bina Jaya A-1

Gambar
Desa Bina Jaya A-1 termasuk kawasan transmigrasi yang banyak dihuni oleh orang-orang Bali. Hal ini ditunjukkan dengan keberadaan pura yang cukup megah di blog C, yang terletak persis di tengah-tengah pemukiman transmigrasi. Keberadaan pura ini menggambarkan bahwa jumlah masyarakat yang berasal dari Bali cukup banyak. Kepala Sekolah Dasar di desa ini juga berasal dari Bali. Ketika admin mengunjungi desa ini, dan menanyakan kepada orang Kristen mengapa di desa ini tidak ada gereja, mereka mengatakan bahwa gereja-nya sudah rubuh. Kemudian ketika ditanyakan kemana mereka sembahyang, mereka mengatakan di rumah masing-masing atau ke Desa Dadahup. Pada pura terbesar di desa ini, ada tulisan dilarang masuk tanpa izin. Ruang pura ini cukup lebar, sehingga masih memungkinkan untuk diisi dengan berbagai macam sarana ibadah pada masa mendatang, seperti yang dilakukan oleh saudara-saudara mereka di Basarang.

Puskesmas Pembantu Desa Bina Jaya A-1

Gambar
Puskesmas pembantu (Pustu) ini dipimpin oleh Bidan Henny Leta. Beliau bertugas di pustu ini sejak bulan Juni 2011 yang lalu. Sebelumnya beliau bertugas di Puskesmas Talekung Punai yang terletak di A-2, tapi karena di puskesmas tersebut sudah ada tiga orang bidan, sementara pustu ini kosong dan masyarakat sering mengeluh karena tidak ada petugas, akhirnya atas dorongan dari keluarganya, bidan Henny pindah ke A-1. Dari wawancara yang admin lakukan dengan anak beliau yaitu Kasih, bidan Henny memiliki catatan tentang seluruh ibu hamil yang ada di A-1 dalam Kantung Persalinannya. Jadi anaknya bisa mengetahui dalam satu bulan berapa orang ibu hamil yang akan melahirkan di desa tersebut. Saat ini bidan Henny tinggal di pustu ini bersama dengan tiga orang anaknya dan satu orang petugas pustu A-5 yaitu Maya. Setiap pagi Maya akan pergi ke pustu A-5, kemudian siang harinya kembali ke A-1. Syukurnya sejak bertugas di pustu ini, persalinan selalu beliau tangani.

Mengapa kita harus shalat?

Gambar
Oleh : Guru Parhani Kalau kita sudah merasa bahwa shalat sudah merupakan kebutuhan dalam kehidupan, maka kita akan ikhlas untuk melaksanakannya. Mengapa shalat menjadi kepentingan dalam hidup. Kita sebagai manusia memiliki kekurangan. Semua yang kita miliki merupakan pemberian Allah. Setiap detik kita bernapas. Napas itu merupakan pemberian Allah. Mulai dari pagi sampai pagi lagi, semuanya adalah pemberian Allah. Karena kehidupan ini bergantung kepada pertolongan Allah, maka kita harus mendekatkan diri kepada Allah, yaitu dengan melaksanakan ibadah. Ibadah untuk mendekatkan diri kepada Zat yang kita senantiasa minta pertolongannya dalam hidup ini. Sangat banyak pertolongan dengan Allah. Wajarkah kita bila tidak menjalin hubungan dengan Zat yang senantiasa menolong kita. Shalat ini adalah cara langsung untuk berhubungan dengan Tuhan Yang senantiasa kita harapkan pertolongannya dalam hidup ini.

Kerusakan jembatan di Desa Bina Jaya A-1 Dadahup

Gambar
Jembatan rusak menjelang Desa Bina Jaya A-1 Bila kita menuju ke Desa Bina Jaya A-1 Dadahup, Kecamatan Dadahup dari Sumber Alaska, setelah melewati jembatan besar, kita akan melewati beberapa jembatan kecil menjelang sampai ke A-1. Salah satu jembatan tersebut ada yang berlubang besar, sehingga dapat membahayakan bagi pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat bila mereka tidak hati-hati melintasi jembatan ini. Lubang ini bisa mencelakakan bila ada yang masuk ke dalamnya. Semoga hal ini mendapat perhatian dari pihak yang berkepentingan. 

Penjual Rambutan dan Madu

Gambar
Penjual rambutan dan madu Musim rambutan sudah mulai terasa di Kecamatan Pulau Petak. Bila kita berkendaraan sepanjang Jalan Pemuda setelah bundaran besar ke arah Palingkau, maka di sepanjang Kecamatan Pulau Petak kita akan banyak menemukan orang-orang yang menjual rambutan di pinggir jalan. Lokasi gambar diatas sekitar Jalan Pemuda Km. 19, sekitar 1 kilometer sebelum Pondok Pesantren Al-Amin dari arah bundaran besar. Selain menjual rambutan, ada juga madu asli, yang menurut penjualnya diambil dari hutan yang ada di dekat dusun mereka. Saat ini sudah tidak musim bunga lagi, jadi madu ini sudah dua bulan ini tidak ada lagi, yang ada sekarang ini adalah sisa yang belum habis. Beliau bercerita bahwa banyak orang dari jauh-jauh yang membeli madu beliau. Ketika admin memeriksa madu-nya memang lebih kental dibandingkan dengan madu-madu yang biasa dijual di Kapuas. Setelah admin rasakan pun, rasanya khas madu asli. Beliau bercerita bahwa ada orang yang beli madunya, membawanya di kapal,

Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) Dadahup

Gambar
Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) ini terletak di Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup. PLIK ini sudah berjalan sejak awal tahun 2011 dan dikelola oleh Bapak Saipul Titus. Beliau mendapatkan informasi tentang PLIK ini dari temannya. Pada awalnya beliau tidak menyangka kalau ini adalah proyek serius. Sebelum diresmikan PLIK ini sempat berjalan dengan baik, tetapi menjelang peresmian, PLIK ini malah tidak bisa beroperasi. Server yang rusak Terjadi kerusakan pada UPS (alat untuk menyimpan listrik ketika lampu mati), kemudian juga terjadi kerusakan pada server-nya sehingga koneksi internet tidak bisa berlangsung. Kerusakan ini sudah dilapurkan kepada PT. WEB yang mendapatkan proyek pengadaan ini, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. CPU dan monitor yang tidak digunakan Karena tidak ada koneksi internet, komputer-komputer yang ada hanya ditumpuk saja di dalam kamar yang diperuntukkan untuk warung internet ini. 

Poling Pilkada Kapuas... (per 20 November 2011)

Berikut ini hasil Poling Pilkada Kapuas (lima teratas) yang dilakukan oleh Kalteng Post per tanggal 20 November 2011: Calon Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT - 3.286 Ir. H. M. Mawardi, MM - 3094 Suraria Nahan, Dpl, ATP, ST - 3067 Drs. Madang Y. Toepak - 1969 Dr. Drs. Supriyadi, M.Si - 1670 Calon Wakil Bupati Kapuas Drs. Ferly H. Sangen, M.Si - 528 Aprianto Liun Ladju, M.Pd - 460 Dr. Jhon Wardie I Unjung, SP, MP - 443 Ir. Herson B. Aden, M.Si - 437 Habib Ismail Balghaist - 428

Informasi Kapuas di Google+

Gambar
Bila anda melihat gambar diatas di sebelah kanan dari blog ini, maka bila anda mengkliknya, tautan ini akan membawa anda ke halaman Informasi Kapuas di Google+ . Hal ini kami lakukan untuk makin memperluas jaringan yang dimiliki oleh Informasi Kapuas. Saat ini Informasi Kapuas dapat diakses di Facebook, Twitter dan Google+. Semoga para pembaca dapat memasukkan Informasi Kapuas dalam lingkaran anda. 

Dauroh Marhalah I KAMMI Komisariat Kuala Kapuas

Pada tanggal 26-27 November 2011 mendatang, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Kuala Kapuas akan mengadakan kegiatan Dauroh Marhalah I (Pelatihan Kepemimpinan Tahap I). Kegiatan ini insya Allah akan dilakukan di SDIT Al-Amin, Jl. Barito Gg. XI, Kuala Kapuas. Peserta yang diharapkan hadir dalam kegiatan tersebut adalah mahasiswa/mahasiswi muslim di lingkungan Kabupaten Kapuas. Dari pelaksanaan kegiatan ini diharapkan para mahasiswa/i: dapat memperdalam pengetahuan tentang keislaman mentransformasi nilai-nilai Islam kepada mahasiswa baru membangkitkan semangat hidup dijalan Islam menjadikan ini sebagai pintu awal rekrutmen dan kaderisasi KAMMI Komisariat Kuala Kapuas menjalani ukhuwah Islami diantara mahasiswa Muslim dengan KAMMI Komisariat Kuala Kapuas Materi-materi yang akan disampaikan dalam Dauroh Marhalah ini diantaranya adalah: Syahadatain sebagai titik tolak perubahan Game Islami Syumuliatul Islam Problematika Umat Kontemporer Pengembangan

Anak kecil dipukung

Gambar
Pak Adi Purnomo bersama Debi yang sedang dipukung Ketika berkunjung Sei Hanyo pada hari Kamis - Jum'at, 17-18 November 2011 yang lalu, penulis berkesempatan untuk mampir di Desa Tuyun, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas. Di desa tersebut penulis sempat mengabadikan seorang anak kecil yang bernama Debi, umur 10 bulan yang sedang lelap tertidur dipukung oleh orang tuanya. Pukung adalah cara meletakkan anak kecil dalam ayunan dengan melilitkan selendang sedemikian rupa pada badannya, sehingga anak dapat tersangga dengan baik. Umumnya orang tua mengatakan anaknya lelap jika tidur dipukung seperti itu. Kebiasaan ini sering kita temukan dikalangan masyarakat Kalimantan dalam rangka untuk membuat mereka nyaman berada di ayunan. Debi yang dilahirkan dengan ditolong bidan desa setempat secara gratis karena ada Jamkesda ini, dipukung sejak usia 4 bulan. Menurut ibunya, Debi rajin diimunisasi. Sayangnya Debi tidak minum ASI, karena alergi. Semoga Debi yang dipukung tumbuh menjad

Waspada Demam Berdarah

Gambar
Musim hujan sudah dimulai. Masyarakat diharapkan untuk waspada terhadap demam berdarah. Singkatan 3M plus sekarang diganti menjadi 4M plus yaitu: Menguras . Menguras wadah air seperti bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung, penampung air kulkas agar telur dan jentik Aedes mati. Menutup . Menutup rapat semua wadah air agar nyamuk Aedes tidak dapat masuk dan bertelur. Mengubur . Mengubur atau memusnahkan semua barang bekas yang dapat menampung air hujan seperti ban bekas, kaleng bekas, pecahan botol agar tidak menjadi sarang dan tempat bertelur nyamuk Aedes. Memantau  semua wadah air yang dapat menjadi tempat nyamuk Aedes berkembang biak. Plus : Jangan menggantung baju Memelihara ikan Hindari gigitan nyamuk Membubuhkan abate Sumber: Leaflet Waspada Demam Berdarah produksi Universitas Padjadjaran

Pembangunan Paviliun RS Tahap I selesai Desember 2011

Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani oleh PT. Waskita, pembangunan paviliun diharapkan bisa selesai pada bulan Desember 2011. Pada tahap satu ini diharapkan bagian depan dari paviliun yang terdiri dari tiga lantai ini sudah dapat selesai. Bangunan tahap pertama ini terdiri dari empat buah ruangan poliklinik yang terletak di lantai dasar, dua belas ruangan rawat inap yang terdiri dari ruangan VIP dan VVIP. Mengingat pembangunan paviliun ini akan dilanjutkan pada tahun 2012, tidak seluruh halaman parkir paviliun akan dipaving mengingat akan masih adanya kendaraaan pengangkut material yang akan mondar-mandir ke bagian belakang dari paviliun ini. Meskipun paviliun ini memiliki tiga lantai, tapi dari gambar yang ada, tidak ada "lift" yang dapat digunakan untuk mengantarkan pasien ke lantai dua dan tiga. Jadi pasien dan keluarga pasien harus menggunakan tangga atau naik melalui jalan yang disediakan untuk mengangkut "brankar" (tempat tidur dorong).

Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2011

Gambar
 Pada hari Selasa, 15 November 2011, di Balai Pelatihan Kesehatan Kabupaten Kapuas lantai 2 diselenggarakan kegiatan Lomba Balita Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2011. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mengirimkan dua orang balita yang berasal dari Puskesmas Barimba, yaitu: Rafli Kevin Mereka menjalani berbagai pemeriksaan oleh panitia, mulai dari pemeriksaan berat badan, tinggi badan, status imunisasi, pemeriksaan oleh dokter spesialis anak dan lain-lain. Sampai berita ini dimuat, pemeriksaan sedang berlangsung.

Pelatihan Pos Kesehatan Pesantren Bagi Kader Kesehatan

Gambar
Peserta Pelatihan Poskestren bagi Kader Kesehatan Kegiatan Pelatihan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Bagi Kader Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Angkatan IV berlangsung dari tanggal 13-17 November 2011 bertempat di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren dari seluruh Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas mengirimkan empat pondok pesantren untuk mengikuti kegiatan ini, yaitu: Pondok Pesantren Babussalam Pondok Pesantren Fajar Islam Pondok Pesantren Miftahussalam Pondok Pesantren Nurul Iman

Profil Singkat Ir. H. Muhammad Mawardi, MM

Gambar
Dilahirkan di Amuntai, 5 Juni 1962. Beristrikan Ibu Aliyah dan dikaruniai tiga orang anak. Sebelum terpilih sebagai Bupati Kapuas, beliau bertugas sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Riwayat pendidikan beliau adalah sebagai berikut: SDN Banjarbaru, lulus tahun 1974 SLTP Negeri Kota Baru lulus tahun 1977 SLTA Negeri Kota Baru lulus tahun 1981 Universitas Lambung Mangkurat (S1) lulus tahun 1987 Universitas Krisna Dwipayana (S2) lulus tahun 1999 Beliau pernah menjabat sebagai Bendahara DPD PDI-Perjuangan Kalimantan Tengah. Pengalaman organisasi dan pekerjaan beliau adalah sebagai berikut: Kepala Cabang Djajanti Group (1990-2001) Direktur Keuangan PT. Batang Garing (1998-2000) Komisaris PT. Batang Garing (2000-2007) Ketua Komisi D DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (2004-2009) PMI Kota Palangka Raya (2006-2009) Ketua Yayasan Pembangunan Isen Mulang Kalteng (2001-2006) Dewan Penyantun GNOTA Kalimantan Tengah (2000-2004) Dewan Pengasuh Badan Pengelola Dana Levy

Seminar Nefropati Diabetic dan Penanganan Hemodialisis

Pada hari Senin, 14 November 2011 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan kegiatan Seminar Nefropati Diabetic dan Penanganan Hemodialisis (Cuci Darah) dalam rangka Peringatan Hari Diabetes Sedunia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kapuas bekerjasama dengan Diabetes Center dan PT. ASKES. Acara dibuka dengan sambutan dari ketua Panitia, Ketua Persadia Cabang Kapuas, Bapak Talinting E. Toepak, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. H. Bawa Budi Raharja dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan, Bapak Rasita Usman, SKM. Materi seminar disampaikan oleh dr. Agus Nurohman, Sp. PD yang meliputi Nefropati Diabetes dan Hemodialisis. Diantara kedua materi tersebut, Bapak Cahyono sebagai penyandang diabetes yang sedang menjalani hemodialisis menyampaikan pengalamannya. Beliau berharap apa yang terjadi pada dirinya tidak terjadi pa

Global Walk Tahun 2011 di Kuala Kapuas

Gambar
Peserta Global Walk Tahun 2011 di Kuala Kapuas ( Courtesy of Bapak Cahyono ) Pada hari Minggu, 13 November 2011 bertempat di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo pada pukul 06.00 WIB dimulai kegiatan Global Walk dalam rangka memperingati Hari Diabetes Sedunia. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300-an orang. Mengingat hari hujan, rute jalan sehat ini dipersingkat hanya meliputi sekitar stadion saja. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kapuas bekerjasama dengan Diabetes Center RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Pelepasan peserta Global Walk dilakukan oleh direktur rumah sakit, dr. H. Bawa Budi Raharja. 

Budak yang shalih

Gambar
Oleh : Abdul Hamid, S.Ag Rasulullah memiliki akhlak yang mulia. Rasululllah juga tidak lupa berdo’a kepada Allah SWT meskipun dosa beliau sudah diampuni. Beliau tidak pernah meninggalkan shalat malam. Di zaman dulu ada seorang budak yang dibeli oleh seseorang. Budak yang akan dibeli ini minta tiga syarat: 1.     Bila sampai waktu shalat, saya jangan dilarang, biarkan saya shalat. Tuannya menyanggupi. 2.     Bila saya disuruh bekerja, pekerjakan saya diwaktu siang saja, malam saya jangan disuruh. Tuannya menyanggupi. 3.    Saya minta dibuatkan rumah, yang mana tidak ada yang masuk ke rumah tersebut kecuali saya. Tuannya menyanggupinya. Budak disuruh memilih rumah. Dia memilih rumah yang akan hancur. Mengapa engkau memilih rumah seperti itu. Budak itu berkata, “Saya minta maaf sebelumnya, rumah yang akan hancur ini, Allah akan meramaikannya dan akan menjadi taman dari taman surga.” Lalu sampai pada waktu malam, dia masuk ke tempat itu dan tuannya tadi melakukan

Pelatihan Kader Posyandu dan Kampanye Imunisasi Campak Polio di desa Buhut Jaya

Pada tanggal 9 Nopember 2011 di desa Buhut Jaya,   Kecamatan Kapuas Tengah dilaksanakan pelatihan kader posyandu dan kampanye imunisasi tambahan campak dan polio. Kegiatan ini disponsori terutama oleh perusahaan tambang batubara PT Telen Orbit Prima (TOP) dari Astra Group Internasional, sebagai bentuk kepedulian untuk mensejahterakan masyarakat di sekitar pertambangan, dan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Puskesmas Pujon dan Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.  Kegiatan yang dihadiri secara khusus oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Kapuas dr. Hj. Ani Handaningroem, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Kapuas Ibu   Hj. Aliyah Mawardi , Camat Kapuas Tengah Drs. Jaya, dan Kepala Puskesmas Pujon dr. Tabiun Huda   ini mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat sekitar. Dinas Kesehatan, TP PKK Kabupaten Kapuas, dan PT TOP juga memberikan beberapa bantuan untuk posyandu setempat. Narasumber dari IPB juga kh

Non-smoking dan Smoking Area di Bandara Soekarno Hatta

Gambar
Larangan merokok di Bandara Soekarno Hatta Pada hari Selasa, 8 November 2011 bertempat di Bandara Soekarno Hatta, admin menegur seorang yang akan merokok di tempat yang dilarang merokok dengan mengatakan, "Maaf Pak, disini dilarang merokok, nanti Bapak bisa didenda 50 juta". Orang tersebut agak gemetar dan langsung menurunkan rokok yang akan dinyalakannya. Rupanya tanda larangan merokok diatas cukup efektif dalam mengurangi jumlah orang yang merokok di tempat menunggu bandara Soekarno Hatta. Tempat merokok di Bandara Soekarno Hatta Selain melarang, pihak bandara juga menyediakan tempat untuk merokok yang terletak di tempat menunggu taksi luar kota atau daerah dekat ruang tunggu bis Damri. Sayangnya tempat merokok ini tepat berada di depan mushola.

Laporan Ibadah Haji - M. Hipni

Gambar
Penulis kemarin mencoba melihat sisi lain kegiatan ibadah haji terutama orang selain Asia Tenggara, karena kalau orang-orang Asia Tenggara menggunakan mobil. Disini penulis juga ikut jalan kaki, alhammdulillah. Penulis dari awal sampai akhir mengikuti mereka wukuf di tempat yang panas tidak ditenda ber AC. Mabit di tengah jalan bukan di tenda-tenda maktab yang enak tapi penulis mendapatkan kenikmatan sendiri disini.  Ibadah haji memang lebih asyik jalan kaki. Orang-orang dari Pakistan yang umurnya 70-an tahun juga jalan kaki. Sedangkan untuk jama'ah haji Indonesia itu lebih enak karena fasilitas cukup bagus, perkemahan di Mina maupun di Arafah juga cukup baik, pelayanan dari petugas juga cukup baik. Wukuf di Arafah Wukuf di Arafah Wukuf di Arafah Mabit di Muzdalifah Mabit di Muzdalifah Mabit di Muzdalifah Mabit di Mina Mabit di Mina Mabit di Mina Mabit di Mina Jamarat (tempat melontar jumrah) Tawaf Ifadah Tawaf Ifa

global diabetes walk

Gambar
Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kuala Kapuas bekerja sama dengan Diabetes center akan melakukan beberapa kegiatan yaitu jalan sehat (The Global Diabetes Walk) dan seminar tentang nefropati diabetik dalam rangka memperingati hari diabetes sedunia 14 Nopember 2011. Kegiatan jalan sehat merupakan agenda dari berbagai organisasi diabetes di seluruh dunia dan sudah setiap tahun diadakan di Kuala Kapuas. Pada tahun ini kegiatan jalan sehat juga akan memberikan doorprize kepada peserta, seperti HP dan lain-lain. Dengan tanpa biaya pendaftaran (GRATIS), cukup anda berkumpul di halaman RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas pada hari Minggu tanggal 13 Nopember 2011 dengan menggunakan pakaian olah raga. untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Sholic di 085248242337, Arkani 081349709925

Pelatihan Poskestren Bagi Kader Kesehatan Kalteng 2011

Gambar
Peserta Pelatihan Poskestren Bagi Kader Kesehatan Pada tanggal 7-11 November 2011 bertempat di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Jl. Yos Sudarso No. 14, Palangka Raya, diselenggarakan kegiatan Pelatihan Pos Kesehatan Pesantren Bagi Kader Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2011 Angkatan Ke-11. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh para pengelola poskestren dari pihak guru dan santri. Pesersta dari Kabupaten Kapuas berjumlah 10 orang (dari lima pondok pesantren). Kegiatan pembukaan pelatihan ini dibuka oleh Kepala Bidang PMK Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Yunus. Dari bidang penanggulangan penyakit dan penyehatan lingkungan, dulu pernah ada pelatihan untuk masalah kesehatan lingkungan. Saat ini diharapkan ada dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terkait. Kader dari pondok pesantren turut menjadi ujung tombak dalam mencapai warga di wilayah kerja masing-masing. Dalam rangka pencegahan penyakit (pengamatan penyakit berbasis masyara

POHON TUMBANG

Gambar
Pohon Tumbang ini terjadi di jalan Melati, diperkirakan karena hujan pada subuh tadi. Tumbangnya pohon ini juga mengakibatkan rusaknya sebuah tiang telpon pada jalur tersebut.