Kamis, 30 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 10 : Miqat, Ihram, Thawaf, Sai dan Tahalul

Penggilingan Padi LM3 Ponpes Al-Amin

Penggilingan padi ini dibangun atas bantuan dari Departemen Pertanian melalui proyek Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3). Bangunan ini didirikan tahun 2007. Tahun 2009 yang lalu, penggilingan ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah Kapuas berupa pembangunan jembatan dan peninggian halaman dengan pasir putih.

Sebenarnya terdapat dua buah mesin pada penggilingan ini, namun karena kapasitas produksinya masih kecil, hanya 3-5 kwintal per hari, oleh karena itu cuma satu mesin saja yang digunakan. Kapasitas maksimalnya adalah sekitar 1 ton per hari, masih jauh dari ketentuan rekanan bagi Bulog yaitu 2 ton per hari. Keuntungan dari penggilingan padi ini dibagi untuk pondok pesantren, pekerja dan pemeliharaan mesin. Masalah dalam pengelolaan penggilingan saat ini adalah dari aspek permodalan.

Rumah dari Kulit Kayu di Badjoeh - Foto

Non-christian house on the upper Kapuas
Foto diatas diambil tahun 1932 oleh Dr. Vischer ketika beliau sedang melakukan perjalanan misi ke daerah hulu dari Sungai Kapuas. Foto diatas berdasarkan keterangan di foto-nya diambil di Desa Badjoeh, salah satu desa dari Kecamatan Kapuas Tengah. Foto dari tempat yang sama dapat kita lihat dibawah ini:

Village on the upper Kapuas. Houses built of bark (Badjoeh)

Kedua foto diatas diambil di desa yang sama (Badjoeh). Kesamaan lainnya adalah pada tingginya rumah untuk mengantisipasi datangnya banjir yang sering terjadi bila hujan sangat deras di musim hujan. Hal menarik lainnya adalah dinding rumah terbuat dari kulit kayu. Dan sebagaimana lazim-nya perumahan di pedalaman, mereka sama sekali tidak memiliki jendela, yang tersedia hanya pintu rumah saja. Atapnya pun terbuat dari daun rumbia. Biasanya tiang rumah terbuat dari Kayu Ulin (kayu besi). Daerah hulu, merupakan daerah yang berpasir.

Ta'lim di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas

Ust. Suriani Jiddy, Lc, setelah memberikan ta'lim di Ponpes Al-Amin
Setiap habis Maghrib sampai Isya di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas (Jl. Pemuda Km. 20) diselenggarakan kegiatan ta'lim. Kegiatan ini diisi oleh para pemateri diantaranya dari Ikatan Da'i Indonesia, para ulama yang ada di sekitar pondok pesantren. Kegiatan ini ditujukan untuk memperluas wawasan keislaman yang dimiliki oleh para santri.

Setelah kegiatan ta'lim ini, para santri biasanya berlatih untuk memberikan kultum (kuliah tujuh menit) di depan teman-temannya.

Seorang santri sedang memberikan kuliah tujuh menit (kultum)

Rabu, 29 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 9 : Katering di Madinah

Donor darah dalam rangka HUT TNI dan PMI ke-65

Dalam rangka memperingati HUT TNI dan PMI ke-65, Komando Distrik Militer (Kodim) 1011/KLK bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan donor darah yang insya Allah akan diadakan pada hari Senin, 4 Oktober 2010, bertempat di Unit Transfusi Darah (UTD), RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Bagi warga masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut ditunggu di UTD-RS.

Kapuas Dalam Angka 2009


Buku elektronik ini berisi berbagai data tentang Kabupaten Kapuas pada tahun 2008. Data ini diperoleh dari situs Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas. Untuk mendownload buku elektronik diatas, dapat meng-klik pada link berikut ini:

Kapuas Dalam Angka 2009.pdf

Data Pokok Pendidikan Kabupaten Kapuas Periode 2010-2011


Data pokok pendidikan Kabupaten Kapuas yang terletak di situs Kementerian Pendidikan Nasional ini belum "up-to-date", mengingat banyak ada yang masih belum terisi. Sebenarnya Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Kapuas memiliki data yang lengkap mengingat untuk mendapatkan BOS data dari seluruh sekolah harus masuk. Oleh karena itu, untuk meningkatkan akses terhadap data pendidikan, update data online ini perlu mendapatkan perhatian.

Jumlah Guru Negeri dan Swasta se-Kabupaten Kapuas Tahun 2009

NEGERI (orang)
  1. TK : 22 
  2. SD : 3.322 
  3. SMP : 720
  4. SLB : 16
  5. SMA : 323
  6. SMK : 130
  7. Total : 4.533
SWASTA
  1. TK : 444
  2. SD : 97
  3. SMP : 57
  4. SLB : -
  5. SMA : 22
  6. SMK : 20
  7. Total : 5.173

Selasa, 28 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 8 : Shalat Arbain & Ziarah di Madinah

Tabuka = Sabuka

Bila dilihat artinya pada kamus Dayacksch-Deutsches Wörterbuch maka arti dari Tabuka sama dengan sabuka yang artinya topeng yang terbuat dari kayu, mereka dikenakan di festival. Dalam foto-foto berikut ini tabuka / sabuka banyak berasal dari upacara pemakaman:


Mask (Sabuka) from the funeral ceremonies on the Kahajan

Puskesmas Keliling Tahun 1930-an

Before a mission doctor sets out on his journey (1927/1938)
Keterangan tambahan untuk foto diatas: Dokter misionaris kami, Dr. Vischer, telah selesai mengobati orang sakit dalam perjalanannya. Saat ini obat-obatan dan peralatannya dipaket secara cepat ke dalam kotak metal dan dibawa melintasi kayu kecil ke lanting dan klotok, jadi dia dapat melanjutkan perjalanan ke desa berikutnya.

Sebagaimana layaknya pelayanan kesehatan di daerah perairan, pelayanan kesehatan ke desa-desa (sekarang disebut Puskesmas Keliling) dilakukan dengan menggunakan perahu bermotor (klotok). Petugas kesehatan harus mempersiapkan obat-obatan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan tersebut dan memuatnya ke dalam klotok, sebagaimana ditunjukkan dalam gambar diatas dan dibawah ini.

Situs IDI Cabang Kapuas memiliki wajah baru

Situs baru IDI Cabang Kapuas dalam bentuk blog (Wordpress)
Setelah bereksperimen dengan beberapa perangkat lunak (software) pengelola konten situs, akhirnya pengelola situs IDI Cabang Kapuas memutuskan untuk beralih ke Wordpress mengingat pola pengelolaan blog ini lebih mudah. Namun sayangnya dalam migrasi ini ada beberapa hal yang terlewatkan, seperti misalnya profil dokter yang tadinya tersedia dalam salah satu halaman, sekarang tidak ada lagi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kembali dimunculkan. Bila ingin berkunjung dapat meng-klik pada alamat berikut:
IDI Cabang Kapuas

Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas Masa Bakti 2009-2012

Pada tanggal 8 Nopember 2009 yang lalu, IDI Cabang Kapuas menyelenggarakan musyawarah cabang di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan tersebut berhasil disusun kepengurusan baru sebagai berikut:

Ketua : dr. H. M. Rosihan Anwar
Wakil Ketua : dr. Agus Nurohman, Sp. PD
Sekretaris I : dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc
Sekretaris II : dr. Muhammad Abubakar
Bendahara I : dr. Hj. Tri Setyautami
Bendahara II : dr. Hananie Taufik

Seksi Ilmiah
Ketua : dr. Diana Yuniarti
Anggota : dr. Erny Indrawati, dr. Marlensius A. Wijaya, dr. Asna Nasiqah, dr. Puspa Rahayu Dewanty, dr. Melia Ambarningrum

Kewajiban Umat Terhadap Al-Quran

Posted By Al-Ikhwan.net On 27 September 2010 @ 17:01

1]Risalah dari Prof. DR. Muhammad Badi, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 24-09-2010

Penerjemah: Abu ANaS

Segala puji bagi Allah, salawata dan salam atas Rasulullah saw, beserta keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebenaran hingga hari kiamat …

Al-Quran adalah Konstitusi yang menyeluruh tentang hukum Islam, dia adalah sumber yang penuh dengan kebaikan dan hikmah bagi hati dan nurani yang beriman kepadanya, sebagaimana dia adalah sebaik-baik sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ibnu Mas’ud berkata bahwa nabi saw bersabda:

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ مَأْدُبَةُ اللهِ فَتَعَلَّمُوا مَأْدُبَةَ اللهِ مَا اسْتَطَعْتُمْ ، إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ حَبْلُ اللهِ وَهُوَ النُّور الْمُبِينُ ، وَالشِّفَاءُ النَّافِعُ ، عِصْمَةٌ لِمَنْ تَمَسَّكَ بِهِ وَنَجَاةٌ لِمَنْ تَبِعَهُ

“Sesungguhnya Al-Quran ini adalah hidangan Allah, oleh karena itu hendaklah kamu menyebutnya dengan kekuatan yang kamu mampu menyebutnya. Sesungguhnya Al-Quran ini adalah tali Allah, cahaya yang terang benderang dan penawar yang berguna. Penjaga kepada siapa yang berpegang kepadanya, jaminan kejayaan bagi yang mengikutinya.” (Al-Hakim)

Senin, 27 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 7 : Kedatangan Jamaah Haji Di Bandara Jeddah dan Madinah

Kabut menyelimuti Kuala Kapuas di pagi hari

Kabut tipis menyelimuti Kuala Kapuas
Foto diatas diambil di Jl. Tambun Bungai, di pertigaan ke Jl. Patih Rumbih, pada hari Senin, 27 September 2010 pukul 06.22 WIB. Kabut tipis ini menutupi sebagian besar kota Kuala Kapuas yang kecil ini. Jarak pandang tidak terganggu. Karena ini adalah kabut yang rutin muncul kalau udara lebih dingin dari biasa, tidak ada masalah bagi masyarakat Kuala Kapuas.

"Children from Timpah (Kapuas)" - foto

"Children from Timpah (Kapuas)"

 (Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)


Foto diatas dibuat diantara tahun 1924/1946. Foto ini menggambarkan anak-anak di Desa Timpah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas pada tahun tersebut. Kondisinya masih cukup memprihatinkan. Kalau kita lihat latar belakang foto dimana rumah panggung-nya cukup tinggi dibandingkan dengan rumah-rumah yang ada saat ini. 

Akomodasi untuk mantri - foto


"Koeala Kapoeas: policlinic. Accomodation for the mantri, and behind the main building." (Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Selain menyediakan akomodasi untuk para dokter dan perawat yang berasal dari Swiss, RS Hanggulan Sinta juga menyediakan akomodasi untuk para mantri yang berasal dari orang lokal. Perhatian seperti ini yang juga dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan menyediakan perumahan bagi petugas kesehatan, namun dengan kemampuan yang terbatas.

Minggu, 26 September 2010

Majelis Ta'lim Al Inayah

Majelis ta'lim ini terletak di Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X dan diasuh oleh Guru Parhan (Ketua MUI Kecamatan Selat). Kegiatan ta'lim diselenggarakan setiap malam Senin (Ahad malam) pukul 20.00 - 21.00 WIB. Topik yang dibahas dalam majelis ini meliputi masalah fiqh, tauhid, tazkiyatun nafs (pembersihan diri) dan lain-lain.

Berikut ini adalah rekaman dan rangkuman catatan dari ta'lim  yang disampaikan pada hari Ahad, 26 September 2010 :



Bila ingin mendownload rekaman ini, silakan klik pada judul diatas.

Bincang-bincang dengan Bapak Erliansyah (Ketua Sanggar Tari Tingang Menteng Panunjung Tarung)

Courtesy of Erliansyah Narpan M Apol, Amd
Perbincangan ini berlangsung di rumah adat, Jl. Melati, Kuala Kapuas pada pukul 10.30 - 11.15 WIB. Kunjungan ke sanggar ini menindaklanjuti kunjungan ke rumah betang yang lalu dan juga menanggapi komentar di Facebook tentang sanggar ini.

Ketika admin sampai ke sanggar ini, mereka sedang latihan Tari Tabuk Tiwah, sebuah tarian yang menggambarkan tentang pesta yang diselenggarakan setelah selesainya ritual tiwah.

Latihan tari Tabuk Tiwah

Sentuhan-sentuhan Ramadan

Posted By Abu Ahmad On 25 September 2010

[1]Risalah dari Prof. DR. Mohammad Badi’, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 03-09-2010

Bismillah dan salawat dan salam atas Rasulullah saw dan orang-orang yang mendukungnya, selanjutnya…

Kesempatan masih ada di tangan kita

Berbicara tentang karunia dan sentuhan bulan Ramadan tidak hanya terpaku pada pesan-pesannya saja, dan saat ini kita berada pada sisa-sisa hari yang penuh berkah dari akan berakhirnya bulan Ramadhan, sepuluh hari yang merupakan jamuan Allah yang Maha Pengasih, sekalipun disebut dengan sepuluh hari terakhir namun hakikatnya merupakan sepuluh hari pertama dari tahun yang baru. Dari bulan Ramadhan seluruhnya; karena di dalamnya terdapat I’tikaf dan malam Al-Qadar (kemuliaan), berlimpahnya ampunan, dan kesaksian akan hari kemenangan dan penuh anugerah.

Video Panduan Perjalanan Haji 6 : Keberangkatan Jamaah Haji ke Saudi

Semangat shalat berjama'ah di masjid / langgar / mushola

Suana shalat Zuhur berjama'ah di salah satu langgar di Kuala Kapuas
Kita patut bersyukur bahwa semangat untuk mengerjakan shalat berjama'ah di masjid / langgar / mushola sudah mulai tumbuh di kalangan masyarakat Kuala Kapuas. Hal ini ditunjukkan dengan sudah  mulai bertambahnya jama'ah shalat selain shalat Maghrib dan Isya. Karena selama ini shalat jama'ah yang jama'ah-nya cukup banyak adalah Maghrib dan Isya. Diharapkan semangat ini makin diikuti oleh kaum Muslimin yang lain sehingga semboyan "memakmurkan masjid" bisa kita wujudkan bersama.

Bincang-bincang dengan Bapak Amran Noer (Koordinator Unit Pemadam Kebakaran)

Armada Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas
Unit ini terletak di Jl. Kalimantan, Kuala Kapuas, dengan nomor telpon (0513) 113. Unit ini memiliki 6 buah unit pemadam kebakaran (satu buah mobil yang rusak) dan 6 buah mesin.

Idealnya satu buah mobil memiliki personil 6 orang dengan tugas sebagai berikut:

  1. 1 orang di saringan air
  2. 1 orang di mesin
  3. 2 orang di selang
  4. 2 orang menyemprot

Pasar Minggu Pagi (Stadion dan Pulau Telo)

Pasar minggu pagi di sekitar stadion Panunjung Tarung
Pasar Minggu pagi yang terletak di sekitar stadion ini sudah menempati tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah yaitu menempati sisi di depan markas PWI dan Orari. Penyediaan lahan ini dilakukan oleh Pemda dalam rangka menjamin agar lalu lintas yang melewati Jl. Tambun Bungai (khususnya di depan rumah sakit) tetap lancar dan warga masyarakat yang sedang melakukan olahraga dapat menggunakan jalur yang sudah disediakan.

Pasar minggu pagi Pulau Telo pada pukul 05.45 WIB (masih sepi)
Lokasi lain dari pasar minggu pagi adalah di Pulau Telo. Berbeda dengan stadion, pagi di Pulau Telo ini merupakan pasar reguler mingguan dengan jumlah pedagang yang jauh lebih banyak dan jenis jualan yang lebih bervariasi. Banyak masyarakat dari Kuala Kapuas yang berbelanja ke pasar ini untuk mencari sayur-sayur segar, mencari wadai (kue) yang tidak mereka temukan di pasar Kuala Kapuas.

Ta'lim Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Kapuas

Ust. H. Suriani Jiddy, Lc sedang menyampaikan materi ta'lim
Ta'lim ini diselenggarakan setiap hari Ahad/Minggu, jam 04.30 - 05.30 WIB di Jl. Mawar No. 10, Kuala Kapuas. Ta'lim diberikan oleh Ust. H. Suriani Jiddy, Lc (lulusan Madinah University, Saudi Arabia). Topik yang sedang dibahas saat liputan ini adalah mengenai tafsir dari Surat Al Ikhlas dengan merujuk pada kitab Shofwatut Tafasir yang dikarang oleh Syeikh Ali Ash Shobuni.

Berbeda dengan ta'lim-ta'lim yang lain, materi ta'lim ini disampaikan dengan menggunakan multimedia (laptop dan LCD) dan kitab-nya pun berasal dari program komputer tentang tafsir Qur'an.

Sabtu, 25 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 5 : Di Bandara Indonesia

Ragi Carita 2: Sejarah Gereja di Indonesia 1860-an - sekarang

Sejarah misi di Kapuas dapat dilihat pada halaman 175 - 178 :

Ayah membawa anak ikut shalat Subuh

Alhamdulillah pagi ini agak lain daripada biasanya. Masing-masing ayah yang datang ke langgar membawa semua anak laki-lakinya. Kondisi ini sangat membahagiakan, karena peran ayah dalam pendidikan anak mulai membuahkan hasil. Shalat Subuh sebagai salah satu indikator ketaatan seorang Muslim, mesti ditunjukkan. Ketika seorang ayah berhasil mengajak anak laki-lakinya untuk shalat Subuh berjama'ah di masjid, maka kita bisa berharap bahwa hari-hari ke depan akan lebih cerah. Mengingat shalat Subuh adalah awal dari sebuah hari. Apabila hari itu dibuka dengan sebuah kebaikan, maka kita bisa berharap bahwa waktu-waktu berikutnya akan bisa diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Seorang ulama mengatakan bahwa kemungkinan kita mengalami banyak permasalahan pada saat ini, salah satu penyebabnya adalah kurang disiplinnya kita dalam mengerjakan shalat Subuh secara berjama'ah di masjid atau mushala/langgar.

Jumat, 24 September 2010

Khutbah Jum'at di Masjid Baiturrahim 24 September 2010

Upaya untuk meraih takwa:
  1. Menghisap diri sendiri
  2. Mendisiplinkan diri
  3. Bersemangat dalam beramal
  4. Menyimak perkataan orang-orang shaleh

Bila ingin mendownload khutbah ini, silakan klik pada judul diatas.

Khutbah Jum'at di Masjid Al Ihsan 17 September 2010

Beberapa sikap yang dapat dikategorikan sebagai mengabaikan Al Qur'an diantaranya:

  1. Tidak yakin kepada Al Qur'an
  2. Tidak mentadabburkan Al Qur'an
  3. Lebih menyukai yang lain lebih daripada Qur'an
  4. Tidak berhukum dengan Qur'an
  5. Tidak membaca Qur'an dengan benar
  6. Menafsirkan Qur'an berdasarkan pemikiran sendiri, tidak menurut ketentuan yang ada
  7. Tidak menghormati Al Qur'an




Bila ingin mendownload khutbah ini, klik pada judul diatas.

Berbincang-bincang dengan Bapak Muji (Koreografer Tari)

Koleksi foto Sanggar Tari Riak Nyalong
Bertempat di rumah betang, Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas, pada hari Jum'at, 24 September 2010 pukul 15.30 - 17.00 WIB, berlangsung bincang-bincang dengan Bapak Muji. Pembicaraan dimulai dengan Sanggar Tari Riak Nyalong, pengurus, para penari, jadual latihan, prestasi yang pernah diraih, baik tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Setelah itu pembicaraan berlangsung lebih bebas. Beliau menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke pedalaman Kalimantan Tengah. Satu hal yang berkesan dari perjalanan itu adalah mengenai sikap hormat orang Dayak pedalaman terhadap orang Islam. Kalau mereka tahu bahwa tamu mereka adalah orang Islam, maka mereka akan menyediakan piring dan makanan yang berbeda dengan yang mereka makan. Selain itu dalam kunjungan tersebut beliau bisa mengenai berbagai kebiasaan menari di kalangan masyarakat Dayak pedalaman.

Seminari guru (asrama) di Kuala Kapuas

Teachers' Seminary [boarding] in Kwala Kapuas

(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Seminari ini didirikan oleh Basel Mission dalam rangka mendidik orang Dayak untuk memiliki kemampuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan misi, jadi tidak bergantung kepada Basel Mission. Seminari ini merupakan salah satu dari sekian banyak upaya pendidikan yang dilakukan oleh Basel Mission. Foto diatas dibuat tahun 1939.

Kalimantan Forests and Climate Partnertship (KFCP)

Proyek ini merupakan bagian dari kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia dalam lingkup yang lebih besar yaitu Indonesia-Australia Forest Carbon Partnership. Australia sudah berkomitmen sebanyak $ 30 juta untuk proyek Kalimantan Forests and Climate Partnership. Kerjasama ini merupakan kegiatan pengurangan emisi karbon pertama dan skala besar di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menunjukkan pendekatan yang dapat dipertanggung jawabkan, setara dan efektif dalam pengurangan emisi karbon, meliputi penanganan degradasi dari lahan gambut. Fokus awal adalah daerah lebih dari 100.000 hektar lahan gambut yang mengalami degradasi di Kalimantan Tengah, Indonesia.

Sumber: Action under the International Forest Carbon Initiative

Video Panduan Perjalanan Haji 4 : Di Asrama Haji Embarkasi

Ragi Carita 1: Sejarah Gereja di Indonesia 1500 - 1860

Sejarah misi di Kapuas dapat dilihat dari halaman 188 - 196 :

Ultradisc - Kuala Kapuas

Ultradisc yang terletak di Jl. A. Yani ini (disamping praktek dr. Agus Waluyo) menyewakan VDC / DVD asli dari berbagai film yang diproduksi oleh Indonesia maupun oleh pihak luar negeri. Perusahaan waralaba ini membuat beberapa penyewaan VCD/DVD bajakan yang ada di Kuala Kapuas gulung tikar. Berbagai promosi dilakukan oleh waralaba untuk menarik minat dari pelanggan mengingat kemajuan teknologi sudah membuat makin mudahnya orang mengakses VCD/DVD secara online.
Anda bisa meminjam dengan melakukan deposit. Anda juga dapat ikut paket Rp 25.000 gratis meminjam VCD kartun setahun. Ada juga paket dimana anda bisa memiliki VCD/DVD yang anda pinjam.

Hari ini (Jum'at, 24 September 2010) pemeriksaan Haji di Dinkes

Peserta pemeriksaan kesehatan calon jama'ah haji Kapuas tahap II
Pada hari ini, Jum'at, 24 September 2010 pukul 08.00 - 15.00 WIB bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Jl. Kenanga No. 42, Kuala Kapuas, diselenggarakan pemeriksaan kesehatan calon jama'ah dari Kabupaten Kapuas. Dalam pemeriksaan ini para jama'ah akan diperiksa oleh 7-8 orang dokter yang dibantu oleh paramedis lain. Dalam pemeriksaan ini juga diberikan vaksinasi meningitis dan tes kehamilan bagi wanita usia subur.Kegiatan pemeriksaan ini akan berlangsung sampai besok. Target hari ini adalah sebanyak 150 orang. Adapun para dokter yang melakukan pemeriksaan kesehatan haji tersebut adalah:
  1. dr. Agus Waluyo (pimpinan Puskesmas Selat)
  2. dr. Eka Fithria (pimpinan Puskesmas Pulau Telo)
  3. dr. Timothy Von Simon (dokter Puskesmas Palingkau)
  4. dr. Mohammad Abubakar (dokter Puskesmas Basarang)
  5. dr. Satri Ramli (dokter Puskesmas Lamunti sekaligus sebagai Tenaga Kesehatan Haji Indonesia - TKHI)
  6. dr. Juni (dokter Puskesmas Tamban Baru)
  7. dr. H. Ahmad Haspiani (dokter Puskesmas Melati)

Kamis, 23 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 3 : Seragam Jamaah Haji Indonesia

HAJI - kumpulan artikel dari Dakwatuna dan buku dari IslamHouse

Sumber: Dakwatuna dan IslamHouse


  1. Haji: Persatuan Dunia Islam
  2. Meraih Haji Mabrur
  3. Agar Ibadah Haji Diterima
  4. Menjadi Haji Mabrur Seorang Diri
  5. Ibadah Haji
  6. Berhaji Untuk Allah 
  7. Petunjuk Haji dan Umrah (pdf)
  8. Manasik Haji dan Umrah (pdf)
  9. Sembilan Nasehat Buat Anda Yang Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah (pdf)
  10. Wasiat Emas Untuk Para Jama'ah Haji (pdf)
  11. Ya Allah Saya Penuhi Panggilan-Mu (pdf)
  12. Bimbingan Manasik Haji (pdf)
  13. Nasehat Setelah Haji (pdf)

Bimbingan Haji Praktis - Buku

Buku Bimbingan Haji Praktis

Emak ingin naik haji - Film


Film yang dibuat berdasarkan tulisan Asma Nadia ini layak untuk ditonton  bagi mereka yang akan menunaikan ibadah haji. Bagaimana seorang nenek miskin, memiliki semangat yang tinggi untuk dapat menunaikan ibadah haji. Salah satu fragmen dimana tabungan hajinya harus digunakan untuk pengobatan cucunya menggambarkan kisah yang sama dengan kisah Abdullah bin Mubarak yang menunda haji-nya karena membantu seorang wanita miskin yang membutuhkan bantuan.

Upaya yang dilakukan dengan cara yang tidak halal untuk menunaikan ibadah haji, digagalkan oleh Allah SWT dan diganti dengan cara yang lebih baik. Banyak sindiran yang diberikan oleh film ini mengenai orang yang menunaikan ibadah haji  hanya sekedar untuk mendapat titel haji saja, untuk berbagai kepentingan, diantaranya untuk kepentingan politik dan ketenaran di tengah masyarakat.

Rabu, 22 September 2010

Video Panduan Perjalanan Haji 2 : Barang Bawaan Jamaah Haji

Tuaiannya Sungguh Banyak: Sejarah Gereja Kalimantan Evangelis Sejak Tahun 1835

Buku yang satu ini patut disimak bagi yang ingin mengetahui bagaimana sejarah Gereja Kalimantan Evangelis (yang awalnya bernama Gereja Dayak Evangelis) di Kapuas:

Untukmu akhi (untukmu saudaraku)

Oleh: Aidil Heryana (tulisan dimuat seijin penulis)

Untukmu akhi fillah...

‘Abdullah Ibnu Mas’ud berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah ‘alaihi ash shalatu wa sallam, ” Ya Rasulullah…amalan apakah yang paling dicintai Alloh?” Beliau menjawab, “Mendirikan sholat pada waktunya,” Aku bertanya kembali, “Kemudian apa?” Jawab Beliau, “Berbakti kepada orang tua,” lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, “Kemudian?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Alloh.” (HR. Al Bukhari no. 5970).

dari untaian hadits di atas…

1. Maka LIHATLAH SHALATMU wahai akhi…sudahkah engkau melangkah ke masjid berjama’ah (laki-laki)…??? Sudahkah di awal waktu??? Sudahkah di waktu yang disyariatkan???
“Barangsiapa mendengar adzan, kemudian tidak mendatanginya, maka tidak ada shalat baginya kecuali ia memiliki udzur/halangan”(HR. Ibnu Majah no. 793, Al Hakim I/245 dan Al Baihaqi III/174)

Martabak Telur dan Terang Bulan "METRO"

Dua makanan diatas memiliki penggemar tersendiri. Hal ini ditunjukkan dengan makin banyaknya tempat yang menawarkan salah satu atau kedua makanan tersebut. Saat ini yang kita kunjungi adalah "METRO". Mereka memiliki dua tempat berjualan yaitu di Jl. A. Yani (di depan praktek dokter Agus Waluyo) dan di Jl. Teratai, disamping Rumah Makan "Hasanah" atau disamping Bakso dan Mie Ayam "Solo". Ketika ditanyakan apakah kata Metro ini ada hubungannya dengan Lampung (Metro adalah salah satu kota dari Provinsi Lampung), sang penjual menjawab, "Ya". Dulu mereka ketika di Jakarta, ikut dengan orang yang berasal dari Metro, Lampung. Berikut ini adalah daftar harga dari kedua makanan diatas:

Terang Bulan
1. Biasa                    5.000
2. Spesial                  6.000
3. Keju Susu            14.000
4. Keju Super          17.000
5. Super                   17.000

Martabak Telur
1. Biasa                      5.000
2. Spesial                   16.000
3. Super                     23.000
4. Jumbo                    30.000

Pemeriksaan Kesehatan Calon Jama'ah Haji Tahap II

Pada tanggal 24-25 September 2010 bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas akan diselenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi calon jama'ah haji Kabupaten Kapuas Tahap II. Pemeriksaan pertama dilakukan di puskesmas dimana calon jama'ah haji berdomisili.

Pemeriksaan kesehatan ini akan dilakukan oleh delapan orang dokter yang berasal dari dokter puskesmas dan dokter rumah sakit, termasuk para dokter yang pernah menjadi TKHI dan yang akan menjadi TKHI. Para dokter akan dibantu oleh petugas-petugas lain dalam pemeriksaan tersebut. Dalam pemeriksaan ini juga akan dilakukan tes kehamilan bagi wanita usia subur dan penyuntikan vaksin Meningitis.

Mengingat waktu pemeriksaan cukup panjang dan jumlah dokter cukup banyak, diharapkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap jama'ah haji dapat berjalan lebih maksimal dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selasa, 21 September 2010

TAHUKAH ANTUM YG TERBAIK? MAKA JADILAH YG TERBAIK!!!

Oleh: Aidil Heryana (tulisan ini dimuat atas ijin dari penulis)

Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. (QS. Al-Hujuraat (49) : 13 )

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami uji mereka, siapakah di antara mereka yang baik amalnya (perbuatannya).
( QS. Al-Kahfi (18) : 7 )
  • Sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah
  • Sebaik-baik petunjuk adalah sunnah Rasulullah
  • Sebaik-baik umat adalah 3 generasi awal Islam ( generasi shahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in )

Video Panduan Perjalanan Haji 1 : Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji

Peta Mekah - The Map Group


Sumber: http://www.ece.ubc.ca/~tkhattab/Images/mapmakka.jpg

Peta Mekah - Google


Untuk melihat peta kota Mekah dengan menggunakan Google Maps dapat mengakses alamat berikut ini: http://www.hajinformation.com/main/f202.htm

Denah Masjidil Haram

Sumber: http://www.hajinformation.com/main/f203.htm

Rencana Perjalanan Haji Tahun 1431 H/ 2010 M

Haji - hari demi hari


HARI 1

Miqat
Jama'ah jai memasuki status ihram pada salah satu dari lima Miqat (titik masuk), memakai pakaian ihram dan memasang niat untuk menunaikan ibadah haji.

Mekah
  • Melakukan Tawaf al Qudum (tawaf selamat datang)
  • Melakukan Sa'i (berlari-lari kecil diantara bukit Safa dan Marwah)
  • Menuju Mina
Mina (8-9 Zulhijjah)
  • Di Mina melakukan shalat lima waktu, dimulai pada saat shalat Zuhur dan berakhir saat Subuh pada hari Arafah.
  • Anda juga bisa mengumpulkan sebagian dari tujuh puluh batu kerikil yang anda perlukan untuk "melontar jumrah".

Senin, 20 September 2010

Penyuluhan Kesehatan Saat Manasik Haji


Pada tahun ini jama'ah haji Kabupaten Kapuas berjumlah 328 orang, sedangkan yang mengikuti manasik haji adalah sebanyak 319 orang. Petugas kesehatan dari Kabupaten Kapuas yang mendapat kesempatan untuk mendampingi jama'ah haji (Tenaga Kesehatan Haji Indonesia - TKHI) tahun ini adalah: dr. Satri Ramli (dokter pada Puskesmas Lamunti) dan M. Solichuddin, A.Md.Kep (staf Bidang Keperawatan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas).

Jama'ah haji Kapuas mulai menjalani manasik haji sejak hari Sabtu, 18 September 2010 di Masjid Agung Al Mukarram, Kuala Kapuas. Penyuluhan kesehatan baru disampaikan pada hari Minggu, 19 September 2010 oleh dr. Satria Ramli, didampingi oleh M. Solichuddin, A.Md. Kep.

Minggu, 19 September 2010

K. Kapoeas, 1929 - lukisan



(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Lukisan diatas tidak diketahui siapa pembuatnya. Lukisan ini menggambarkan pemandangan di sungai di tambah dengan latar belakang pedesaan yang ada di Kuala Kapuas. Lukisan tersebut dibuat antara tahun 1928-1930. Lukisan diatas merupakan bagian dari koleksi Historical Photographs from the Basel Mission dalam album tanpa judul. 

Tiwah dalam gambar

Sangkaraja is the place where the heads are kept, and during the Tiwah festival they are often the focus of dances

(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

Dari Kamus Dajacksch-Deutsches Worterbuch maka arti dari Tiwah adalah bebas, terbebas dari kebutuhan untuk komitmen pada beberapa Pali, secara ilegal. (Berasal dari kata-kata bahasa Sangiang: Manantiwah, nantiwah, lihat dibawah).  Aku djari tiwah palin tatambangku bihin. Aku bebas untuk meminum obat yang sebelumnya dilarang (dapat menggunakan lagi). - Kilen ikau tiwah kuman bawoi toh, Anda sekarang bebas lagi untuk makan daging babi - Tiwah, Hari Orang Mati. Tiwah adalah festival utama orang Dayak. Baik laki-laki atau perempuan, pria atau wanita yang meninggal, janda atau duda dari Pali harus memakai pakaian berkabung, mereka tidak boleh menikah lagi sampai mereka menyelenggarakan tiwah bagi almarhum. Bahkan orangtua yang kehilangan anak-anak mereka, anak-anak yang kehilangan orangtua mereka, saudara-saudara, di mana seorang saudara mereka meninggal dunia, adalah Pali, najis – sampai mereka  mengadakan tiwah untuk almarhum tersebut. Selama sisa satu kerabat, Anda tidak perlu khawatir tentang tiwah, dan biaya yang berhubungan dengannya. - Tiwah biasanya dilangsungkan sekitar 2 tahun setelah kematiannya, diadakan untuk yang meninggal, sering kali setelah beberapa bulan, atau mungkin setelah 8-10 tahun. Persiapan membutuhkan waktu yang panjang.  

Sabtu, 18 September 2010

Alumni Puskesmas Basarang dan Puskesmas Selat

Pada tahun 1987-1989 dr. Dody Firmanda, SpA, MA pernah bertugas sebagai pimpinan Puskesmas Basarang dan Puskesmas Selat. Dari tahun 1989-1993 beliau meneruskan pendidikan di Bagian Anak, FKUI untuk mengambil spesialis anak. Pada tahun 1993-1994 beliau menjadi kepala bagian anak dan kepala komite medis RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas. Dari tahun 1994-1998 beliau menjadi direktur di rumah sakit ini. Setelah itu beliau pindah ke RS Fatmawati, meneruskan pendidikan S-2 di University of Leeds, Inggris. Sepulangnya dari Inggris beliau menjadi ketua komite medis RSUP Fatmawati sampai sekarang.

Beliau merupakan alumni Kapuas yang sangat rajin dalam menulis. Banyak tulisan beliau yang dimuat dalam jurnal-jurnal di Indonesia dan makalah beliau bertebaran di Scribd.

Berikut ini adalah beberapa link tentang beliau :
  1. Komite Medik di Scribd
  2. Indonesian Clinical Pathways Association di Scribd
  3. University of Leeds
  4. Istri tercinta
  5. Profil di pipl

Alumni Puskesmas Pujon

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia Periode 2009-2012, dr. Prijo Sidipratomo, Sp. Rad, pada tahun 1984-1985 pernah bertugas sebagai kepala Puskesmas Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas. Dokter yang dilahirkan di Jakarta, 11 Maret 1958. Menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada tahun 1983. Setelah menyelesaikan tugas di Puskesmas Pujon, beliau melanjutkan pendidikan spesialis radiologi juga di FKUI. Selesai sekolah spesialis, beliau melakukan wajib kerja di Aceh, setelah itu kembali lagi ke FKUI. Untuk profil lengkapnya, silakan akses Klik Dokter.

The Prayer-house in Penda Muntai

(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)


Foto diatas diambil sekitar tahun 1928-1940 oleh Johann Wilhelm Göttin di Desa Penda Muntai, yang sekarang berada pada Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Foto ini merupakan bagian dari arsip resmi mengenai Borneo Tenggara yang mencakup agama Islam dan tradisi. Belum didapat informasi mengenai kapan dimulainya penyebaran Islam di daerah ini.


Catatan: 
Bila ada yang ingin memesan atau mencetak foto kuno diatas, dapat menghubungi:
mission 21 
evangelisches missionswerk basel 
Barbara Frey Näf 
Missionsstrasse 21, CH-4003 Basel 
Tel: +41 61 260 23 09; Fax: +41 61 260 22 68 
eMail: barbara.frey@mission-21.org 
http://www.mission-21.org/ 
http://www.bildungszentrum-21.ch/

Jumat, 17 September 2010

Sandong


"Sandong", foto karya Mattheus Carl Vischer (antara 1927-1943).

(Courtesy of mission 21, evangelisches missionswerk basel)

 Bila dilihat dari Kamus Dajacksch-Deutsches Worterbuch , maka arti Sandong adalah:
SANDONG, die gossen, schon mit Schnitzwerk verzierten Särge, in welche man beim Tiwah, Totenfeste, die noch übrig gebliebenen Knochen aus dem Raung, dem vorläufigen Särge, bringt. Ein solcher Sandong ist eine Art Familienbegräbnis; er kann lange Jahre benutzt werden. Er steht oft weit vom WohntPlätze des Gestorbenen entfernt auf einem der Familie heiligen Platze, 12-18 Fuss uber der Erde, auf zierlich zu Menschenbildern ausgeschnitzten Pfosten, unter einem Blatterdache. - Der Sandong raung ist ein grosserer Sandong, in welchen beim Tiwah der ganze Raung gebracht wird; er ist gewohnlich so gross, das 6 Raung neben einander, und 5 Raung über einander darin Platz haben. (S. auch djirap und kariring.) - Hasandong, einen Sandong haben. - Manjandong, einen neuen Sandong aufrichten. - Sasandong, sandosandoug, als ein Sandong, i. e. hoch empor ragen, (grosse, stehende Thiere.) Aton bawoi himba ndau, sasandong, es war. eben ein wildes Schwein da, hoch ragte es in die Hohe. - Barasandong, alle hoch in die Hohe ragen.
Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (menggunakan Google Translate yang diedit), maka hasilnya sebagai berikut:

Manusia Rabbani Pasca Ramadhan

Dikirim oleh Muhammad Syarief pada 15 September 2010 @ 17:47 di Suara Pembaca

dakwatuna.com – Malam-malam kita tak lagi seperti dulu, yang syahdu di bawah lantunan kalam ilahi dari para imam-imam tarawih. Penghujung malam kita pun tak seperti dulu lagi, yang larut dalam tahajjud panjang, lalu merengguh keberkahan sahur, sembari dzikir dan istighfar di sela-sela sisa waktunya.

Saat Subuh tiba, shaf-shaf di masjid terlihat lebih padat dibandingkan waktu subuh di luar Ramadan. Selepas shalat, sebagian makmum lebih memilih duduk berdzikir menanti syuruq, mereka berlomba-lomba meraup pahala haji dan umrah, yang disempurnakan dengan mengerjakan shalat sunah dua rakaat.

Shalat kita pun tak seperti dulu, yang lebih semangat memburu lima waktu jamaah di masjid. Mengejar untuk mengkhatamkan Al Quran berulang kali, berlama-lama di masjid untuk satu, dua atau bahkan tiga juz Al Quran setiap hari.

Kamis, 16 September 2010

Hampatong, kebudayaan material suku Dayak di Kalimantan

Buku yang diterbitkan oleh PT. Gramedia pada tahun 1981 ini ditulis oleh Jacob Vredenbregt. Buku tersedia di Google Books, bisa di Search From inside the book (kita bisa melakukan pencarian dari dalam buku tersebut dengan menggunakan kata kunci yang kita inginkan). Contohnya kalau kita mau mencari tentang "dayak", maka tampilan yang keluar adalah:



Hampatong


Bila dilihat pada Kamus Dajacksch-Deutsches Worterbuch maka arti dari Hampatong adalah:

Hampatong -hölzerne oder irdene etc. Abbildungen von Menschen, Thieren, etc; man macht sie entweder als Spielzeug fur kinder, oder zu abgottischen zwecken. - Eigentliche Götzenbilder, welche Götzen repräsentieren, und welche verehrt werden, haben die Dajacken nicht, aber wohl Bilder, welche mit Götzendienst und Zauberei in Verbindung stehen. Man bringt z. B. Abbildungen von Menschen, Tieren, Sachen den Göttern als Opfer, auf dass die Gans Seele, derselben, im Geisterlande eigentum des Götzen werde. - Bei Tiwah, Tortenfesten, stellt man verschiedene Holzpuppen auf, deren Gans Sklaven des verstorbenen werden sollen. - Bei Krankheitsfällen gebraucht man hampatong lantak, angenagelte Bilder, gewöhnlich nur ein Stück Holz oben zur Gestalt eines Menschenkopfes geschnitzt, welche man schlagt, misshandelt, und zuletzt irgendwo festnagelt; - sie sollen Stellvertreter des kranken werden, damit der kranke genese. - Sadiri, hampatong sadiri, s. unter diri. - Hampatong uwei, Püppchen von rattan, gebraucht man bei Gerichtssachen. Der kamanangan (advokat) nimmt 7 oder 14 solcher Püppchen mit, und stellt bei jedem neuen Punkte seiner Beschuldigung oder Verteidigung eines davon vor sich; dies scheint jetzt nur noch eine kräftige aufsummierung der klagenPunkte etc., ohne weitere abergläubische Bedeutung zu sein. - Wenn jemand einen andern Namen wählen will weil er den seinen für einen Unglücksnamen halt, pflanzt man 7 Hampatong uei auf einen Teller voll ungekochten reis, gibt jedem der Püppchen einen Namen, während der, welcher einen neuen Namen sucht, nicht dabei war, und lasst durch ihn dann eines der Püppchen wählen, dessen Name dann sein neuer Name wird. - Hampatong karohei tatau, oder nur: haroei tatau, sind kleine Püppchen, wozu das Holz durch einen Traum angezeigt ist; man bewahrt sie sorgfältig im hause, und hofft auf Glück und Vorteil durch sie. - Auf die Reishaufen in dem Lepau, Reishäuschen, steckt man Hampatong parei, oder sampan parei, holzerne bildchen, und hofft, dass dadurch segen in den reiss komme, dass er nicht schnell alle werde, ratten etc. ihm keinen schaden thun. - Mahampatong, ein hölzernes Bild machen. Keleh mahampatong badjai indu usik anakku, mache doch eine holzerne abbildung vom krokodill zum spielzeuge meines kindes. - (S. auch: pangawa, patindju)

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Palangka Raya

Kabupaten Kapuas mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan utusan pada Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Palangka Raya yang dibuka mulai September 2010. Program ini diikuti oleh 50 orang mahasiswa yang berasal dari seluruh Kalimantan Tengah dengan perincian 35 orang mendapatkan beasiswa dari masing-masing pemerintah daerah dan 15 orang dengan biasa sendiri. Utusan dari Kabupaten Kapuas adalah:
  1. Hasanah dari MAN Selat
  2. Ujang Fauzan Zaini dari MAN Selat
  3. Gusti dari SMAN 2 Selat
Pendidikan ini akan dilakukan dengan metode yang lebih interaktif dibandingkan dengan metode lama. Dosen-dosen pengajar semuanya berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dosen-dosen pendamping berasal dari dokter-dokter yang ada di Palangka Raya.

Pepatah-petitih dalam bahasa Dayak Ngaju

Bila anda masuk ke http://books.google.co.id dan mengetik judul buku diatas, maka anda akan mendapatkan buku ini tersedia di Google Books. Buku ini memiliki fasilitas untuk mencari kata-kata yang terdapat dalam buku ini. Jadi kalau ada kata yang ingin kita cari, maka dia akan menampilkan hasil sebagai berikut:


Lumayan juga untuk digunakan mencari kosa kata dalam bahasa dayak ngaju. Semoga bermanfaat

Rabu, 15 September 2010

Kamus Dayak Ngaju - Jerman


Kabar gembira bagi rekan-rekan yang memerlukan kamus bahasa Dayak Ngaju, karena Google sudah melakukan upaya scanning terhadap buku yang dikarang oleh Hardeland ini. Kalau mau lihat bentuk text-nya bisa di Internet Archive. Kalau mau bentuk pdf, bisa lihat di Google Books. Untuk bentuk plain text, silakan gunakan tautan ini, Google Books Plain Text. Kalau mau baca kisah Hardeland bisa baca tulisan dengan judul Ilalang, Kamus sampai Alkitab. Berikut ini adalah versi preview-nya.

Pemasangan Tiang Pancang Dimulai

Pemasangan tiang pancang (pondasi) masjid Agung Al Mukarram

Pembangunan Masjid Agung Al Mukarram yang baru sudah dimulai dengan pemasangan tiang pancang. Masjid yang akan dibangun oleh PT. Waskita Karya ini menelan biaya sebanyak 25 milyar dan akan dibangun secara bertahap. Kita harapkan masjid yang megah ini dapat dimakmurkan oleh kaum Muslimin di Kuala Kapuas.

Selasa, 14 September 2010

Documentary Film of Central Kalimantan

Video ini pada menit ke 2:50 menggambarkan ketrampilan ibu-ibu di Kapuas dalam menganyam rotan menjadi tas, tikar dan berbagai bentuk menarik lainnya.

H. Agong Suyatno - Mancing sambil berzikir

Pak Agong (berjaket) dengan hasil pancingan (Ikan Patin)

Beliau dilahirkan di Kajoran pada tanggal 24 Mei 1955. Pendidikan dasar dijalani di SDN Kajoran, pendidikan lanjutan pertama di SMP Xaverius Tanjung Karang dan pendidikan atas di SMAN 1 Tanjung Karang. Beliau meneruskan pendidikan ke Sekolah Pengatur Rawat (SPR) di Palangka Raya.

Pengalaman kerja pertama kali dimulai di Dinas Kesehatan Provinsi sebagai kepala seksi penanggulangan Rabies (1980-1984). Pada tahun 1984 pindah ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebagai kepala sub sie Arbovirosis dan Filaria (1984-1986). Kemudian sebagai koordinator Penyuluhan Kesehatan Masyarakat (PKM) pada tahun 1986-1988. Setelah itu menjadi kepala seksi Penyuluhan Kesehatan Masyarakat dari tahun 1988-1997. Dari tahun 1996-1999 menjadi Pimpinan Proyek Sarana Kesehatan Inpres. Dari tahun 1991-2001 menjadi kepala sub bagian tata usaha di Kantor Departemen Kesehatan Kabupaten Kapuas. Dari tahun 2001-2010 menjadi tenaga fungsional Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas. Sejak 2010 sampai sekarang menjadi kepala tata usaha Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas.

Pengalaman organisasi sejak selesai pendidikan dimulai sebagai Majelis Pembina Saka Bakti Husada dari tahun 1984-1992. Dari tahun 1990 sampai sekarang menjadi pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas. Selain itu beliau sekarang menjadi penasehat dari Kapuas Fishing Club.

Pengalaman unik ketika memancing:
  • Ikan justru banyak memakan umpan ketika menjelang azan maghrib (ujian keimanan)
  • Do'a sering dikabulkan Allah untuk mendapat hasil pancingan
  • Berhasil memancing ikan besar (foto diatas) di ferry penyeberangan di Jl. Kapuas: Kisah ini dimulai ketika malam itu jam 22.00 WIB ketika sedang mancing, umpan dimakan oleh ikan besar. Karena tali pancingnya tidak besar, maka Pak Agong memakai jukung mengikuti ikan tersebut selama 2 jam. Setelah itu beliau menelpon teman untuk membantunya menombak ikan tersebut. Ketika temannya datang (Pak Yasmi), Pak Agung menombak ikan tersebut. Setelah kejadian tersebut, tempat beliau memancing dipenuhi oleh para pemancing selama kurang lebih satu bulan.
Pesan bagi masyarakat Kapuas:
Tingkatkan persatuan dan kesatuan, serta solidaritas antar umat. Kembangkan potensi diri yang positif sehingga bisa bermanfaat secara positif bagi diri, masyarakat dan lingkunga.

Carbon forestry, who will benefit

Second Decentralized Health Services Project

Proyek yang didanai Asian Development ini sudah direncanakan sejak tahun 2005, namun realisasinya terlambat mengingat panjangnya proses perubahan pinjam, kemudian ditambah dengan terlambatnya DIPA tahun 2008. Untuk periode 2009-2010 beberapa kegiatan ini harus dilaksanakan, yaitu:
  1. Memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak
  2. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memperbaiki kesehatan ibu dan anak, kesehatan anak dan pencegahan penyakit menular (Block Grant untuk Desa Siaga)
Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah:
  1. Pembangunan pos kesehatan desa
  2. Perekrutan bidan untuk pos kesehatan desa
  3. Pelatihan bidan dan kader desa siaga
  4. Pengadaan peralatan medis dan non medis untuk pos kesehatan desa
  5. Pengadaan obat esensial
  6. Pemetaan desa untuk status kesehatan masyarakat
 Situs untuk proyek ini adalah: DHS2

Sumber : Dokumen post midterm review

Senin, 13 September 2010

Kuala Kapuas - Cerita Pendek oleh Korrie Layun Rampan

Cerpen ini bercerita tentang nasib masyarakat yang berada di proyek Lahan Gambut 1 juta hektar.  Banyak masalah yang dihadapi oleh masyarakat ketika sumber penghasilan mereka tidak lagi tersedia. Untuk kisah selanjutnya silahkan membaca cerpen ini. Profil penulis dapat dilihat pada link berikut ini : Korrie Layun Rampan

Through Central Borneo

Buku ini ditulis oleh Carl Lumholtz. Beliau adalah anggota dari The Society of Sciences Christianie, Norway Gold Medallist of The Norwegian Geographical Society, Associe Etranger de la Societe de L'anthropologie de Paris, dan lain-lain.

Buku ini merupakan kisah perjalanannya selama dua tahun di "Tanah Pemburu Kepala" antara tahun 1913 dan 1917. Kisah tentang Kuala Kapuas diceritakan sangat singkat pada halaman 222 dimana beliau menceritakan tentang Sungai Kapuas yang lebar, yang tidak bisa diseberangi kalau angin sedang kencang karena perahunya terbuat dari kayu ulin. Beliau bertemu dengan misionaris dari Jerman bersama keluarganya. Beliau juga berkunjung ke beberapa tempat di Kapuas.

Bagi yang ingin membaca buku ini dipersilakan melihatnya dibawah ini:

KH. Muchtar Ruslan


Beliau dilahirkan di Tambak Sirang, Gambut, Kalimantan Selatan pada tanggal 21 Pebruari 1946. Beliau menempuh pendidikan dasar (Madrasah Ibtidaiyah), lanjutan pertama (Madrasah Tsanawiyah) dan atas (Madrasah Aliyah) di Darussalam, Martapura. Selain menempuh pendidikan formal, beliau juga mengikuti pengajian di Masjid Darul Aman, Jl. Keraton, Martapura. Setelah itu beliau menempuh pendidikan di Universitas Islam Syekh Yusuf, Tangerang di bidang da'wah. Kemudian gelar ahli madya didapatkan di Sekolah Tinggi Agama Islam Kapuas.